BERMAIN – Anak-anak warga Nagori Titi Bosi, Pematang Bandar, Simalungun bermain-main di saluran irigasi sekunder yang rusak.IST |
BERITASIMALUNGUN.COM, Raya-Pemerintah Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, memprogramkan rehabilitasi (perbaikan) total Irigasi Buttu Bayu, Kecamatan Hatonduhan yang rusak akibat alam, pada tahun anggaran 2016.
Menurut Kepala Dinas Pengelolaan Sumber
Daya Air (PSDA), Budiman Silalahi, Jumat, rehabilitasi membutuhkan dana
besar, minimalnya Rp1 miliar.
Budiman mengatakan, pihaknya
sudah melakukan peninjauan dan perkiraan biaya pada Agustus 2015, dan
tahun depan bisa lebih lagi mengikuti kenaikan harga-harga material.
Dari pemeriksaan di lokasi kata Budiman, faktor usia bangunan dan struktur tanah yang berpasir menjadi penyebab kerusakan.
"Kerusakan sudah meluas dan mulai terjadi tahun 2007 pasca dua tahun selesai dibangun pemerintah pusat," kata Budiman.
Irigasi Buttu Bayu sebut Budiman, mengairi luas lahan persawahan
kira-kira 100 hektare yang diusahai 200 anggota gabungan kelompok tani
setempat.
Ketua gabungan kelompok tani setempat, Dian
Sihombing berharap, rehab dilakukan di awal tahun supaya tanaman padi
memperoleh cukup air, sehingga bisa menghasilkan panen maksimal. (Ant)
0 Comments