Info Terkini

10/recent/ticker-posts

Harapkan Pengurus Baru Tako Jadi Darah Segar Majukan Karate Sumut

http://hariansib.co/photo/dir112015/hariansib_Plt-Gubsu-Harapkan-Pengurus-Baru-Tako-Jadi-Darah-Segar-Majukan-Karate-Sumut.jpg
Tako Karate-Do: Plt Gubsu Ir HT Erry Nuradi MSi bersama Ketua Umum PB Tako Sumut Dr Ir Nurdin Tampubolon, Ketua Dewan Guru Ir Effendi Sirait, Ketua Harian PB Drs Effendi Silalahi, Ketua Pengprov Tako Sumut Ir Sutrisno Pangaribuan, Sekretaris Joan Berlin Damanik SSi MM, Wakil Ketua Guntur Manurung SE, Rupina Aruan dan Pengurus Tako lainnya foto bersama usai pengukuhan, Jumat (20/11) di Aula Martabe Kantor Gubsu. (Foto SIB/ Arjuna Bakkara) Tako Karate-Do: Plt Gubsu Ir HT Erry Nuradi MSi bersama Ketua Umum PB Tako Sumut Dr Ir Nurdin Tampubolon, Ketua Dewan Guru Ir Effendi Sirait, Ketua Harian PB Drs Effendi Silalahi, Ketua Pengprov Tako Sumut Ir Sutrisno Pangaribuan, Sekretaris Joan Berlin Damanik SSi MM, Wakil Ketua Guntur Manurung SE, Rupina Aruan dan Pengurus Tako lainnya foto bersama usai pengukuhan, Jumat (20/11) di Aula Martabe Kantor Gubsu.IST SIB

BERITASIMALUNGUN.COM, Medan-Pelaksana Tugas Gubernur Sumatera Utara HT Erry Nuradi MSi mengharapkan pengurus baru Perguruan karate Do Tako Indonesia dapat menjadi darah segar bagi organisasi ini untuk lebih meningkatkan prestasi olahraga karate di Sumut. Pelantikan tersebut diharapnya juga bisa menjadi momentum bagi kemajuan Karate-do Tako di Sumatera Utara.

“Pengurus harus dapat menjalankan program-program dengan baik dan mengembangkannya di seluruh kabupaten/kota Sumut, sehingga mendorong prestasi olahraga," ucapnya ketika menghadiri pengukuhan Pengurus Pengprov Tako Karate Do Indonesia, Jumat (20/11) di Aula Martabe kantor Gubsu.

Erry mengatakan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara sangat menginginkan hadirnya prestasi-prestasi dari warga untuk mengharumkan nama provinsi. Diakuinya saat ini prestasi Sumut dalam bidang olahraga mulai bangkit di antaranya menjadi juara dalam Kejuaraan Nasional Pra Pon Karate di Medan, baru-baru ini. 

Selain itu juga dilaksanakan penyematan sabuk hitam Dan 4 kepada Ketua Pengurus Daerah Sumut. Acara pelantikan ditutup dengan pertunjukan Kata oleh Dewan Guru Tako Hantak Paulus dari senior, junior diperagakan Maria Tampubolon, pemecahan es batu oleh Saut Marpaung, memecahkan batu kali, mematahkan tebu di atas kertas, dll.

Kepengurusan ini dikukuhkan Ketua Umum PB Tako Dr Ir Nurdin Tampubolon, didampingi Ketua Dewan Guru Ir Effendi Sirait, Ketua Harian PB Tako Drs Effendi Silalahi, Rupina br Aruan (istri Alm Jamin Purba), Guru Hantak Paulus, Guru Marolop Doloksaribu, dan Dewan Guru lainnya. Kepengurusan ini adalah hasil Musda Pengprov Tako Sumut dengan Ketua Umum Ir Sutrisno Pangaribuan, Sekretaris Joan Berlin Damanik SSi MM, Bendahara Parulian Tampubolon, unsur pengurus lainnya di antaranya Guntur Manurung SE, Henry Palti Tampubolon, Ramses Manullang, Godang Hutasoit SE, dll. Turut hadir Senioren Tako Rajamin Sirait, SE yang pernah menjadi Ketua Pengcab Tako Medan dan Ketua Pengprov Tako Sumut.

Nurdin Tampubolon mengatakan, Tako sudah berumur lebih dari 50 tahun, jadi sangat disegani dan Tako merupakan salah satu pendiri FORKI.  Tako ini juga salah satu perguruan yang paling disegani di seluruh Indonesia, baik di jaman kejayaannya di tahun enampuluhan, delapanpuluhan  selalu mendapatkan juara-juara umum di PON maupun kejuaraan nasional.

“Gudang Tako  ada di Sumut, ini jadi PR-nya Ketua Tako yang baru di Sumut bagaimana supaya mengembalikan kejayaan Tako Sumut. Gudangnya itu ada di Medan, Pematang Siantar, Simalungun, dan Tebingtinggi dan ada juga di seluruh kabupaten kota yang lain di Sumut. Saya juga bangga jadi anak Sumut dan pada Kejurnas Bulan September kemarin bahwa Sumut bisa jadi Juara Umum, walaupun sebenarnya belum maksimal,” kata Nurdin.

Tri cita utama sudah cukup jelas, perkasa, rendah hati, luhur budi. Untuk itu pengurus membuat program-program yang lebih mengena kepada peningkatan prestasi dan menciptakan pelatih-pelatih karate yang lebih profesional yang mengikuti daripada aturan, spesifikasi daripada sistem perkaratean di tingkat nasional maupun di tingkat internasional.

“Kami sebagai PB Tako Indonesia siap menampung untuk membina karateka-karateki yang kalian hasilkan untuk bisa didik menjadi karateka di tingkat nasional. Untuk berjuang di tingkat nasional, maupun di tingkat internasional dan program ini sudah kita canangkan dan mohon kalian isi dengan karateka-karateka yang berbakat, agar bisa kita pertandingkan untuk mengharumkan Olahraga Sumut maupun untuk bangsa dan negara kita,” urainya.

Ketua Umum Pengda Sumut, Sutrisno Pangaribuan dalam sambutannya mengatakan pihaknya akan berupaya mengembangkan Karate-do Tako di Sumut. Salah satu strateginya adalah melalui pendekatan di sekolah-sekolah. Menurutnya dengan maraknya kejahatan yang bisa menimpa siapa saja, olah raga beladiri di antaranya karate sangat dibutuhkan khususnya bagi remaja.

Sutrisno Pangaribuan mengatakan, Tako akan tetap  eksis apabila para muridnya  masih ada di perguruan. Pengurus telah mendapat sabuk kehormatan dari pada dewan guru beserta Pataka organisasi  pengurus besar, tentunya menjadi tanggung jawab yang baru. Kehormatan yang sudah diterima itu akan dijadikan sebagai kekuatan mengembangkan perguruan Tako di Sumut. “Kami akan satu komitmen meneruskan cita-cita Suhu Sahrun Isa pendiri perguruan ini. Jika Sumut sudah menjadi juara umum, maka kami akan memastikan dengan solidaritas dan kesetiaan para pengurus ini, akan melahirkan atlit-atlit berprestasi yang dapat menjadi atlit-atlit kebanggaan Sumut,” tegasnya.

Kepercayaan hari ini untuk  mengurus Tako ini tidak akan mampu melanjutkan perjuangan ini jika Dewan Guru tidak mendampingi kami. Oleh karena itu ijinkan kami meminta arahan dan bimbingan ke seluruh Dewan Guru agar Pengda Sumut ini dapat melanjutkan perjuangan Tako di Sumut,” pintanya.

Menurut Anggota DPRD Sumut F PDI perjuangan ini, dalam beberapa perjalanan dan diskusi yang dilakukan  pengurus, ketika kota Medan disuguhi banyaknya tindak kriminal di jalanan, di lingkungan atau di sekitar. Maka Pengurus  Tako Sumut akan masuk ke sekolah-sekolah agar memiliki pertahanan diri  sehingga tidak ada lagi ketakutan  di jalan raya. Tidak akan ada lagi ketakutan dimana-mana.

“Kami akan membangun kemitraan strategis dengan Pemprovsu, dengan perguruan sejenis bahkan dengan organisasi-organisasi olahraga. Sebab ketika Provinsi Sumut dilanda berbagai persoalan-persoalan, saya yakin dan percaya olahraga akan mengembalikan dan memulihkan Sumut, dan kita mulai lewat Tako. Oleh karena itu, sekali lagi kami mohon dukungan dan kami akan berikan waktu tenaga dan pikiran serta rejeki kami untuk kemajuan Tako di Sumut,” jelasnya.(SIB)

Berita Lainnya

Post a Comment

0 Comments