. Waspadai Praktik Politik Uang di Pilkada Samosir | BeritaSimalungun
Home » » Waspadai Praktik Politik Uang di Pilkada Samosir

Waspadai Praktik Politik Uang di Pilkada Samosir

Written By Beritasimalungun on Tuesday, 8 December 2015 | 20:44


BERITASIMALUNGUN.COM, Medan-Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tinggal beberapa hari lagi akan dihelat. Masing-masing paslon sudah mempersiapkan beberapa saksi yang akan disebar ke TPS-TPS, bahkan KPUD sudah mulai mendistribusikan logistik pilkada ke TPS-TPS yang tersebar di 134 desa di Kabupaten Samosir. 

" Ketua Umum Forum Generasi Muda Simataraja Indonesia (FORGEMSI), Janner Simarmata didampingi Sekjen Gidion Manik mengatakan dalam Pilkada ini masyarakat harus cerdas memilih pemimpin Samosir. Karena kalau hanya melihat sogokan uang dari pasangan calon yang punya duit semata, serta mengabaikan kemampuan kepemimpinan dan nama baik calon, maka pemerintahan lima tahun ke depan di Samosir malah tambah buruk," katanya kemarin malam, Minggu di Hotel Aryaduta Medan (6/12/2015).

Gerakan politik uang yang dilakukan pasangan calon bupati/wakil bupati bisa terjadi. Oleh karena itu masyarakat harus cerdas menentukan pilihannya pada Pilkada 9 Desember 2015.

"Jadi jangan ada paradigma, ambil saja uangnya, tapi jangan pilih orangnya itu adalah paradigma yang tidak benar. Seharusnya adalah jangan ambil uangnya, jangan pilih orangnya lalu laporkan kepada panwaslu atau aparat keamanan,"kata Janner.

Terkait dengan sanksi para pelaku politik uang, lanjut Janner, sudah sangat jelas. Dimana bagi yang menerima atau memberi ada sanksi pidana. Bahkan ada sanksi denda. "Apabila ada pasangan calon terbukti melakukan tindak pidana politik uang, kalau pun terpilih, maka bisa dibatalkan, jika terbukti di pengadilan,"lanjutnya.

“Undang-undang Nomor 8 tahun 2015 tentang Pilkada, Janner menegaskan hanya memuat tentang larangan politik uang pada masyarakat namun tidak ada sanksi bagi yang memberi maupun menerima uang, “tegasnya.

Kelemahan ini tentunya perlu disikapi panwaslu di tingkat kecamatan maupun kabupaten dalam pelaksanaan pilkada Samosir dengan melakukan upaya pencegahan.

“Namun menurut Janner pada KUHP telah dijabarkan dengan jelas sesuai pasal 149 KUHP. Bunyi pasal itu menyatakan pemberi dan penerima materi berupa barang atau uang dalam suatu pilkada dapat dikenakan sanksi pidana, “ujarnya.

Diakuinya, untuk membuktikan adanya tidak pidana politik uang harus melibatkan banyak pihak. Namun langkah awal yang baik adalah mencegah. Semua peran (panwaslu, KPU, peserta pilkada, dan masyarakat) harus berperan untuk tidak melakukan kegiatan yang berkaitan dengan politik uang (money politic) itu sendiri.

“Sementara itu, Gidion Manik meminta kepada petugas pengawas pilkada yang menemukan adanya kecurangan berupa pemberian sesuatu kepada masyarakat untuk memilih atau tidak memilih salah satu pasangan calon segera melaporkannya ke polisi, “imbuhnya.

Karena penyebaran praktik politik uang biasanya akan dikemas dengan baik oleh para tim sukses agar tidak mudah terjerat hukum. 

“Makanya penyelenggara dan pengawas pilkada, termasuk masyarakat harus bahu membahu untuk mewaspadai dan mengawasi praktik politik uang itu," tutupnya. (JS)
Share this article :

Post a Comment

Halaman FB Media Lintas Sumatera

Mengucapkan

Mengucapkan
KLIK Benner Untuk Beritanya

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan
DIRGAHAYU TNI ' Semoga TNI Selalu di Hati Rakyat, Menjadi Kebanggaan Ibu Pertiwi, Sinergi, dan Maju Bersama Negeri, AMIN

Kaldera Toba Akhirnya Diakui UNESCO Global Geopark

Kabar Hun Simalungun

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik
Tinuktuk adalah Sambal Rempah Khas Simalungun yang berkhasiat bagi tubuh dan enak untuk sambal Ikan Bakar atau sambal menu lainnya. Permintaan melayani seluruh Indonesia dengan pengiriman JNT dan JNE. Berminat hubungi HP/WA Devi Yusnita Damanik 0815 3445 0467 atau di Akun Facebook: Devi Damanik.

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)
Hinalang- Pdt Jhon Rickky R Purba MTh melakukan peletakan batu pertama pembangunan Pusara “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba) di Desa (Nagori) Hinalang, Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara, Selasa (22/10/2019). Acara Peletakan Batu Pertama dilakukan sederhana dengan Doa oleh Pdt Jhon Rickky R Purba MTh. Selengkapnya KLIK Gambar

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba
Sakit Bertahun Tanpa Pelayanan Medis

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”
“Lang jelas lagu-lagu Simalungun sonari on. Tema-tema pakon hata-hata ni lagu ni asal adong. Irama ni pe asal adong, ihut-ihutan musik sonari. Lagu-lagu Simalungun na marisi podah lang taridah.” (Semakin kurang jelas juga lagu-lagu Simalungun belakangan ini. Tema dan syairnya asal jadi. Iramanya pun ikut-ikut irama musik zaman “now” yang kurang jelas. Lagu-lagu Simalungun bertema nasehat pun semakin kurang”.