Home » , , , » Luhut Binsar Panjaitan Himbau Para Pendeta Jangan Mengalami Kesombongan Rohani

Luhut Binsar Panjaitan Himbau Para Pendeta Jangan Mengalami Kesombongan Rohani

Written By Berita Simalungun on Thursday, 28 January 2016 | 05:56

Menkopolhutkam Luhut Binsar Pandjaitan di Sidang MPL PGI di Parapat, Rabu 27 Januari 2016. IST
BERITASIMALUNGUN.COM, Parapat-Saya menyadari, bahwa saya ini adalah jemaat yang penuh dosa. Maka dari itu saya titip pesan pada bapak dan ibu pendeta sekalian bahwa sebagai perwakilan Tuhan di muka bumi ini, jangan sampai bapak dan ibu sekalian mengalami kesombongan rohani.

Hal ini saya sampaikan kepada para pendeta PGI yang hadir di Wisma Methodist, Parapat-Sumut pada tanggal 26 Januari 2016, dalam acara Sidang Majelis Pekerja Lengkap Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (MPL-PGI) Tahun 2016.

Saya tidak pernah lupa ajaran dari almarhum Pendeta Katipana beberapa puluh tahun lalu ketika kami pernah bersama-sama di Timor-Timur. Waktu itu, saya sebagai anggota Kopassus ingin meminta doa kepada beliau. Tapi sebelum saya didoakan, beliau menceritakan pengalamannya kepada saya.

Katanya, "Pendeta-pendeta memang banyak bergumul dalam doa. Kalau doanya berhasil kadang timbul kesombongan rohani. Kadang pula merasa tenar karena bisa mendengar bisikan Tuhan atau Roh Kudus, padahal dia lupa dia juga manusia."


Di Parapat, saya juga menyampaikan perkembangan permasalahan nasional termasuk tentang terorisme, bahaya narkoba, dan kondisi ekonomi nasional.

Lantas apa yang harus dilakukan oleh gereja? Gereja harus mengambil perannya dalam mendukung pembangunan di Indonesia, dengan:

1.Gereja sebaiknya tidak terjun dalam politik praktis dan tetap berpegang teguh terhadap misi pokoknya yakni: koinonia (persekutuan untuk membangun persatuan dalam Kristus), marturia (bersaksi memberitakan Injil), dan diakonia (pelayanan untuk pendidikan dan kesehatan).

2.Gereja harus bisa memainkan perannya untuk memberikan contoh dan ketauladanan kepada umat, bukan hanya sekedar khotbah di atas mimbar.

3.Gereja diharapkan dapat membantu dan mendukung program pemerintah dalam melaksanakan pembangunan yang berkelanjutan, adil, dan merata.

4.Gereja harus dapat mendorong implementasi toleransi keberagaman sehingga terjadi suatu harmoni dan kerukunan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

5.Gereja diharapkan dapat mengawasi umatnya terkait masalah narkoba yang sudah semakin berkembang.

Untuk menjalankan peran tersebut, menurut saya gereja harus mengedepankan ajaran kasih, sehingga gereja dapat menahan diri dan mengurangi kemungkinan-kemungkinan konflik di masyarakat.

Gereja juga harus mau menerima kritik, karena pelayan Tuhan bukanlah Tuhan. (Sumber: FB Luhut Binsar Panjaitan)
Menkopolhutkam Luhut Binsar Pandjaitan di Sidang MPL PGI di Parapat, Rabu 27 Januari 2016. IST
Menkopolhutkam Luhut Binsar Pandjaitan di Sidang MPL PGI di Parapat, Rabu 27 Januari 2016. IST
Menkopolhutkam Luhut Binsar Pandjaitan di Sidang MPL PGI di Parapat, Rabu 27 Januari 2016. IST
Share this article :

Post a Comment