Home » , , » “Modar” Selama 5 Tahun, PNS dan Honorer Berencana Boikot JR Saragih di Pilkada Simalungun

“Modar” Selama 5 Tahun, PNS dan Honorer Berencana Boikot JR Saragih di Pilkada Simalungun

Written By Beritasimalungun on Wednesday, 27 January 2016 | 15:11

JR Saragih

BERITASIMALUNGUN.COM, Raya-Tak nyaman dan tak kondunsif serta merasa “modar” selama lima tahun, PNS dan Honorer di Pemkab Simalungun berencana memboikot JRS di Pilkada tertunda Simalungun 10 Februari 2016. Mereka “muak” dengan kepemimpinan JR Saragih selama menjabat Bupati Simalungun (Periode 2010-2015) karena kerap gonta-ganti pejabat. Bahkan pegawai honorer dipungli dan gajinya tak jelas.

Selain itu, insentif pegawai juga kerap tidak tepat waktu dibayarkan. JRS memanfaatkan Pimpinan Umum Harian Simantab Silverius Bangun sebagai kaki tangan untuk jual beli jabatan di sejumlah SKPD dan juga pada posisi camat.(Baca Juga: Ini "Dosa Korupsi" Bupati Simalungun JR Saragih yang Belum "Ditebus")

Sejak tak lagi menjabat sebagai Bupati Simalungun, PNS dan honorer di Simalungun merasa “merdaka” karena tak ada lagi tekanan-tekanan dari JRS melalui stafnya. Kini PNS dan honorer di Pemkab Simalungun sepakat untuk mengajak masyarakat pemilih di Simalungun untuk tidak lagi memilih JRS pada Pilkada 10 Februari 2016.(Baca Juga: Selama 5 Tahun, Jadi Rusak Semua (JRS)


Hal ini dilakukan sebagai sanksi sosial dari para PNS dan honorer yang telah tertindas kebijakan dari seorang kepemimpinan JRS lewat para kroninya selama 5 tahun. (Lee) 
Share this article :

Post a Comment