}); Pelecehan Seksual Berkedok Pengobatan Alternatif di Bandar Huluan | BeritaSimalungun
Home » , , » Pelecehan Seksual Berkedok Pengobatan Alternatif di Bandar Huluan

Pelecehan Seksual Berkedok Pengobatan Alternatif di Bandar Huluan

Written By Beritasimalungun on Monday, 18 January 2016 | 22:46

Ilustrasi.
BERITASIMALUNGUN.COM, Bandar Huluan-Seorang ahli pengobatan alternatif berinisial MR dilaporkan pasiennya LK (45) ke Polsek Perdagangan melakukan pelecehan seksual di tempat prakteknya, Minggu (17/1) siang. MR membuka prakter pengobatan alternatif di rumahnya di Desa Pekan Bahapal, Nagori Naga Jaya I, Kecamatan Bandar Huluan, Simalungun.


Tempat pengobatan alternatif tersebut memiliki izin Dinkes nomor 448/4971/418/2010 dan sudah beroperasi lebih dari empat tahun. Atas laporan pengaduan LK, MR saat ini menjalani pemeriksaan di Polsek Perdagangan.

Ceritanya, saat itu LK ditemani saudaranya datang ke klinik pengobatan alternatif MR untuk berobat. Sebab, LK mengalami penyakit kelenjar, darah tinggi dan mengeluh karena sudah 5 tahun belum memiliki keturunan. LK mengetahui tempat berobat tersebut dari brosur yang dibagi-bagikan ke rumah warga.

Setibanya di rumah permanen bercat warna hijau itu, LK langsung dipersilahkan masuk ke dalam ruang kerja MR. Sementara saudaranya LK yang menemaninya disuruh menunggu di luar ruangan.

Di dalam ruangan yang sudah terkunci itu, LK disuruh membuka pakaiannya hingga telanjang bulat. Saat itu MR melakukan niatnya itu. Namun, karena LK curiga dengan sistem pengobatan yang dilakukan MR, LK pun menolak permintaan LK untuk berhubungan badan. LK pun langsung bergegas keluar dari ruangan tersebut, dan menceritakan apa yang sedang terjadi kepada saudaranya itu.



LK lalu memanggil adiknya yang bertugas di Polsek Serbelawan. Oleh personel Polsek Serbelawan, MR ditangkap dan diserahkan ke Polsek Perdagangan untuk diproses hukum.

Kapolsek Perdagangan AKP Asmara, mengatakan, pihaknya masih melakukan pemeriksaan terhadap MR. “Kasusnya masih diproses. Sedangkan tersangka masih menjalani pemeriksaan,” ujarnya.(MSC)
Share this article :

Post a Comment