}); Terindikasi Korupsi Dana Desa, Sejumlah Pangulu di Simalungun Terancam Basuk Penjara | BeritaSimalungun
Home » , » Terindikasi Korupsi Dana Desa, Sejumlah Pangulu di Simalungun Terancam Basuk Penjara

Terindikasi Korupsi Dana Desa, Sejumlah Pangulu di Simalungun Terancam Basuk Penjara

Written By Beritasimalungun on Thursday, 14 January 2016 | 08:23

Salah satu jalan tak dirawat dengan penggunaan dana desa di Dusun Hutaimbaru, Nagori Ujung Mariah, Kecamatan Pamatang Silimakuta, Kabupaten Simalungun. Foto Asenk Lee Saragih.

Salah satu jalan tak dirawat dengan penggunaan dana desa di Dusun Hutaimbaru, Nagori Ujung Mariah, Kecamatan Pamatang Silimakuta, Kabupaten Simalungun. Foto Asenk Lee Saragih.
BERITASIMALUNGUN.COM, Raya-Seluruh Pangulu di Kabupaten Simalungun yang bermasalah dengan pengerjaan fisik bangunan Desa bakal ketar-ketir. Bagaimana tidak, pengerjaan fisik yang bermasalah dilakukan para Pangulu, bakal diperiksa tahun ini oleh Badan Pemberdayaan Masyarakat Nagori (BPMN) Kabupaten Simalungun dan Pangawas yang berasal dari Pemerintah Pusat.

“Direncanakan tahun ini, bakal diperiksa pengerjaan fisik bangunan dari para Pangulu,” hal itu diungkapkan oleh E Purba selaku Kabid BPMN, melalui ponselnya, Selasa (5/1/2016).

Diakui Kabid, bahwa benar dalam tahun ini sudah direncanakan semua bangunan fisik yang dilakukan para Pangulu bakal diperiksa tim pengawas dari Pusat dan BPMN Kabupaten Simalungun.

Mengenai pembangunan fisik yang merupakan pendahuluan tahun 2015, yang dilakukan oleh para Pangulu. Itu tidak terkena masalah. Akan tetapi, kalau sudah doubel anggaran ini yang menjadi permasalahan.

"Kalau sudah tumpang tindih anggaran maka ini yang menjadi permasalahan. Kalau masih pendahuluan pembangunan fisik, itu tidak ada masalah,” kata Purba.

Terkait mengenai gaji para Pangulu, yang sudah 3 bulan tak dibayarkan oleh Pemerintah Kabupaten Simalungun, kata Kabid, tidak mengetahui kenapa belum dibayarkan. Karena kalau mengenai pemberkasan dari BPMN sudah diserahkan kepada Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset (DPPKA) Kabupaten Simalungun.

“Aku tidak tahu, mengenai gaji Pangulu yang belum dibayarkan oleh DPPKA. Apakah bakal ditampung di APBD 2016, atau bagaimana. Tolong ditanya ke DPPKA,” ujar E Purba.

Sementara, Jon Sabiden Purba selaku Kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset (DPPKA) Kabupaten Simalungun yang coba diminta keterangan kenapa hingga sekarang gaji para Pangulu sudah 3 bulan tak dibayarkan, dihubungi melalui ponselnya dalam keadaan tidak aktif. (Manson Purba)
Share this article :

Post a Comment