Home » , » Jokowi Akan Tinjau Proyek KA Sumut-Aceh & Tol Medan-Binjai

Jokowi Akan Tinjau Proyek KA Sumut-Aceh & Tol Medan-Binjai

Written By Berita Simalungun on Friday, 26 February 2016 | 14:59

Jalan Saranpadang Simalungun. Foto Ariamsah Purba.
BERITASIMALUNGUN.COM-Presiden Joko Widodo ( Jokowi) akan melihat langsung pembangunan kembali jalur kereta api Sumut-Aceh di Binjai dan jalan tol yang menjadi bagian proyek Trans Sumatera. Orang nomor satu di republik ini dijadwalkan datang ke kota itu pekan depan.

"Informasi terakhir, tanggal 27-29 Februari ini Bapak Presiden mengunjungi Sumut. Di hari pertama akan meninjau persiapan tol Medan-Binjai dan pembangunan rel kereta api Sumatera Utara-Aceh. Dua titik itu dilakukan di kota kita," kata Wali Kota Binjai, M Idaham, seusai menggelar rapat persiapan kedatangan Presiden Jokowi di kantor Wali Kota Binjai, Rabu (24/2/2016).

Idaham mengatakan, untuk mempersiapkan kedatangan Presiden Jokowi, mereka terus berkoordinasi dengan muspida setempat. "Saya rasa tidak ada masalah, semua baik-baik saja. Nanti kita laporkan hasil persiapan kita ke pemerintah di atas," sambungnya.

Pembangunan rel KA Sumut-Aceh yang akan ditinjau Presiden Jokowi merupakan bagian dari proyek KA antarprovinsi yang ditargetkan rampung sekitar 2018-2019.

Saat ini, bagian yang tengah dikerjakan yaitu reaktivasi jalur rel kereta api lintas Binjai-Besitang, yang merupakan perbatasan Sumut dan Aceh di Langkat. Jalur sepanjang 85 Km ini dihidupkan kembali dengan biaya Rp640 miliar dana APBN dan diharapkan selesai pada tahun 2017.

Di masa lalu, kereta api memang menghubungkan Sumut dengan Aceh. Namun, jalur itu kemudian mati seperti juga jalur Medan-Pancur Batu.

Dari 85 Km rel kereta api Binjai-Besitang, 50 Km sudah dan sedang dikerjakan sejak Juli 2015. Hingga awal Februari lalu, 10 km di antara jalur itu, yakni Binjai- Kuala Begumit, sudah selesai dipasangi rel.

Sementara itu, jalan tol Medan-Binjai sepanjang 16,8 Km, menghubungkan Kota Medan dan Binjai memang ditargetkan selesai 2016 atau paling lama awal tahun 2017. Pembangunannya diresmikan Menko Perekonomian, Chairul Tanjung pada 10 Oktober 2014. Sementara ground breakingnya dilaksanakan Presiden Joko Widodo pada 27 Januari 2015.

Jalan tol ini nantinya akan menyambung ke tol Belmera, tepatnya di Tanjung Mulia. Infrastruktur yang tengah dibangun ini akan menjadi bagian jalan tol Trans Sumatera. (Merdeka.com)
Share this article :

Post a Comment