}); DARI PENGASUH ANAK, KINI PENJAHIT PROFESSIONAL | BeritaSimalungun
Home » » DARI PENGASUH ANAK, KINI PENJAHIT PROFESSIONAL

DARI PENGASUH ANAK, KINI PENJAHIT PROFESSIONAL

Written By Beritasimalungun on Tuesday, 1 March 2016 | 09:25

IST.FB
BERITASIMALUNGUN.COM-Pagi ini, saya dan istri mengantarkan anak namboru saya Dasmauli Munthe ke Bandara Kuala Namu. Semalam dia tiba dari Brastagi-rumah kakaknya dan menginap di rumah.

Dia salah satu tamu kami saat Pesta Pernikahan Yani Christin GirsangDi keluarga kami, Dasma (duduk nomor dua dari kanan, gambar satu) adalah seorang pahlawan.

Dulu, lebih dari dua puluh tahun yang lalu dia adalah pengasuh putra tunggal saya Bernard Patralison Girsang, sejak lahir hingga berusia 2 tahun, dan merawat putri saya Patricia dan Clara.

Sekolahnya hanya sampai SMP, dan tidak tamat. Tapi, cita-citanya, kemauannya bekerja sungguh mendapat acungan jempol.

Pertengahan dekade 1990-an, bungsu dari tiga bersaudara putrfi adik perempuan bapak saya ini, kemudian pindah ke Jakarta dan tinggal di rumah adik perempuan saya di Bekasi.

Di Bekasi, sambil mengasuh anak dan mengurus rumah adik perempuan saya, Dasma mengikuti les menjahit.

Kini, dia sudah mandiri dan membuka usaha menjahit dengan mengontrak sebuah rumah di pingir jalan, di bilangan Bekasi Barat, tidak jauh dari pertokoan di sekitar Proyek Irigasi, Bekasi.

Sebagai seorang gadis yang masih lajang, dia sehari-harinya sibuk dengan usah jahitannya, mulai dari membeli bahan, menerima pesanan dan menjahit sendiri. Sebagian pekerjaannya di outsourcing.

Dasma menjadi pahlawan baru bagi keluarga kami.Dia menjasi tempat keluarga kami memesan baju-baju untuk pesta-pesta pernikahan atau kebutuhan lain.

Dulu, Dasmauli Munthe, mengasuh beberapa anak saya, Clara Mariana Girsang, Patricia Marcelina Girsang, Bernard Patralison Girsang, dia juga berjasa menjahit baju-baju mereka saat menikah.

Coba lihat deh hasil jahitannya di foto-foto ini. Bagi Anda yang tinggal di Bekasi atau tempat lain bisa kok memesan melalui facebooknya atau meneleponnya langsung.

Terima kasih buat adikku Dasmauli Munthe yang telah bersusah payah menyiapkan semua kebaya yang diperlukan bagi pesta pernikahan putri-putri kami selama ini. Selamat jalan kembali ke Jakarta, dan selamat beraktivitas. Small is beautiful, demikian kata Schoemaker. Kecil itu indah Das!. We all love you!
Sukses yah! (St Jannerson Girsang)
Share this article :

Post a Comment