}); Puluhan Massa "Desak" Pemko Siantar Bongkar Bangunan Kok Tung | BeritaSimalungun
Home » , , » Puluhan Massa "Desak" Pemko Siantar Bongkar Bangunan Kok Tung

Puluhan Massa "Desak" Pemko Siantar Bongkar Bangunan Kok Tung

Written By Beritasimalungun on Monday, 28 March 2016 | 18:25


Siantar | BeritaSimalungun.com-Desas desus tidak adanya sepucuk surat maupun IMB atas bangunan gedung bertingkat dimiliki pengusaha kedai kopi kok tung Jalan Cipto Pematangsiantar dan juga adanya pengakuan CP yang selama ini mengakui dirinya selaku humas pengusaha menjadi alasan masyarakat maupun LSM  untuk desak Pemko Siantar segera mengeksekusi bangunan yang dikomersilkan maupun ada pelataran yang berada diatas bahu jalan.

Aksi demo berawal dari kantor walikota Pematangsiantar yang terletak di jalan merdeka namun Pj. Walikota maupun Asisten serta staff lainya tidak ada dijumpai dikantor merasa kecewa akan ketidak tegasan Pemko puluhan massa langsung menggeruduk kedai kok tung dan menyegel bangunan yang menyakah GSB.

Dalam orasi, koordinator aksi meminta supaya pemilik usaha maupun CP yang mengakui dirinya humas memberikan keterangan atas dasar apa leluasa mengkomersilkan bangunan kepada 5 pedagang yang nota bene bangunan kaki lima yang terletak di jalan wahidin.

LSM FORUM TIGA BELAS (F.13) mendukung aksi untuk mendesak Pemko Siantar supaya secepatnya mengeksekusi bangunan yang melanggar, dimana jaug hari sebelumnya Pemko melalui Kakan Satpol PP sudah menerbitkan surar pembongkaran sendiri oleh pemilik usaha namun sampai saat ini tidak ada reaksi maupun aksi.

Selain hal tersebut, pengusaha yang belakangan ini diketahui bernama Amin sudah sangat melecehkan Pemko Siantar dengan acuh akan surat yang diterbitkan, diharap Pemko tegas jangan hanya mekakukan gertak sambal  kepada pengusaha ada juga asumsi bahwa pengusaha dan pemko sudah kong kali kong untuk menutupi permasalahan tersebut.

Dalam hal ini Forum 13 meminta kepada pemerintah siantar maupun instansi penegak hukum jangan hanya berasumsi akan bangunan yang berada di bahu jalan terapi harus mampu menguak dugaan aliran dana setoran dari pengusaha ke oknum yang sudah mencuri hak pengguna pejalan kaki dan pajak bangunan serta usaha tiap tahun selama puluhan tahun.(Syamp)
Share this article :

Post a Comment