. KPK Tangkap Jaksa dan Kepala Daerah di Jawa Barat | BeritaSimalungun
Home » » KPK Tangkap Jaksa dan Kepala Daerah di Jawa Barat

KPK Tangkap Jaksa dan Kepala Daerah di Jawa Barat

Written By Beritasimalungun on Monday, 11 April 2016 | 18:16


Jakarta- Komisi Pemberantasan Korupsi menangkap jaksa yang bertugas di Kejaksaan Tinggi Jawa Barat hari ini, Senin, 11 April 2016. Informasi yang diperoleh Tempo menyebutkan, ada dua pejabat Kejaksaan yang diamankan penyidik KPK.

Penangkapan ini adalah yang ketiga kalinya dalam dua pekan terakhir. Sebelumnya, KPK mencokok anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Jakarta, Mohammad Sanusi, terkait dengan suap pembahasan peraturan daerah mengenai reklamasi 17 pulau di pesisir utara Jakarta. 

Serta satu lagi, komisi antikorupsi menangkap Direktur PT Brantas Abipraya dan Senior Manager Brantas Dandung Pamularno. Keduanya diduga akan menyuap jaksa yang bertugas di Kejaksaan Tinggi Jakarta dengan maksud menghentikan perkara korupsi periklanan yang membelit Brantas.

Ketua KPK Agus Rahardjo membenarkan kabar penangkapan jaksa di Kejaksaan Tinggi Jawa Barat tersebut. Namun ia belum bersedia membeberkan detail perkara itu. "Betul, tunggu info lebih lanjut," katanya melalui pesan pendek.

Agus hanya mengatakan bahwa operasinya berlangsung di Subang, Jawa Barat. Terkait dengan siapa yang ditangkap, ia belum mau berkomentar. "Detail nama atau jabatan, saya masih menunggu," ujarnya.

Menurut informasi yang diterima Tempo, komisi antirasuah menangkap dua pejabat Korps Adhyaksa dan seorang kepala daerah di Jawa Barat. Dari penangkapan tersebut, KPK mengamankan uang ratusan juta.

Mengenai informasi ini, Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan mengatakan saat ini KPK masih melakukan pengembangan. "Sementara disimpan dulu, masih dikembangkan," tutur Basaria. Informasi yang diperoleh, saat ini penyidik KPK tengah membawa dua jaksa dan seorang kepala daerah ke kantor KPK. (TEMPO.CO)
Share this article :

Post a Comment

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan
DIRGAHAYU TNI ' Semoga TNI Selalu di Hati Rakyat, Menjadi Kebanggaan Ibu Pertiwi, Sinergi, dan Maju Bersama Negeri, AMIN

Kaldera Toba Akhirnya Diakui UNESCO Global Geopark

Kabar Hun Simalungun

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik
Tinuktuk adalah Sambal Rempah Khas Simalungun yang berkhasiat bagi tubuh dan enak untuk sambal Ikan Bakar atau sambal menu lainnya. Permintaan melayani seluruh Indonesia dengan pengiriman JNT dan JNE. Berminat hubungi HP/WA Devi Yusnita Damanik 0815 3445 0467 atau di Akun Facebook: Devi Damanik.

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)
Hinalang- Pdt Jhon Rickky R Purba MTh melakukan peletakan batu pertama pembangunan Pusara “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba) di Desa (Nagori) Hinalang, Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara, Selasa (22/10/2019). Acara Peletakan Batu Pertama dilakukan sederhana dengan Doa oleh Pdt Jhon Rickky R Purba MTh. Selengkapnya KLIK Gambar

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba
Sakit Bertahun Tanpa Pelayanan Medis

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”
“Lang jelas lagu-lagu Simalungun sonari on. Tema-tema pakon hata-hata ni lagu ni asal adong. Irama ni pe asal adong, ihut-ihutan musik sonari. Lagu-lagu Simalungun na marisi podah lang taridah.” (Semakin kurang jelas juga lagu-lagu Simalungun belakangan ini. Tema dan syairnya asal jadi. Iramanya pun ikut-ikut irama musik zaman “now” yang kurang jelas. Lagu-lagu Simalungun bertema nasehat pun semakin kurang”.