. Korban Awan Panas Gunung Sinabung Jadi Sembilan Orang | BeritaSimalungun
Home » , » Korban Awan Panas Gunung Sinabung Jadi Sembilan Orang

Korban Awan Panas Gunung Sinabung Jadi Sembilan Orang

Written By Beritasimalungun on Monday, 23 May 2016 | 05:51

Korban Awan Panas Gunung Sinabung Jadi Sembilan Orang
Korban awan panas Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Provinsi Sumatera Utara bertambah menjadi sembilan orang. (Antara/Rony Muharrman)

BERITASIMALUNGUN.COM, Jakarta-Korban awan panas Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Provinsi Sumatera Utara bertambah menjadi sembilan orang. Sebanyak enam orang meninggal dunia dan tiga lainnya kritis akibat luka bakar terkena awan panas saat Gunung Sinabung meletus pada pukul 16.48 WIB, Sabtu (21/5/2016). 

Saat ini semua korban berada berada di Rumah Sakit Efarina Etaham Kabanjahe, Berastagi, Kabupaten Karo.



"
Semua korban adalah warga Desa Gamber, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Karo yang berada di zona merah saat kejadian Gunung Sinabung meletus," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (21/5).

Sutopo menyebut tidak diketahui secara pasti berapa banyak masyarakat yang berada di Desa Gamber saat kejadian luncuran awan panas tersebut. Menurut dia, seharusnya tidak ada aktivitas masyarakat di Desa Gamber yang masuk dalam zona berbahaya tersebut. 

Namun sebagian masyarakat tetap nekat berkebun dan tinggal sementara waktu sambil mengolah kebun dan ladangnya.

"Alasan ekonomi adalah faktor utama yang menyebabkan masyarakat Desa Gamber tetap nekat melanggar larangan masuk ke desanya," kata Sutopo.

Desa Gamber berada pada radius empat kilometer di sisi tenggara dari puncak kawah Gunung Sinabung. Sebelumnya, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) telah menyatakan di Desa Gamber tidak boleh terdapat aktivitas masyarakat karena berbahaya dari ancaman awan panas, lava pijar, bom, lapilli, abu pekat dan material lain dari erupsi. PVMBG, sejak akhir Oktober 2014, telah meminta agar masyarakat di Desa Gamber di relokasi.

Kepala BNPB Willem Rampangilei, telah menginstruksikan kepada Bupati Karo Terkelin Brahmana agar segera mengambil langkah-langkah yang cepat untuk mengosongkan zona merah. Dia meminta agar aparat lebih tegas melarang masyarakat menerobos zona merah. Sebab, menurutnya, ancaman Gunung Sinabung bukan hanya letusan disertai awan panas, tetapi juga banjir lahar dingin. 

Saat ini, aktivitas vulkanik di Gunung Sinabung masih tetap tinggi dan potensi letusan susulan dengan luncuran awan panas berpeluang terjadi di sisi timur, tenggara dan selatan. Awan panas tersebut merupakan campuran material berukuran debu hingga blok bersuhu lebih dari 700 derajat celsius yang meluncur dengan kecepatan dapat di atas 100 kilometer per jam.

Sementara itu, Tim SAR gabungan dari TNI, Polri, Basarnas, BPBD, PMI, relawan dan masyarakat terus melakukan pencarian korban dengan menyisir rumah dan kebun masyarakat. 

Berikut nama korban yang meninggal akibat awan panas Gunung Sinabung:

1. Karman Milala (60).
2. Irwansyah Sembiring (17).
3. Nantin Br. Sitepu (54).
4. Leo Perangin-angin.
5. Ngulik Ginting.
6. Ersada Ginting (55).

Sementara, tiga orang terluka dalam bencana ini, yakni:
1. Brahim Sembiring (57).
2. Cahaya Sembiring (75).
3. Cahaya br Tarigan (45). (ama)

Sumber: CNN Indonesia
Share this article :

Post a comment

Mengucapkan

Mengucapkan
KLIK Benner Untuk Beritanya

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan
DIRGAHAYU TNI ' Semoga TNI Selalu di Hati Rakyat, Menjadi Kebanggaan Ibu Pertiwi, Sinergi, dan Maju Bersama Negeri, AMIN

Kaldera Toba Akhirnya Diakui UNESCO Global Geopark

Pdt Dr Deddy Fajar Purba dan Pdt Dr Paul Ulrich Munthe (Ephorus dan Sekjen GKPS)

Pdt Dr Deddy Fajar Purba dan Pdt Dr Paul Ulrich Munthe (Ephorus dan Sekjen GKPS)
Selamat Natal dan Tahun Baru

Kabar Hun Simalungun

Mengucapkan

Mengucapkan
Selamat Natal 25 Desember 2020

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Rental Mobil di Pematangsiantar

Rental Mobil di Pematangsiantar
Ada Executive Tiomaz Trans. KLIK Gambar Info Lengkapnya

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik
Tinuktuk adalah Sambal Rempah Khas Simalungun yang berkhasiat bagi tubuh dan enak untuk sambal Ikan Bakar atau sambal menu lainnya. Permintaan melayani seluruh Indonesia dengan pengiriman JNT dan JNE. Berminat hubungi HP/WA Devi Yusnita Damanik 0815 3445 0467 atau di Akun Facebook: Devi Damanik.

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)
Hinalang- Pdt Jhon Rickky R Purba MTh melakukan peletakan batu pertama pembangunan Pusara “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba) di Desa (Nagori) Hinalang, Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara, Selasa (22/10/2019). Acara Peletakan Batu Pertama dilakukan sederhana dengan Doa oleh Pdt Jhon Rickky R Purba MTh. Selengkapnya KLIK Gambar

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba
Sakit Bertahun Tanpa Pelayanan Medis

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”
“Lang jelas lagu-lagu Simalungun sonari on. Tema-tema pakon hata-hata ni lagu ni asal adong. Irama ni pe asal adong, ihut-ihutan musik sonari. Lagu-lagu Simalungun na marisi podah lang taridah.” (Semakin kurang jelas juga lagu-lagu Simalungun belakangan ini. Tema dan syairnya asal jadi. Iramanya pun ikut-ikut irama musik zaman “now” yang kurang jelas. Lagu-lagu Simalungun bertema nasehat pun semakin kurang”.