}); Mempetisi Presiden Republik Indonesia : SINABUNG BENCANA NASIONAL | BeritaSimalungun
Home » » Mempetisi Presiden Republik Indonesia : SINABUNG BENCANA NASIONAL

Mempetisi Presiden Republik Indonesia : SINABUNG BENCANA NASIONAL

Written By Beritasimalungun on Thursday, 26 May 2016 | 06:46

GUNUNG SINABUNG.IST
BERITASIMALUNGUN.COM-Surat Terbuka Kepada Presiden RI Bapak Joko Widodo BENCANA ERUPSI SINABUNG JADIKAN BENCANA NASIONAL ATAU KEPPRES DENGAN PEMBENTUKAN TEAM REKONTRUKSI DAN REHABILITASI BENCANA ERUPSI 

SINABUNG Taneh Karo Minggu 22 Mei 2016 Kepada Yth ; PRESIDEN RI BAPAK JOKO WIDODO DI JAKARTA Dengan hormat Salam dan hormat kami sampaikan dan Bapak Presiden tetap sehat dalam menjalankan tugas bangsa dan negara kita.

Bapak Presiden dapat kami laporkan bahwa bencana erupsi Sinabung pasca kedatangan Bapak ke 2 kali ke Taneh Karo hingga saat ini belum memberikan solusi yang memadai.

Sebab sampai sekarang belum selesai juga pembangunan relokasi pengungsi di hutan Siosar tahap 1 apalagi program relokasi Mandiri tahap 2 dan 3 yang hingga hari ini belum di mulai. 

Menanggapi dan melihat hal ini serta adanya bencana erupsi dan awan panas Sinabung tadi malam yang menimbulkan korban tewas dan luka luka bakar. Maka kami para pemerhati dan aktivis yang merasa memiliki tanggung jawab untuk membangun tanah Karo ikut menyuarakan supaya pemerintah pusat memberikan perhatian lebih dan serius kepada para pengungsi korban erupsi Sinabung. 

Pasca kedatangan terakhir Bapak Presiden Joko Widodo ke Tanah Karo untuk melihat dari dekat bencana erupsi Sinabung dapat kami laporkan sebagai berikut. 

1. Kondisi 3 desa sudah hancur lebur yang jaraknya hanya 4 km dari mulut kawah Sinabung, yaitu Desa Sukameriah, Sibintun dan Simacem sudah di relokasi ke hutan Siosar dengan jumlah rumah di bangun sebanyak 370 kepala keluarga dan saat ini dalam persiapan perampungan untuk fasilitas umum serta ladang untuk bercocok tanam. 

2. Relokasi tahap 2 dan 3 hingga saat ini sama sekali belum dimulai baik dari segi lahan perumahan yang terpadu dengan lahan pertanian.

Pemkab Karo belum memiliki program dan perencanan untuk itu sementara lebih 1000 kepala keluarga saat ini hidup dalam pengungsian.

Untuk menantikan masa depan dan mimpi untuk memperoleh kehidupan yang lebih baik pasca bencana erupsi Gunung Sinabung untuk memiliki rumah dan lahan pertanian sebagai mata pencarian utama.

Dan impian ini sudah berlangsung bertahun tanpa adanya realisasi hingga saat ini.

3. Kami melihat bahwa kebijakan pemerintah pusat dengan Relokasi pengungsi ke Hutan Siosar sebagai tempat lahan pengganti.

Ke 3 Desa diatas sudah sangat tepat dan hendaknya korban pengungsi lainnya dengan program relokasi mandiri dapat di tempatkan juga di lokasi ini dengan membeli lahan lahan pertanian rakyat secara terbuka dan transparan.

Agar tidak terjadi permainan suap dan bentuk KKN lainnya dan hal itu kami minta dengan membentuk Keppres Team Rekontruksi dan Rehabilitasi Korban Erupsi Sinabung dalam upaya percepatan penanganan dan penuntasan pengungsi korban erupsi Sinabung. 

3. Bencana Erupsi Sinabung telah berlangsung bertahun tahun dan bantuan serta solusi dari Pemkab Karo dan Pemprov Sumut menurut penilaian kami sangat lambat dan minim sekali.

Dan berkat kunjungan terakhir Bapak Presiden ke Tanah Karo baru ada solusi walau hal itu sangat lambat sekali sehingga nasib pengungsi hingga hari ini tidak jelas dan mereka hingga kini tidak memiliki masa depan dan harapan untuk kehidupan yang lebih baik. 

4. Bahwa Bencana Erupsi Sinabung telah menghancurkan kehidupan rakyat Kabupaten Karo di Desa Desa lereng Gunung Sinabung sekitarnya yakni Sukameriah, Sibintun dan Simacem yang masuk dalam zona 3 km telah hancur total.

Dan menyusul pula Desa Guru Kinayan yang sebagian sudah terbakar. Desa Perbaji yang terus menerus di terjang lahar dingin. Desa Sigarang garang, Kuta Mbelin, Susuk, Sukanalu Teran, Mardingding dan desa desa lainnya sudah sangat terancam dengan erupsi Sinabung ini. 

Roda perekonomian mereka nyaris hancur. Demikian juga dengan desa desa dalam radius 15 km. Abu vulkanik sinabung juga telah menghancurkan tanaman di lahan lahan pertanian rakyat.

Sehingga terus menerus berdampak gagal panen yang total nilai kerugian yang di derita rakyat Karo sekitar 2 Trilyun pertahun yang hingga kini belum mendapat perhatian dan bantuan pemerintah. 

5. Sejak 3 tahun yang lalu, kami tiada henti hentinya di masa jabatan Presiden SBY dan Surat Terbuka kami ini yang ke 2 kepada Bapak Presiden Joko Widodo yang meminta serta memohon agar erupsi Sinabung di jadikan sebagai BENCANA NASIONAL.

Atau penangannya langsung oleh Pemerintah Pusat dengan sebuah KEPPRES Team Rehabilitasi dan Rekontruksi Bencana Erupsi Sinabung dalam upaya melakukan tindakan tindakan yang cepat dalam memulihkan ekonomi, pertanian, pendidikan dan mental rakyat Kabupaten Karo.

Sehingga mereka dapat merasakan amanat konstitusi Sila ke 5 Pancasila yakni Keadilan Sosial bagi seluruh rakyat Indonesia Demikian laporan kami Bapak Presiden dengan harapan yang sangat besar untuk mendapat perhatian dan tanggapan dari Bapak dan atas perkenaannya kami mengucapkan banyak terimakasih. 

Wasalam Salam hormat kami Dari MAJELIS PERMUSYAWARATAN RAKYAT KARO Roy Fachraby Ginting SH M.Kn

Share this article :

Post a Comment