}); Prospek Tenaga Penyuluh Masih Sangat Menjanjikan | BeritaSimalungun
Home » » Prospek Tenaga Penyuluh Masih Sangat Menjanjikan

Prospek Tenaga Penyuluh Masih Sangat Menjanjikan

Written By Beritasimalungun on Saturday, 21 May 2016 | 22:17


Penulis: Gervin Nathaniel Purba


Prospek Tenaga Penyuluh Masih Sangat Menjanjikan
Kepala BPPSDMP Kementan Pending Dadih Permana (Foto:Metrotvnews.com/Gervin Nathaniel Purba)


BERITASIMALUNGUN.COM-Pemerintah melalui Kementerian Pertanian (Kementan) sedang berupaya mendorong generasi muda untuk menjadi petani. Selain itu, Kementan juga berupaya meningkatkan jumlah tenaga penyuluh.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementan Pending Dadih Permana menyebutkan, tahun ini jumlah penyuluh dari PNS berjumlah 27.420, penyuluh dari tenaga harian lepas (THL) 19.161. Jumlah tersebut sejak 2007.

"Namun saat ini banyak THL yang sebagian sudah diangkat menjadi PNS di tempat lain, mundur dari kontraknya. Ada juga yang bekerja di sektor pertanian. Kemudian, ada juga mantan THL yang menjadi pengusaha," ujar Pending ketika dihubungi Metrotvnews.com, di Jakarta, Jumat (20/5/2016).

Terkait jumlah penyuluh, Pending menambahkan, Sekolah Tinggi Penyuluhan dan Pertanian (STPP) setiap tahunnya meluluskan 2.400 hingga 2.800 calon penyuluh.

Tidak hanya diajari teori, para calon penyuluh tersebut juga dibekali praktik dan simulasi dalam menangani masalah.

"Sebanyak 60 persen ditugaskan belajar dari masing-masing Kabupaten/Kota," tuturnya.

Menurut Pending, prospek menjadi tenaga penyuluh masih sangat menjanjikan. Sebab, sektor pertanian memberikan sumbangan terbesar bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Dia mencontohkan, negara maju seperti Amerika Serikat (AS) pun masih bergantung pada sektor pertanian.

"Di situ, penyuluh itu seperti dokter, buka klinik. Jadi, petaninya yang menyambangi penyuluh," ujar Pending.

Sebenarnya, minat masyarakat untuk menjadi penyuluh masih besar. Pending tidak cemas jika tenaga penyuluh akan berkurang pada masa depan.

"Pertanian tanpa penyuluhan seperti sayur tanpa garam," kata Pending memberikan perumpamaan. (*)


Sumber: Metrotvnews.com

Share this article :

Post a Comment