Home » » Outfield Superstar: Manuel Neuer Sang Pahlawan Jerman

Outfield Superstar: Manuel Neuer Sang Pahlawan Jerman

Written By Berita Simalungun on Monday, 4 July 2016 | 06:35

BERITASIMALUNGUN.COM-Timnas Jerman sukses meraih tiket ke semifinal Piala Eropa 2016 dan mengakhiri rekor buruk tak pernah menang melawan Italia selama 54 tahun di turnamen resmi. Kiper Manuel Neuer menjadi aktor utama di balik keberhasilan tim Panser.

Pertandingan babak perempatfinal antara Jerman melawan Italia yang berlangsung di Nouveau Stade de Bordeaux, Bordeaux, Sabtu (2/7/2016), berakhir imbang 1-1 hingga dua kali babak tambahan.

Jerman memimpin lebih dulu melalui gol Mesut Ozil pada menit ke-65. Italia menyamakan kedudukan pada menit ke-78 melalui penalti Leonardo Bonucci. Penalti tersebut diberikan wasit setelah bek tim Panser, Jerome Boateng, menyentuh bola di kotak terlarang.

Performa cemerlang Neuer memang tak terlalu terlihat pada saat pertandingan berlangsung. Pemain asal klub Bayern Munchen itu hanya melakukan tiga penyelamatan. Penyelamatan Neuer yang paling gemilang terjadi pada menit ke-15 setelah menahan tembakan Alessandro Florenzi dari jarak dekat.

Namun, Neuer benar-benar menjadi aktor kemenangan Jerman pada saat pertandingan memasuki babak penalti. Gagal menepis tembakan penalti Bonucci pada waktu normal, Neuer sukses membalas kegagalannya. Tembakan kaki kanan Bonucci ke arah kanan gawang mampu ditepisnya dengan menggunakan satu tangan.


Neuer juga berhasil menepis tembakan Matteo Darmian yang mengarah ke sisi kiri gawang. Jerman berhasil mendapatkan tiket ke babak semifinal Piala Eropa 2016 berkat kemenangan 6-5.

"Rasanya luar biasa bisa menghadapi begitu banyak penendang penalti. Pertandingan ini benar-benar sebuah drama. Kami memang gagal mengalahkan Italia selama 120 menit. Lalu, laga antara Jerman melawan Italia harus ditentukan lewat adu penalti," ujar Neuer.

"Ini tidaklah mudah. Ini adalah perang ketenangan. Saya memang sudah mempersiapkan diri untuk menghadapi ini semua. Tetapi, banyak penendang penalti Italia melepaskan tembakan ke arah berbeda dibandingkan dengan yang biasa mereka lakukan," ia menambahkan.

Atas penampilan cemerlangnya pada babak adu penalti, UEFA menobatkan Neuer sebagai Man of the Match pada pertandingan ini. Sementara itu, situs Whoscored memberinya nilai sebesar 6,9. Kini, Neuer bersama Jerman tinggal menunggu pemenang antara tuan rumah Prancis melawan Islandia sebagai lawan mereka pada babak semifinal.

Kiper Paling Komplet

Manuel Neuer memulai karier profesionalnya bersama klub Schalke 04. Dia menandatangani kontrak profesional pertamanya pada tahun 2005. Pemain kelahiran 27 Maret 1986 menggantikan kiper Frank Rost yang mengalami cedera saat berhadapan melawan Bayern Munchen.

Setelahnya, secara mengejutkan Neuer dipromosikan sebagai penjaga gawang utama Schalke menggantikan Rost. Aksi Neuer yang paling dikenang saat berseragam Scahlke terjadi pada babak 16 besar Liga Champions 2007-2008 melawan FC Porto.

Kala itu, dia berhasil melakukan beberapa penyelamatan gemilang dan memaksa laga memasuki babak adu penalti. Neuer berhasil menepis tembakan penalti Bruno Alves dan Lisandro Lopez, serta mengantar Schalke ke babak perempatfinal. Atas aksi heroiknya itu, nama Neuer masuk ke dalam jajaran kiper terbaik UEFA.

Empat musim menghuni Schalke, Neuer memutuskan tak memperpanjang kontrak dan bergabung bersama Bayern Munchen. Dia menandatangani kontrak berdurasi lima musim pada 1 Juni 2011.

Bersama Bayern, Neuer mencapai puncak kejayaannya sebagai pemain. Dia sukses merengkuh empat gelar Bundesliga secara beruntun dan tiga gelar DFB Pokal. Dia juga membawa Bayern meraih gelar Liga Champions 2012-2013, Piala Super Eropa, dan Kejuaraan Dunia Antarklub.

Berbekal tinggi badan mumpuni, yakni 193 cm, dan jangkauan tangan yang panjang, Neuer kerap melakukan berbagai penyelamatan yang luar biasa. Total dari 513 laga sepanjang karier profesionalnya, Neuer berhasol 244 kali menjaga gawangnya tak kebobolan.

Tak hanya dikenal ahli dalam menepis bola atas maupun bawah, Neuer juga lihai dalam menjadi libero. Hal itu dia buktikan pada ajang Piala Dunia 2014 di Brasil. Pada babak 16 besar melawan Aljazair, dia melakukan 21 sentuhan dari luar kotak penalti dari total 59 kali sentuhan.

"Saya jarang melihat libero yang lebih baik dibandingkan dengan Neuer, kecual Franz Beckenbauer. Neuer tak pernah lelah mengolah bola dengan kakinya. Hal itu membuatnya semakin percaya diri," puji pelatih kiper timnas Jerman, Andreas Kopke.

Berkat penampilan cemerlang di bawah mistar gawang, Neuer sukses menyabet berbagai penghargaan individual, di antaranya dua penghargaan Pemain Terbaik Jerman, tiga kali penghargaan Pemain Terbaik UEFA. Dia juga menjadi satu-satunya penjaga gawang yang pernah masuk dalam posisi tiga besar FIFA Ballon d'Or pada tahun 2014.

Bersama timnas Jerman, Neuer sudah pernah merasakan manisnya meraih gelar Piala Dunia 2014. Kini, sang penjaga gawang memiliki kesempatan emas untuk menyandingkan gelar Piala Dunia 2014 dengan gelar Piala Eropa 2016.
Share this article :

Post a Comment