}); Unik, Lagu Slank Dipadu dengan Gondang Batak | BeritaSimalungun
Home » , , » Unik, Lagu Slank Dipadu dengan Gondang Batak

Unik, Lagu Slank Dipadu dengan Gondang Batak

Written By Beritasimalungun on Tuesday, 19 July 2016 | 13:46

BeritaSimalungun.com-Grup band papan atas Indonesia, Slank, dijadwalkan akan tampil pada Festival Kemerdekaan Pesona Toba pada 26-27 Agustus mendatang.
Bimbim dkk akan tampil di atas panggung mengapung di Danau Toba. Kemungkinan sejumlah lagu Slank pun akan diaransemen ulang dengan memasukkan unsur gondang Batak.
Nah, bagi kalian yang penasaran bagaimana lagu Slank dipadu dengan Gondang Batak, di atas adalah contohnya.
Lagu ‘Piss’ ini dibawakan Slank bersama Martahan Sitohang, pemain taganing Batak yang sudah dikenal luas halak hita.
Kementerian Pariwisata terus mempersiapkan Festival Kemerdekaan Pesona Toba yang akan dilaksanakan 26-27 Agustus mendatang. 
Selain Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan sejumlah pejabat negara, beberapa artis dan band papan atas direncanakan akan tampil di pesta rakyat merayakan HUT RI ke-71 itu. 
Dari deretan daftar artis, terdapat nama Slank dan Nidji. Bocoran informasi itu didapat setelah tim dari Kementerian Pariwisata mengunjungi Menko Polhukam Luhut Pandjaitan di kantornya, Jakarta, belum lama ini.
"Grup musik seperti Slank dan Nidji juga akan datang untuk menggelar konser di atas panggung mengapung di atas danau. Saya pikir acara ini akan meriah sekali, istilah saya 'bisa luluh lantak' di sana,” kata Luhut lewat akun Facebook-nya.
Apalagi, kata Luhut, acara ini juga berbarengan dengan konser Austrian Batak Rock yang akan digelar di Samosir pada 27 Agustus mendatang.
Tasha Band, grup band asal Austria yang dibawa promotor Henry Manik, akan memainkan lagu-lagu Batak yang diarasemen oleh mereka sendiri. Kebanyakan bernuansa rock.
Untuk diketahui, Festival Kemerdekaan Pesona Toba rencananya akan dipusatkan di Pantai Bebas Parapat, Kabupaten Simalungun. Acara akan dihadiri utusan seluruh provinsi di Indonesia, termasuk delapan negara sahabat.
Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan menghadiri Festival Kemerdekaan Pesona Toba yang akan dilaksanakan 26-27 Agustus mendatang. 
Kegiatan yang diselenggarakan di pantai bebas Danau Toba di Parapat, Kabupaten Simalungun tersebut rencananya juga akan dihadiri utusan seluruh provinsi di Indonesia, termasuk delapan negara sahabat.
Pembahasan festival tersebut baru satu kali dilakukan dan akan ditindaklanjuti dengan menghadirkan tim dari Kesekretariatan Negara dan tujuh pemkabdi sekitar Danau Toba.
Dalam pembahasan awal, festival itu akan diisi dengan karnaval kapal hias dengan peserta yang menggunakan pakaian adat yang dilepas Presiden Joko Widodo, sedangkan pada malam harinya menampilkan kembang api yang diikuti 360 kapal.
"Ini even tahunan yang berskala internasional, menampilkan atraksi seni budaya dan karnaval air dan darat, sekaligus menampilkan potensi masing-masing negara dan provinsi yang hadir,” kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sumut Elisa Marbun dalam rapat dengan Komisi B DPRD Sumut di Medan, seperti dikutip Antara kemarin.
Untuk menyukseskan acara tersebut, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sumatera Utara mengusulkan adanya anggaran pendampingan sebesar Rp1 miliar untuk penyelenggaraan 
Elisa mengatakan, Festival Kemerdekaan Pesona Toba itu merupakan agenda Kementerian Pariwisata dalam memeriahkan HUT Kemerdekaan RI.
Karena bersifat mendadak, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata tidak memiliki anggaran untuk mendukung kegiatan tersebut, sehingga mengusulkan anggaran tersendiri.
Namun anggaran tersebut bersifat pendampingan untuk mendukung kelancaran kegiatan yang didanai dari anggaran Kementerian Pariwisata.
Pihaknya mengharapkan Komisi B DPRD Sumut dapat mendukung pengalokasian anggaran tersebut dalam Perubahan APBD tahun 2016.
Dana pendampingan itu akan digunakan untuk kegiatan yang bersifat pendukung seperti sewa kapal, hias kapal, atraksi budaya, termasuk persiapan penjamuan makan malam tamu kehormatan negara.
Sedangkan seluruh agenda Festival Kemerdekaan Pesona Toba 2016 sudah disiapkan tim khusus yang dibentuk Kementerian Pariwisata.
Untuk diketahui, awalnya kegiatan tersebut akan diselenggarakan di kawasan Sungai Musi, Provinsi Sumatera Selatan. Namun akhirnya diputuskan dilaksanakan di Danau Toba sebagai salah satu destinasi wisata unggulan nasional.(Berbagai Sumber)

Share this article :

Post a Comment