. Cerita Kronologis Nitizen Soal Bom Bunuh Diri di Gereja Stasi Santo Yosef Medan | BeritaSimalungun
Home » , » Cerita Kronologis Nitizen Soal Bom Bunuh Diri di Gereja Stasi Santo Yosef Medan

Cerita Kronologis Nitizen Soal Bom Bunuh Diri di Gereja Stasi Santo Yosef Medan

Written By Beritasimalungun on Sunday, 28 August 2016 | 20:36

Pastor Albret S. Pandingan mengalami luka ringan di Bagian lengan kiri.Ist
 BeritaSimalungun.com, Medan-Peristiwa percobaan bom bunuh diri di salah satu rumah ibadah di Medan menjadi perhatian publik dan media nasional dan internasional. Berikut ini tulisan kronologis peristiwa tersebut dari salah satu nitizen di Medan.

Telah terjadi percobaan Bom Bunuh Diri Di Gereja Katolik Stasi Santo Yosep Jln. Dr Mansur Medan yang mengakibatkan Pastor Albret S. Pandingan mengalami luka ringan di Bagian lengan kiri dan sampai saat ini situasi aman terkendali.

Kronologis Peristiwa

Pada Hari Minggu 28 Agustus 2016, kurang lebih jam 08.50 seorang laki-laki atas nama Ivan Armadi Hasugian , usia 19 tahun membawa ransel masuk ke Gereja Katholik Santo Yosep Jl. Dr Mansyur Medan.

Sesaat Pastor Albert S. Pandiangan mau memimpin Misa di depan mimbar, dia dikejar dan dihampiri oleh seorang laki - laki yang membawa ransel dipundaknya, kemudian diketahui bernama Ivan Armadi Hasugihan.

Dengan menggendong sebuah ransel berisikan alat yang dicurigai Bom Rakitan dalam bentuk pipa warna kuning sambil memegang pisau dapur hendak menyerang pastor tersebut.

Sebelum sampai di altar telah keluar percikan api dari ransel tersebut dan mulai membakar dirinya sendiri. Pembawa bom terus mengejar pastor.Melihat gelagat tidak baik, Pastor berlari menghindar .Umat terkejut dan mulai mengejar pembawa bom dan mengambil ransel yang sudah terbakar.

Pastor dan semua umat selamat Pembawa bom luka luka dan sedang diinterogasi oleh polisi. Menurut pembawa bom, dia tidak sendiri. Di dalam ransel ditemukan, bom rakitan yang belum meledak, pisau, kampak dan benda benda tajam lainnya !. Pastor dapat diselamatkan, dan meninggalkan luka gores. 

Tidak ada korban, hanya si pembawa bom luka luka kena ledakan sendiri....

"Tadi Mau Misa, Trus Si Cowok itu lari kedepan, tasnya ngeluarin api gitu bang pak Pastor langsung menghindar, yang lain juga bantu tangkap si cowok itu, pokoknya tiba-tiba dia lari bang" ujar Santi (nama samaran) yang ikut beribadah Misa di Gereja Katolik St. Yosep Minggu 28 Agustus 2016.

Setelah kejadian itu, jemaat langsung menyelamatkan diri masing-masing, dan selanjutnya disuruh kembali kerumah masing-masing dan meninggalkan gereja tersebut, karena mungkin saja masih ada dinamit yang aktif.

Saat ini personil dari Jihandak Bom Polda Sumut dan Personel Kepolisian Resort Kota Medan telah melakukan sterilisasi di Gereja tersebut. Situasi gereja sampai saat ini sudah terkendali dan orang - orang mulai berdatangan untuk melihat lokasi kejadian. (FB: Eska Ulak Poerba'Tamback)









Add caption





Share this article :

Post a Comment

Halaman FB Media Lintas Sumatera

Mengucapkan

Mengucapkan
KLIK Benner Untuk Beritanya

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan
DIRGAHAYU TNI ' Semoga TNI Selalu di Hati Rakyat, Menjadi Kebanggaan Ibu Pertiwi, Sinergi, dan Maju Bersama Negeri, AMIN

Kaldera Toba Akhirnya Diakui UNESCO Global Geopark

Kabar Hun Simalungun

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik
Tinuktuk adalah Sambal Rempah Khas Simalungun yang berkhasiat bagi tubuh dan enak untuk sambal Ikan Bakar atau sambal menu lainnya. Permintaan melayani seluruh Indonesia dengan pengiriman JNT dan JNE. Berminat hubungi HP/WA Devi Yusnita Damanik 0815 3445 0467 atau di Akun Facebook: Devi Damanik.

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)
Hinalang- Pdt Jhon Rickky R Purba MTh melakukan peletakan batu pertama pembangunan Pusara “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba) di Desa (Nagori) Hinalang, Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara, Selasa (22/10/2019). Acara Peletakan Batu Pertama dilakukan sederhana dengan Doa oleh Pdt Jhon Rickky R Purba MTh. Selengkapnya KLIK Gambar

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba
Sakit Bertahun Tanpa Pelayanan Medis

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”
“Lang jelas lagu-lagu Simalungun sonari on. Tema-tema pakon hata-hata ni lagu ni asal adong. Irama ni pe asal adong, ihut-ihutan musik sonari. Lagu-lagu Simalungun na marisi podah lang taridah.” (Semakin kurang jelas juga lagu-lagu Simalungun belakangan ini. Tema dan syairnya asal jadi. Iramanya pun ikut-ikut irama musik zaman “now” yang kurang jelas. Lagu-lagu Simalungun bertema nasehat pun semakin kurang”.