. Inilah Penenun Ulos yang Dipakai Iriana Jokowi | BeritaSimalungun
Home » , » Inilah Penenun Ulos yang Dipakai Iriana Jokowi

Inilah Penenun Ulos yang Dipakai Iriana Jokowi

Written By Beritasimalungun on Wednesday, 24 August 2016 | 08:22

YPDT dari Jakarta bersama Paulina turis Francis berkunjung kerumah penenun Ulos Batak Tumtuman di Rura Pasar Tarutung.ist
BeritaSimalungun.com, Taput-Pesta Karnaval Kemerdakaan Pesona Danau Toba kunjungan Ibu Negara Iriana Presiden Joko Widodo itu menghebohkan. Ulos Batak Tumtuman Tahun 1990 yang dipakai Ibu Negara ikut menghebohkan para pecinta seni perajin Ulos Batak. Siapakah penenum ulos itu? Dialah Renta Boru Nainggolan.

Maruap Siahaan dari Yayasan Pecinta Danau Toba (YPDT), Senin (22/8) mengatakan, hajut (tempat tas yang dipakai orang zaman dulu) tentu masyarakat sudah mampu dikembangkan di Pasar Lokal dan Pasar Nasional.

“Sedikit dari banyak yang menyukai produk-produk kreatif dari kawasan Danau Toba. Salah seorang turis, Paulina dari Negara Francis, ikut berjalan-jalan bersama kami melihat perajin dan peternakan industri kreataif dan dia Paulina sangat senang. 

Karena Ulus Tumtuman pada tahun sekira 1990 muncul kembali yang dipakai Ibu Negara Iriana Joko Widodo saat Pesta Karnaval Kemerdekaan Peaona Danau Toba di Tobasa, Minggu (21/8) kemarin, ” ujar Maruap Siahaan bersama Paulina dan rombonganya di rumah Renta boru Nainggolan di Rura Pasar Tarutung, Taput.

Yayasan Pecinta Danau Toba mendorong mayarakat untuk melestarikan lingkungan hidup termasuk Pesona Danau Toba tanpa (Keramba) juga menyerukan pengabdian penebangan hutan yang mendorong pemerintah untuk mengembangkan wisata Danau Toba menjadi Destinasi yang berkelas di dunia.

“Kita sudah keliling ke Eropa seperti Italia, Francis, Swis, Jerman, Belanda dan Cina. Yang telah mempersiapkan Hajuta Center di beberapa perwakilan yang sudah siap dipasarkan di kawasan Danau Toba kedepan, ” ujarnya.

Kepala Dinas (Kadis) Koperasi mengatakan, harapan pemerintah saat ini bapak Bupati Taput untuk peningkatan dankesejahteraan masyarakat saat ini di bodang koperasi tenun akan lebih ditingkatkan kembali.(MSC) 
Share this article :

Post a Comment

Halaman FB Media Lintas Sumatera

Mengucapkan

Mengucapkan
KLIK Benner Untuk Beritanya

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan
DIRGAHAYU TNI ' Semoga TNI Selalu di Hati Rakyat, Menjadi Kebanggaan Ibu Pertiwi, Sinergi, dan Maju Bersama Negeri, AMIN

Kaldera Toba Akhirnya Diakui UNESCO Global Geopark

Kabar Hun Simalungun

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik
Tinuktuk adalah Sambal Rempah Khas Simalungun yang berkhasiat bagi tubuh dan enak untuk sambal Ikan Bakar atau sambal menu lainnya. Permintaan melayani seluruh Indonesia dengan pengiriman JNT dan JNE. Berminat hubungi HP/WA Devi Yusnita Damanik 0815 3445 0467 atau di Akun Facebook: Devi Damanik.

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)
Hinalang- Pdt Jhon Rickky R Purba MTh melakukan peletakan batu pertama pembangunan Pusara “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba) di Desa (Nagori) Hinalang, Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara, Selasa (22/10/2019). Acara Peletakan Batu Pertama dilakukan sederhana dengan Doa oleh Pdt Jhon Rickky R Purba MTh. Selengkapnya KLIK Gambar

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba
Sakit Bertahun Tanpa Pelayanan Medis

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”
“Lang jelas lagu-lagu Simalungun sonari on. Tema-tema pakon hata-hata ni lagu ni asal adong. Irama ni pe asal adong, ihut-ihutan musik sonari. Lagu-lagu Simalungun na marisi podah lang taridah.” (Semakin kurang jelas juga lagu-lagu Simalungun belakangan ini. Tema dan syairnya asal jadi. Iramanya pun ikut-ikut irama musik zaman “now” yang kurang jelas. Lagu-lagu Simalungun bertema nasehat pun semakin kurang”.