Info Terkini

10/recent/ticker-posts

Foto SBY Berdampingan "Mesra" dengan Habib Rizieq Beredar di Facebook

Foto yang memperlihatkan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Ketua Front Pembela Islam Habib Rizieq beredar luas di jejaring media sosial. Diduga gambar ini diambil dalam Milad 1 FPI, saat SBY menjabat sebagai Kepala Staf Teritorial ABRI. FACEBOOK/Tribunnews.com

BeritaSimalungun.com, Jakarta-Perseteruan antara Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dengan Ketua Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq terus bergulir. Di tengah perseteruan dan adu komentar melalui media massa, justru foto "mesra" mereka kini muncul di sarana media sosial.

Awalnya konflik mereka berdua terjadi setelah ada bentrok massa FPI dengan warga di Kendal, Jawa Tengah, yang dipicu sweeping tempat prostitusi di Sukorejo. Presiden SBY pun langsung bereaksi. Aksi sweeping sangatlah mencederai ajaran agama Islam. 

"Sangat jelas kalau ada elemen melakukan itu dan mengatasnamakan Islam justru memalukan agama Islam, mencederai agama Islam. Saya harus katakan itu, Saudara-saudara," ucap SBY di Kemayoran, Jakarta, Minggu (22/7/2013).

Pro-kontra soal pernyataan Presiden pun mengalir di pemberitaan. Banyak kalangan meminta Presiden tak hanya mengecam, tapi juga langsung mengambil tindakan tegas. Namun belakangan, sebuah akun media sosial Facebook bernama "Anda Bertanya Habib Rizieq Menjawab" menampilkan foto SBY dan Habib Rizieq, yang terlihat akrab dan "mesra". 

Dalam foto tersebut SBY masih menjabat sebagai Kepala Staf Teritorial ABRI dan berpangkat letjen. SBY di foto tersebut mengenakan peci berwarna hitam dengan baju koko putih. Sementara itu, Habib Rizieq mengenakan peci berwarna putih, serban, dan kacamata. Foto tersebut juga tertulis keterangan "Bersama Kaster ABRI Letjen Soesilo BY di Milad FPI ke-1".

Foto yang diunduh ke Facebook tersebut juga ada keterangan yang tertulis "Walau ane bilang fengecut, tafi fercayalah sebenarnya ane temen karib sejak dulu." Tidak diketahui identitas di balik akun ini. (*)



Sumber: Kompas.com 

Berita Lainnya

Post a Comment

0 Comments