Berita Terkini

INDEKS BERITA

NasDem Simalungun Buka Pendaftaran BacaLeg Tanpa Mahar Politik

Written By Beritasimalungun on Tuesday, 28 February 2017 | 09:11

Rakerda itu dilaksanakan di Jalan Asahan KM 5 Kabupaten Simalungun, Sabtu (25/2/2017) lalu. 
BeritaSimalungun.com, Raya- DPD Partai NasDem Kabupaten Simalungun gelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) dalam rangka pembenahan dan persiapan partai menuju kontestasi politik yang akan digelar tahun 2019 mendatang. Rakerda itu dilaksanakan di Jalan Asahan KM 5 Kabupaten Simalungun, Sabtu (25/2/2017) lalu. Rakerda NasDem itu juga membahas proses penjaringan bacaleg tanpa mahar.

Rapat kerja Daerah III  ini dihadiri oleh seluruh pengurus daerah dan pengurus kecamatan yang tersebar di 31 kecamatan di wilayah Kabupaten Simalungun.  Tampak Ida Mastaria Saragih selaku Ketua DPD Partai NasDem Simalungun, Ketua Bapilu Osden Silalahi, dan Ketua Panitia Rakerda Bernhard Damanik. 

Rakerda juga dihadiri pengurus DPW NasDem Sumut, Rapotan Tambunan selaku Koordinator Daerah Pemilihan.

Ida Masta Sargih kepada wartawan mengatakan struktur NasDem di daerah akan melakukan sosialisai program ini secara terbuka melalui spanduk, media cetak, elektronik dan media sosial. Setelah masa pendaftaran partai akan melakukan seleksi terhadap bacaleg yang potensial dengan metode yang objektif, antara lain survey profesional.


“Dalam mekanisme penjaringan bacaleg akan dilakukan dengan melalui beberapa tahapan. Secara garis besarnya yaitu pendaftaran, seleksi, dan survey. DPP NasDem nantinya juga terlibat secara intensif dalam setiap tahapan untuk memastikan seluruh proses berlangsung dengan objektif dan yang pasti tanpa mahar,” katanya. (BS-1)

Gitaris Asal Hutaimbaru Ini Tampil Memukau di TvOne Show Bandung

Jay Saragih Gitaris Band The Eksentrics

BeritaSimalungun.com, Bandung-Jay Saragih Gitaris Band The Eksentrics asal Desa Hutaimbaru, Kecamatan Pamatang Silimakuta, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara tampil memukau di Radio Show Tv One yang disiarkan langsung oleh Tv One dari Jalan Asia Afrika bandung, Jawa Barat Minggu 26 Februari 2017 malam.

Salah satu gitaris The Eksentrics adalah bernama lengkap Okto Taku Budi Jaya Saragih Manihuruk (Jay Saragih) bisa memukau ribuan penonton dengan band Ala Rolling Stones ini.

Bakat Jay Saragih putra ke tujuh dari 9 bersaudara dari St Berlin Manihuruk/ Anta Br Damanik ini memang hanya otodidak dalam belajar musik, namun kemampuan main gitarnya bisa mengimbangi gitaris-gitaris Band papan atas di Indonesia. Sukses Selalu Jay Saragih.  (Lee)










































Jay Saragih Gitaris Band The Eksentrics

Cerita 2 Siswa SMA Tantang Duel Pelaku Bom Panci Bandung

Diduga Pelaku-IST FB


Diduga Pelaku-IST FB
BeritaSimalungun.com, Bandung - Lupy M dan Syafii Nurhikmah merupakan dua pelajar SMA 6 Kota Bandung, Jawa Barat, yang berani mengejar pelaku teror bom panci di Taman Pendawa. Pelajar kelas XI IPS 3 tersebut tergugah keberaniannya karena kesal dengan pelaku bom panci yang dianggap mencoreng keamanan di Kota Bandung.

"Sudah tugas kita mencintai Indonesia. Ini kan sudah masuk kasus kriminal. Sebagai warga negara yang baik, sudah sewajarnya kami mengejar pelaku itu," kata Syafii saat ditemui di sekolahnya, Jalan Pasirkaliki, Bandung, Senin (27/2/2017).
Lupy M dan Syafii Nurhikmah merupakan dua pelajar SMA 6 Kota Bandung, Jawa Barat, yang berani mengejar pelaku teror bom panci di Taman Pendawa. 
Syafii bercerita saat dia dan teman-temannya mengejar pelaku hingga ke dalam kantor kelurahan. Kedatangan pelaku sempat membuat panik para pekerja, yang jumlahnya sekitar 10 orang. 


"Yang kerja di sana dan orang-orang sempat kami suruh keluar karena bahaya. Terus si pelaku sembunyi di lantai dua, baru polisi datang," ucap Syafii.

Syafii menuturkan, dia dan Lupy sempat melihat polisi bernegosiasi dengan pelaku.

"Si pelakunya bilang 'dibedil siah' (saya tembak kamu). Terus ngelemparin kursi ke arah polisi sampai kaca jendela pecah," kata Syafii.Syafii mengaku sempat mengajak duel dengan tangan kosong kepada pelaku. Namun urung karena pelaku membawa sangkur.

"Dia bilang, 'Ayo kalau berani.' Saya bilang, 'Kalau mau duel, senjatanya simpan.' Tapi dia tidak mau," ungkapnya.

Syafii dan Lupy tidak menyadari apa yang mereka lakukan itu berbahaya. Saat itu yang terpikir hanya mengejar pelaku bom panci tersebut.

"Iya, sempat kepikiran juga gimana kalau kami jadi korban. Tapi saat itu yang penting kejar saja dulu. Karena kan belum ada polisi. Pas dateng polisi mah, kami balik lagi," ucap Syafii.

Cerita Menegangkan Staf Kelurahan saat Pelaku Bom Panci Beraksi


Kelurahan Arjuna, Kecamatan Cicendo Bandung.
Sri Haryani mengalami hal menegangkan di hari pertama masuk kantor, Senin (27/2/2017). Staf Kelurahan Arjuna, Kecamatan Cicendo itu berada di bawah ancaman pelaku peledakan bom panci. 

"Pelaku datang sendiri, tiba-tiba masuk kantor, dan bawa belati (sangkur)," kata Sri Haryani kepada detikcom.Pelaku yang berinisial YC alias AS (42) berteriak, 'Mana yang punya kantor?' Pegawai kelurahan yang rata-rata berjenis kelamin perempuan ketakutan. Sebagian bersembunyi di bawah meja.

Sri Haryani tak tahu apa yang sebenarnya terjadi sampai akhirnya siswa SMA berteriak dari luar kantor. "Ada bom," kata Sri menirukan ucapan siswa SMA tersebut. Menurut Sekretaris Kelurahan Arjuna, Ganjar Budi, pelaku masuk ke kantor setelah dikejar siswa SMA dan petugas Perlindungan Masyarakat (Linmas). 

Sri Haryani dan beberapa petugas kelurahan melarikan diri tak melalui pintu. "Kami lewat kaca konter ruangan pelayanan," ungkap Sri Haryani.

Semua yang berada di kantor kelurahan, baik pegawai maupun warga, selamat. Pelaku yang berasal dari Kabupaten Bandung itu tertahan di kantor dan akhirnya dilumpuhkan polisi. Nyawanya tak tertolong saat dibawa ke rumah sakit. (Dtk)  
  

Pelaku Bom Panci Tewas dalam Perjalanan ke RS

Diduga Pelaku-IST FB


Diduga Pelaku-IST FB
BeritaSimalungun.com, Bandung - Pelaku bom panci di Taman Pendawa, Bandung, akhirnya tewas dalam perjalanan ke rumah sakit. Pelaku luka parah karena sempat baku tembak dengan polisi.

Pelaku tewas dalam perjalanan ke RS Sartika Asih, Bandung. "Pelaku meninggal dunia dalam perjalanan," kata Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Yusri Yunus kepada wartawan di depan kantor Kelurahan Arjuna, Bandung, Senin (27/2/2017).

Pelaku memang sempat bersembunyi di kantor Kelurahan Arjuna sebelum dilumpuhkan. Bahkan sempat terjadi baku tembak dengan polisi. Pelaku pun tertembak di tubuh bagian depan. "Tertembak satu peluru di depan," ujar Yusri. 


Pelaku meledakkan bom panci di Taman Pendawa dengan daya ledak rendah. Setelah itu, pelaku bersembunyi di kantor Kelurahan Arjuna, Cicendo. Sempat terjadi baku tembak hingga akhirnya pelaku bisa dilumpuhkan. (Dtk)

IKLAN LAGI

IKLAN 1

IKLAN

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba
Sakit Bertahun Tanpa Pelayanan Medis

Doakan St RK Purba Diberikan Kesembuhan

Doakan St RK Purba Diberikan Kesembuhan
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Andaliman, Rempah Batak Yang Mendunia

Andaliman, Rempah Batak Yang Mendunia
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Selamat Datang Mahasiswa Baru Asal Simalungun

Selamat Datang Mahasiswa Baru Asal Simalungun
Buatlah Bangga Orang Tuamu


MIRACLE "TINUKTUK" SAMBAL REMPAH KHAS SIMALUNGUN

MIRACLE "TINUKTUK" SAMBAL REMPAH KHAS SIMALUNGUN
PESAN: MIRACLE'TINUKTUK WA: 081269275555

Catatan Paska Konser Jhon Eliaman Saragih

Catatan Paska Konser Jhon Eliaman Saragih
TMII Jakarta Sabtu 4 November 2017.KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Berita Lainnya

.

.
.