. Tiga Maskapai Asing Buka Rute Tembus Danau Toba | BeritaSimalungun
Home » , , » Tiga Maskapai Asing Buka Rute Tembus Danau Toba

Tiga Maskapai Asing Buka Rute Tembus Danau Toba

Written By Beritasimalungun on Monday, 13 February 2017 | 11:46


BeritaSimalungun.com, Medan-Tiga maskapai penerbangan asing akan mendarati Bandar Udara Silangit di Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatera Utara. Bandara itu diproyeksikan menjadi pendukung utama pengembangan pariwisata Danau Toba yang sudah ditetapkan menjadi destinasi wisata baru mengejar target 20 juta wisatawan asing masuk ke Indonesia.

Ketiga maskapai asing itu, kata Direktur Badan Otorita Pengelola Kawasan Pariwisata Danau Toba Arie Prasetyo, adalah Tiger Air dan Silk Air dari Singapura, serta AirAsia. "Khusus untuk AirAsia, pemilik maskapai tersebut, Tony Fernandes, sudah bertemu dengan Menteri Pariwisata Arief Yahya," kata Arie kepada Tempo, Kamis, 9 Februari 2017.

Ketiga penerbangan internasional itu, ujar Arie, akan menambah daftar maskapai yang sudah mendarat di Silangit, yakni Sriwijaya Air dengan tipe Boeing 737-500 dan Garuda tipe Bombardier.

"Badan Otorita Pengelola Kawasan Pariwisata Danau Toba akan banyak terbantu dengan masuknya tiga maskapai asing itu. Target 1 juta wisatawan mancanegara masuk ke Danau Toba pada 2019 bukan hal sulit lagi," katanya.

Saat ini Bandara Silangit tengah dibenahi. Ditargetkan pada September 2017, panjang landasan pacu menjadi 2.650 meter. "Menunggu landasan pacu diperpanjang. Badan Otorita Pengelola Kawasan Pariwisata Danau Toba sudah melakukan pertemuan dengan Singapore Tourisme Board. Hasilnya Tiger Air dan Silk Air dijanjikan mendarat di Silangit," kata Arie.

Badan Otorita Pengelola Kawasan Pariwisata Danau Toba akan mengelola 600 hektare lahan di dekat Bandara Sibisa, Toba Samosir. Badan tersebut telah menyiapkan skenario pengelolaan lahan dengan cara sewa 30 hingga 80 tahun. 

Sejumlah investor mancanegara, menurut Arie, berjanji membangun hotel di lahan yang dikelola Badan Otorita Pengelola Kawasan Pariwisata Danau Toba. "Pada 8 Maret 2017, kami akan melakukan pertemuan bisnis dengan Singapura," ujarnya.(*)


Sumber: Tempo.co.id





Share this article :

Post a Comment

Halaman FB Media Lintas Sumatera

Mengucapkan

Mengucapkan
KLIK Benner Untuk Beritanya

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan
DIRGAHAYU TNI ' Semoga TNI Selalu di Hati Rakyat, Menjadi Kebanggaan Ibu Pertiwi, Sinergi, dan Maju Bersama Negeri, AMIN

Kaldera Toba Akhirnya Diakui UNESCO Global Geopark

Kabar Hun Simalungun

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik
Tinuktuk adalah Sambal Rempah Khas Simalungun yang berkhasiat bagi tubuh dan enak untuk sambal Ikan Bakar atau sambal menu lainnya. Permintaan melayani seluruh Indonesia dengan pengiriman JNT dan JNE. Berminat hubungi HP/WA Devi Yusnita Damanik 0815 3445 0467 atau di Akun Facebook: Devi Damanik.

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)
Hinalang- Pdt Jhon Rickky R Purba MTh melakukan peletakan batu pertama pembangunan Pusara “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba) di Desa (Nagori) Hinalang, Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara, Selasa (22/10/2019). Acara Peletakan Batu Pertama dilakukan sederhana dengan Doa oleh Pdt Jhon Rickky R Purba MTh. Selengkapnya KLIK Gambar

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba
Sakit Bertahun Tanpa Pelayanan Medis

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”
“Lang jelas lagu-lagu Simalungun sonari on. Tema-tema pakon hata-hata ni lagu ni asal adong. Irama ni pe asal adong, ihut-ihutan musik sonari. Lagu-lagu Simalungun na marisi podah lang taridah.” (Semakin kurang jelas juga lagu-lagu Simalungun belakangan ini. Tema dan syairnya asal jadi. Iramanya pun ikut-ikut irama musik zaman “now” yang kurang jelas. Lagu-lagu Simalungun bertema nasehat pun semakin kurang”.