}); Kumpulan Damanik: Beda Keyakinan, Tetap Satu Jua Menjalin Persaudaraan | BeritaSimalungun
Home » , , , » Kumpulan Damanik: Beda Keyakinan, Tetap Satu Jua Menjalin Persaudaraan

Kumpulan Damanik: Beda Keyakinan, Tetap Satu Jua Menjalin Persaudaraan

Written By Beritasimalungun on Sunday, 5 March 2017 | 19:33

DOA BERSAMA: Pesta Bona Tahun Damanik dibuka dengan doa dari tokoh Damanik Nasrani Pdt Riando Tondang STh (kanan) dan Doa Muslim dibawakan S Damanik (Mayang).  Menjaga toleransi umat beragam dan mengikat persaudaraan dalam Kumpulan Marga Damanik, Boru Panagolan se  Kota Jambi sekitarnya dalam bungkusan Aat Budaya Simalungun. Foto Asenk Lee Saragih
DOA MUSLIM: Pesta Bona Tahun Damanik dibuka dengan doa dari tokoh Damanik Nasrani Pdt Riando Tondang STh (kanan) dan Doa Muslim dibawakan S Damanik (Mayang).  Menjaga toleransi umat beragam dan mengikat persaudaraan dalam Kumpulan Marga Damanik, Boru Panagolan se  Kota Jambi sekitarnya dalam bungkusan Aat Budaya Simalungun. Foto Asenk Lee Saragih

Pesta Bona Tahun Damanik Jambi 2017


BeritaSimalungun.com, Jambi-Rasa persaudaraan yang kokoh mampu membangun toleransi terhadap perbedaan aliran kepercayaan (Agama) dalam hidup bermasyarakat, khususnya dalam rangkuman Seni Budaya Simalungun. Sikap toleransi bisa terwujud dengan mengedepankan sikap “ahab” Adat Budaya, khususnya di perantauan. Perbendaan agama justru mempererat tali persaudaraan dan memperkokoh kepedulian sesama.

Persamaan dalam budaya dan adat ternyata mampu mewujudkan toleransi antar umat beragama. Hal itu yang tampak pada pesta syukuran awal tahun (Pesta Bona Tahun) Humpulan (kumpulan) Marga Damanik, Boru Pakon Panagolan (kerabat marga Damanik)  se Kota Jambi sekitarnya, di Gedung “RBD Tuturta” di Simpang Hutan Kota, Kenali Asam, Mayang Kota Jambi, Minggu 5 Maret 2017.

Menurut Ketua Humpulan Damanik Kota Jambi yang baru (2015-2018) R Damanik Pesta Bona Tahun Marga Damanik, Boru Pakon Panagolan (kerabat marga Damanik)  se Kota Jambi merupakan pesta bona tahun marga-marga Batak, khususnya Batak Simalungun yang memiliki keunikan di Jambi serta menjunjung tinggi sikap toleransi antar umat beragama.

Sikap toleransi itu tampak pada Doa Makan Siang bersama. Doa pembuka diwakilkan Damanik Muslim dan Damanik Kristen Protestan. Pembawa Doa Kriste Protestan Pdt Riando Tondang STh / D br Damanik STh dan Doa Muslim dibawakan Bapak S Damanik (Mayang). Doa penutup dibawakan secara Pdt Riando Tondang STh.

Disebutkan, hingga Minggu 5 Maret 2017 anggota Kumpulan Damanik Se Kota Jambi yakni 76 Kepala Keluarga (KK) ditambah anggota baru 9 KK. Jumlah anggota kumpulan itu mampu menjalin silaturahmi dan persaudaraan tanpa membeda-bedakan Agama.

Pesta Bona Tahun Damanik dipandu St JP Sidauruk/br Damanik dan JB Manalu/br Damanik. Pembuatan kuliner khas adat Simalungun “Dayok Binatur” (masakan ayam kampung yang disajikan dengan diatur dalam piring khusus) juga mempererat rasa toleransi. “Dayok Binatur” dimasak dan dapat disantam Muslim dan Kristen.

Sikap toleransi ini juga ditunjukkan saat jamuam makan siang bersama dengan menyajikan menu ala Nasional (Halal). Pemberian makanan khas adat Simalungun “Dayok Binatur” salah satu ciri khas Humpulan Damanik dalam melaksanakan Pesta Bona Tahun, sebagai warna-warni khas Pesta Bona Tahun Damanik.

Pemberian Dayok Binatur kepada kerabat marga Damanik merupakan penghormatan dalam kerabat marga Damanik. Hal itu sebagai tanda kasih sayang “Holong” dalam organisasi sosial marga, khususnya Damanik.

Menurut Ketua Humpulan Damanik Kota Jambi Periode 2015-2018 R Damanik/ Br Dasuha (Bapa Erin) mengatakan, ciri khas Kumpulan Marga Damanik dari marga-marga Batak lainnya adalah pemberian “Dayok Binatur” dan sikap toleransi dalam kerebat Damanik.

“Kumpulan marga Damanik dan kerabatnya adalah kumpulan marga yang unik. Selain dalam kumpulan anggota berbeda agama, namun hidup rukun dan harmonis. Latar kehidupan sosialnya juga sangat berdeba-beda, namun bisa disatukan dalam Budaya Adat Simalungun. Pemberian “Dayok Binatur” salah satu ciri khas Damanik dalam mengabadikan Budaya Adat Simalungun hingga ketanah perantauan,”katanya.

Kemajemukan serta perbedaan aliran kepercayaan tak membuat Pesta Bona Tahun atau Halal-Bihalal Marga Damanik Boru Panagolan se-Kota Jambi terhambat. Kemajemukan menjadi tali silaturahmi persaudaraan kumpulan marga Damanik dalam mempertahankan adat istiadat budaya Simalungun di tanah perantauan.

Sementara penasehat Humpulan Damanik Jambi, St AJ Damanik/ M Br Purba Pakpak, mengatakan, perbedaan agama 85 KK anggota kumpulan kerabat marga Damanik menjadi daya tarik kumpulan Damanik yang memasuki usia ke 17 tahun ( 6 Februari 2000-6 Februari 2017).

“Perbedaan agama tidak menjadi penghalang bagi kumpulan Damanik. Kita selalu hidup rukun sebagai salah satu kumpulan Damanik asal Kabupaten Simalungun dan Sumatera Utara yang tinggal di Kota Jambi dan sekitarnya. Dalam setiap kegiatan ini kita tidak membeda-bedakan agama. Hampir 27 KK Damanik di Jambi adalah Muslim dan sisanya Kristen,”katanya.

Acara halal bihalal dimeriahkan dengan musik organ tunggal “Bakara Musik”. Acara dipandu St JP Sidauruk. Acara lebih meriah dihibur oleh artis lokal Simalungun Jambi, Simbolon, Keyboris Bakkara. Juga penampilan Maria br Damanik membuat suasana meriah. Tor-tor juga membuat acara tambah meriah.

Pesta Bona Tahun Damanik berjalan sukses. Makan bersama juga tampak membuat anggota kumpulan semakin akrab. Pesta juga dilakukan penggalangan dana untuk kas kumpulan dari lelang, kupon undian dan tortor (tarian) sekitar Rp 20 juta.

Pengurus Damanik Periode 2015-2018 yakni Ketua R Damanik/ Br Purba Dasuha, Wakil Ketua I Sy Asi M Damanik /Br Turnip, Wakil Ketua II Saudin Damanik/ Br Sembiring, Sekretaris JB Manalu/br Damanik, Bendahara St S Br Damanik juga menerima dan mensahkan 9 KK Anggota Baru Damanik.

Kemudian Bidang Adat Simalungun JS Damanik/ Br Togatorop, Sy RI Girsang/Br Sidauruk dan St JP Saragih/ St S Br Damanik dan pemilihan lima komisaris (wilayah). Acara berakhir hingga pukul 17.00 WIB dengan pemberian empat hadiah utama sesuai daftar hadir. Acara berakhir dengan salam-salaman dan Pulang dengan Damai. (Asenk Lee Saragih).




Dayok Binatur : Pemberian makanan khas adat Simalungun “Dayok Binatur” dalam tutur marga menjadi salah satu ciri khas Humpulan Damanik dalam melaksanakan Pesta Bona Tahun Pesta Bona Tahun Damanik. Tampak Penasehat Damanik menerima “Dayok Binatur” dari Anggota Tumpuan Damanik di Gedung “RBD Tuturta” di Simpang Hutan Kota, Kenali Asam, Mayang Kota Jambi, Minggu 5 Maret 2017. Foto Asenk Lee Saragih.



Dayok Binatur : Pemberian makanan khas adat Simalungun “Dayok Binatur” dalam tutur marga menjadi salah satu ciri khas Humpulan Damanik dalam melaksanakan Pesta Bona Tahun Pesta Bona Tahun Damanik. Tampak Pengurus tumpuan saat memberikan Dayok Binatur kepada Boru Damanik di Gedung “RBD Tuturta” di Simpang Hutan Kota, Kenali Asam, Mayang Kota Jambi, Minggu 5 Maret 2017. Foto Asenk Lee Saragih.





Perkenalan Anggota Baru 9 KK di Pesta Bona Tahun Pesta Bona Tahun Damanik di Gedung “RBD Tuturta” di Simpang Hutan Kota, Kenali Asam, Mayang Kota Jambi, Minggu 5 Maret 2017. Foto Asenk Lee Saragih.

Perkenalan Anggota Baru 9 KK di Pesta Bona Tahun Pesta Bona Tahun Damanik di Gedung “RBD Tuturta” di Simpang Hutan Kota, Kenali Asam, Mayang Kota Jambi, Minggu 5 Maret 2017. Foto Asenk Lee Saragih.



Suasana Manortor di Pesta Bona Tahun Pesta Bona Tahun Damanik di Gedung “RBD Tuturta” di Simpang Hutan Kota, Kenali Asam, Mayang Kota Jambi, Minggu 5 Maret 2017. Foto Asenk Lee Saragih.



Suasana Manortor di Pesta Bona Tahun Pesta Bona Tahun Damanik di Gedung “RBD Tuturta” di Simpang Hutan Kota, Kenali Asam, Mayang Kota Jambi, Minggu 5 Maret 2017. Foto Asenk Lee Saragih.


Suasana Manortor di Pesta Bona Tahun Pesta Bona Tahun Damanik di Gedung “RBD Tuturta” di Simpang Hutan Kota, Kenali Asam, Mayang Kota Jambi, Minggu 5 Maret 2017. Foto Asenk Lee Saragih.


Suasana Manortor di Pesta Bona Tahun Pesta Bona Tahun Damanik di Gedung “RBD Tuturta” di Simpang Hutan Kota, Kenali Asam, Mayang Kota Jambi, Minggu 5 Maret 2017. Foto Asenk Lee Saragih.



Suasana Manortor di Pesta Bona Tahun Pesta Bona Tahun Damanik di Gedung “RBD Tuturta” di Simpang Hutan Kota, Kenali Asam, Mayang Kota Jambi, Minggu 5 Maret 2017. Foto Asenk Lee Saragih.
Suasana  di Pesta Bona Tahun Pesta Bona Tahun Damanik di Gedung “RBD Tuturta” di Simpang Hutan Kota, Kenali Asam, Mayang Kota Jambi, Minggu 5 Maret 2017. Foto St Awal JD Damanik.

Spanduk Pesta Bona Tahun Pesta Bona Tahun Damanik di Gedung “RBD Tuturta” di Simpang Hutan Kota, Kenali Asam, Mayang Kota Jambi, Minggu 5 Maret 2017. Foto St Awal JD Damanik.

Suasana  di Pesta Bona Tahun Pesta Bona Tahun Damanik di Gedung “RBD Tuturta” di Simpang Hutan Kota, Kenali Asam, Mayang Kota Jambi, Minggu 5 Maret 2017. Foto St Awal JD Damanik.

Suasana  di Pesta Bona Tahun Pesta Bona Tahun Damanik di Gedung “RBD Tuturta” di Simpang Hutan Kota, Kenali Asam, Mayang Kota Jambi, Minggu 5 Maret 2017. Foto St Awal JD Damanik.

Suasana  di Pesta Bona Tahun Pesta Bona Tahun Damanik di Gedung “RBD Tuturta” di Simpang Hutan Kota, Kenali Asam, Mayang Kota Jambi, Minggu 5 Maret 2017. Foto St Awal JD Damanik.

Suasana  di Pesta Bona Tahun Pesta Bona Tahun Damanik di Gedung “RBD Tuturta” di Simpang Hutan Kota, Kenali Asam, Mayang Kota Jambi, Minggu 5 Maret 2017. Foto St Awal JD Damanik.

Suasana  di Pesta Bona Tahun Pesta Bona Tahun Damanik di Gedung “RBD Tuturta” di Simpang Hutan Kota, Kenali Asam, Mayang Kota Jambi, Minggu 5 Maret 2017. Foto St Awal JD Damanik.

Share this article :

Post a Comment