Info Terkini

10/recent/ticker-posts

Pembangunan Gedung PPI Haranggaol Diduga Berbau Korupsi


Bangunan Gedung Pusat Pelelangan Ikan (PPI) PUD Toba di Haranggaol, Kecamatan Horisan Haranggaol, Kabupaten Simalungun diduga jadi ajang kurupsi. Pasalnya ada dugaan bahwa gedung PPI PUD Toba di Haranggaol itu dibangun tahun 2012 dan dana tahun 2014 juga ada kucuran dana pada bangunan yang sama. Foto Tohap P Simamora Tosim
Bangunan Gedung Pusat Pelelangan Ikan (PPI) PUD Toba di Haranggaol, Kecamatan Horisan Haranggaol, Kabupaten Simalungun diduga jadi ajang kurupsi. Pasalnya ada dugaan bahwa gedung PPI PUD Toba di Haranggaol itu dibangun tahun 2012 dan dana tahun 2014 juga ada kucuran dana pada bangunan yang sama. Sejak dibangun tahun 2012 hingga Maret 2017 bangunan itu tidak berfungsi. Foto Asebk Lee Saragih/BS 
BeritaSimalungun.com, Haranggaol-Bangunan Gedung Pusat Pelelangan Ikan (PPI) PUD Toba di Haranggaol, Kecamatan Horisan Haranggaol, Kabupaten Simalungun diduga jadi ajang kurupsi. Pasalnya ada dugaan bahwa gedung PPI PUD Toba di Haranggaol itu dibangun tahun 2012 dengan dana Rp 1.353.000.000 dari sumber dana APBN. Dan pada Tahun 2014 turun juga dana dari APBN Rp 1,5 Miliar.

Ada juga kabar bahwa pembangunan dana PPI PUD Toba di Haranggaol itu masuk juga di APBD Kabupaten Simalungun sebesar Rp 1,5 Miliar.  

“Benarkah PPI PUD Toba di Haranggaol dibangun tahun 2012 dengan dana Rp 1.353.000.000,- dari sumber dana APBN. Juga ada dana APBN Tahun 2014 Rp1,5 M. Ada juga info menyebutkan dana Rp 1,5 M ditampung di APBD Simalungun. Jangan-jangan, lokasi pembangunan ini pun dibuat surat Jual-Beli, padahal yang punya Pemerintah juga?,” tulis Tohap P Simamora Tosim, tokoh masyarakat Haranggaol, Jumat (31/3/2017).

Sementara Kurpan Sinaga juga menduga proyek PPI PUD Toba di Haranggaol fiktif. “Artinya ada kemungkinan proyek fiktif? Sudah dibangun tahun 2012 pakai dana APBD tahun 2014 juga turun anggaran pusat atas bangunan yang sama?,” katanya.

Sementara Serama Nagori Sipayung menyebutkan, perlu ditinjau itu programnya pelaksanya siapa...?? Harus teliti juga kita masyarakat Haranggaol ?

Kata Tohap P Simamora Tosim sejak dibangun PPI itu hingga kini bangunannya tidak berfungsi.

“Kelihatan gedung tidak berpungsi. Tapi dana untuk membangun sangat besar. Perlu diperiksa dana sebesar itu kemana aja mangalir,” tanya Serama Nagori Sipayung.

Anto Purba: Bongkarrrr

“Wah..temuan itu bang.. Tinggal disurati BPK dan BPKP. Tembusan ke Dirjend Perimbangan Keuangan bang,” tulis Pardo Gultom.


Penelusuran BeritaSimalungun.com, sejak bangunan itu dibangun tidak pernah digunakan oleh petani keramba jaring apung di Haranggaol. Bahkan bangunan itu dinilai mubajir. Aktif di Simalungun juga diminta untuk mengusut bangunan itu dan pemakaian dana yang diduga tumpang tindih sehingga ada indikasi proyek fiktif. (Lee) 

Berita Lainnya

Post a Comment

0 Comments