. Cara Mengeluarkan Aroma Bumbu pada Makanan | BeritaSimalungun
Home » , » Cara Mengeluarkan Aroma Bumbu pada Makanan

Cara Mengeluarkan Aroma Bumbu pada Makanan

Written By Beritasimalungun on Sunday, 2 April 2017 | 07:22


BeritaSimalungun.com-Makanan yang kita rasakan merupakan perpaduan dari kerja keras indra perasa dan juga indra penciuman. Aroma dari makanan akan mengirimkan sinyal ke kelenjar ludah dan organ pencernaan sehingga tubuh menerima sinyal bahwa ia siap mencerna makanan.

Aroma juga berperan penting untuk menghindarkan Anda menyantap makanan yang tidak segar atau berbahaya. Jadi secara garis besar, aroma dari makanan akan menstimulasi selera makan atau malah menghilangkannya.

Jangan heran ketika Anda menderita sakit flu atau sesuatu yang berhubungan dengan indera penciuman, selera makan Anda pasti akan turun drastis. 
Penyebabnya, sinyal-sinyal yang dikirimkan ke tubuh terganggu.

Jadi, aroma dalam masakan merupakan salah satu kunci untuk meningkatkan nafsu makan. Untuk menghasilkan aroma yang enak, makanan biasanya akan ditambahkan bumbu-bumbu seperti jahe, kunyit, ketumbar, daun jeruk, atau daun kecombrang.

Namun bumbu-bumbu ini harus diperlakukan sedemikian rupa agar rasa dan aromanya benar-benar terasa. Beberapa trik untuk mengeluarkan aroma dari bumbu-bumbu ini adalah:

1.     Jahe dan kunyit mengandung banyak air sehingga dua bumbu ini harus dipanggang terlebih dahulu agar airnya keluar. Setelah dipanggang dan kelebihan air dikeluarkan, keprek jahe dan gunakan untuk memasak.

2.     Untuk mengeluarkan aroma daun jeruk, buang tulang punggung daun dan gunakan hanya sisi daun pada makanan atau minuman.

3.     Ketumbar dan kemiri harus disangrai terlebih dahulu agar aromanya keluar.

4.     Serai harus digeprek untuk mengeluarkan aromanya. Jangan lupa untuk mengikat serai agar serat-serat dari serai tidak pecah dan masuk ke dalam makanan.

5.     Kecombrang dan pandan cukup diiris-iris saja karena kandungan airnya sudah cukup tinggi.

6.     Bawang merah dan tomat harus dikaramelisasi agar rasa dan aromanya lebih terasa. (Beritagar.id/l)
Share this article :

Post a Comment

Halaman FB Media Lintas Sumatera

Mengucapkan

Mengucapkan
KLIK Benner Untuk Beritanya

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan
DIRGAHAYU TNI ' Semoga TNI Selalu di Hati Rakyat, Menjadi Kebanggaan Ibu Pertiwi, Sinergi, dan Maju Bersama Negeri, AMIN

Kaldera Toba Akhirnya Diakui UNESCO Global Geopark

Kabar Hun Simalungun

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik
Tinuktuk adalah Sambal Rempah Khas Simalungun yang berkhasiat bagi tubuh dan enak untuk sambal Ikan Bakar atau sambal menu lainnya. Permintaan melayani seluruh Indonesia dengan pengiriman JNT dan JNE. Berminat hubungi HP/WA Devi Yusnita Damanik 0815 3445 0467 atau di Akun Facebook: Devi Damanik.

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)
Hinalang- Pdt Jhon Rickky R Purba MTh melakukan peletakan batu pertama pembangunan Pusara “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba) di Desa (Nagori) Hinalang, Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara, Selasa (22/10/2019). Acara Peletakan Batu Pertama dilakukan sederhana dengan Doa oleh Pdt Jhon Rickky R Purba MTh. Selengkapnya KLIK Gambar

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba
Sakit Bertahun Tanpa Pelayanan Medis

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”
“Lang jelas lagu-lagu Simalungun sonari on. Tema-tema pakon hata-hata ni lagu ni asal adong. Irama ni pe asal adong, ihut-ihutan musik sonari. Lagu-lagu Simalungun na marisi podah lang taridah.” (Semakin kurang jelas juga lagu-lagu Simalungun belakangan ini. Tema dan syairnya asal jadi. Iramanya pun ikut-ikut irama musik zaman “now” yang kurang jelas. Lagu-lagu Simalungun bertema nasehat pun semakin kurang”.