Home » , , , , » "Ini 8 Poin Nilai JR Saragih Optimis Merebut Sumut 1"

"Ini 8 Poin Nilai JR Saragih Optimis Merebut Sumut 1"

Written By Beritasimalungun on Tuesday, 18 April 2017 | 14:05


Rikanson Jutamardi Purba Sebut 8 Poin Peluang JR Saragih Meraih Gubernur Sumut

BeritaSimalungun.com, Pematangsiantar-Pengamat politik sekaligus pemerhati kebijakan pemerintah di Kota Pematangsiantar  dan Kabupaten Simalungun Drs Rikanson Jutamardi Purba berpendapat bahwa peluang JR Saragih meraih kursi Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Pilkada 2018 mendatang sangat tipis. Setidaknya ada 8 poin yang membuat sempitnya peuang JR Saragih meraih Sumut 1 tersebut.

Berikut beberapa hal yang membuatnya JR Saragih sempit dalam meraih Kursi Sumut 1.

1.Tak ada kinerja JR Saragih yg "wow", layaknya Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi (kabupaten yang toleran), Walikota Bandung Ridwan Kamil (walikota yang cocok bagi kaum muda atau generasi milenial), atau Walikota Surabaya Tri Rismaharini (berani menutup Dolly). Aktivitas-aktivitasnya nya banyak berupa pencitraan, layaknya kader-kader partainya yang lain.

2.Partai pengusungnya adalah Partai Demokrat plus koalisi yang sudah meredup. Apalagi, hingga saat ini, pelantikannya sebagai Ketua DPD Sumut ter-katung-katung. Cerminannya: Pilgub DKI Jakarta putaran pertama.

3.Pemkab Simalungun yang dipimpinnya jadi tempat yang gerah bagi pejabat atau PNS. Karena sebentar-sebentar ganti, sebentar-sbentar ganti lagi dan sebentar-sebentar ganti lagi ganti lagi.

4.Tak ada niat yang nyata untuk mengatasi korupsi dan gratifikasi-suap di Pemkab Simalungun. Tak ada koordinasi untuk pembentukan Satgas Saber Pungli dan membiarkan kebiasaan "isi pulsa" dan atau "nge-charge" untuk memeroleh suatu jabatan serta agar tak dinonjobkan atau dipindahkan ke unit "airmata".

5.Pesaingnya adalah petahana (Tengku Erry) yang konon akan menggaet Ngogesa Sitepu (Bupati Langkat sekaligus Ketua DPD Partai Golkar Sumut) dan Maruarar Sirait atau Junimart Girsang yang sudah berkaliber nasional dan sangat popular.

6. "Helicopter marketing" sudah tak punya efek kejut lagi. Bahasa Siantar men, sudah "solbi" (soal biasa).

7.Keterlibatannya dalam Otorita Danau Toba sangat minim, termasuk dalam PRSU. Simalungun bahkan tak menyiapkan "calendar of event" pariwisata, padahal 6 pemda lainnya sudah sibuk untuk  itu.

8. Partainya nggak punya TV. Pesaingnya: Tengku Erry (Nasdem, MetroTV) dan Ngogesa Sitepu (Golkar, TV One). Kalaupun ada Efarina TV, jarang diputar orang.

9.Silakan ditambahkan oleh para netizen.


“Jika tidak ada terobosan-terobosan brilian hingga tahun depan, jangan salahkan masyarakat umum yang sudah terlanjur menilai pemimpin ideal itu seperti Jokowi atau Ahok. Ekspektasi masyarakat bagi pemimpinnya terlanjur sangat tinggi. Tapi JIKA ADA, tulisan (status) saya ini serta-merta jadi sampah. Ini amatan saya. Silakan buat amatanmu, Bro...!,” tulis Rikanson Jutamardi Purba. (Asenk Lee)
Share this article :

Post a Comment