. Total Korban Ledakan Terminal Kampung Melayu 15 Orang | BeritaSimalungun
Home » , » Total Korban Ledakan Terminal Kampung Melayu 15 Orang

Total Korban Ledakan Terminal Kampung Melayu 15 Orang

Written By Beritasimalungun on Thursday, 25 May 2017 | 11:34

Petugas Kepolisian dari Inafis Polda Metro Jaya melakukan olah tempat kejadian perkara setelah terjadi ledakan di Terminal Kampung Melayu, Jakarta Timur, Kamis 25 Mei 2017 dini hari. (SP/Joanito De Saojoao)
BeritaSimalungun.com, Jakarta-Sebanyak 15 orang menjadi korban ledakan diduga bom bunuh diri di Terminal Kampung Melayu, Jakarta Timur. Dua orang diduga pelaku tewas dan tiga anggota Polri gugur. Selain itu, lima anggota Polri dan lima warga sipil terluka.

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Setyo Wasisto mengatakan, tiga anggota Polri yang gugur pada saat kejadian atas nama Bripda Taufan, Bripda Ridho, dan Bripda Adinata.

"Total korban 15. Dua diduga pelaku (tewas), tiga anggota Polri gugur dalam tugas, lima anggota Polri luka-luka, kemudian lima warga sipil luka-luka," ujar Setyo, Kamis (25/5/2017) dini hari.

Dikatakan, ada dua lokasi ledakan yang berbeda, namun jaraknya berdekatan, yakni di sekitar Terminal Kampung Melayu.

"Olah TKP sudah diselesaikan, tetapi kami memerlukan waktu untuk analisis lebih lanjut. Hasil olah TKP sementara diduga bunuh diri dilakukan oleh dua orang," ungkapnya.

Ia menyampaikan, polisi menduga ada dua orang pelaku berdasarkan identifikasi dua jenazah yang hancur.

"Dari olah TKP, diketahui jenazah tercerai berai. Patut diduga dari ledakan yang cukup kuat. Keduanya, dari hasil olah TKP sementara ini diidentifikasi berjenis kelami laki-laki," katanya.

Pada kesempatan itu, Setyo mengimbau masyarakat tidak perlu takut terhadap aksi teror yang dilakukan pihak tertentu.

"Kalau masyarakat takut berarti terornya berhasil. Jadi kalau mendengar titik-titik bom ada di mana-mana, itu hoax ya. Saya ingin katakan di sini bahwa masyarakat jangan takut, karena kalau takut berarti teror itu berhasil. Polri menjamin keamanan," tegasnya. (BS)





Sumber: Beritasatu.com
Share this article :

Post a Comment

Halaman FB Media Lintas Sumatera

Mengucapkan

Mengucapkan
KLIK Benner Untuk Beritanya

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan
DIRGAHAYU TNI ' Semoga TNI Selalu di Hati Rakyat, Menjadi Kebanggaan Ibu Pertiwi, Sinergi, dan Maju Bersama Negeri, AMIN

Kaldera Toba Akhirnya Diakui UNESCO Global Geopark

Kabar Hun Simalungun

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik
Tinuktuk adalah Sambal Rempah Khas Simalungun yang berkhasiat bagi tubuh dan enak untuk sambal Ikan Bakar atau sambal menu lainnya. Permintaan melayani seluruh Indonesia dengan pengiriman JNT dan JNE. Berminat hubungi HP/WA Devi Yusnita Damanik 0815 3445 0467 atau di Akun Facebook: Devi Damanik.

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)
Hinalang- Pdt Jhon Rickky R Purba MTh melakukan peletakan batu pertama pembangunan Pusara “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba) di Desa (Nagori) Hinalang, Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara, Selasa (22/10/2019). Acara Peletakan Batu Pertama dilakukan sederhana dengan Doa oleh Pdt Jhon Rickky R Purba MTh. Selengkapnya KLIK Gambar

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba
Sakit Bertahun Tanpa Pelayanan Medis

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”
“Lang jelas lagu-lagu Simalungun sonari on. Tema-tema pakon hata-hata ni lagu ni asal adong. Irama ni pe asal adong, ihut-ihutan musik sonari. Lagu-lagu Simalungun na marisi podah lang taridah.” (Semakin kurang jelas juga lagu-lagu Simalungun belakangan ini. Tema dan syairnya asal jadi. Iramanya pun ikut-ikut irama musik zaman “now” yang kurang jelas. Lagu-lagu Simalungun bertema nasehat pun semakin kurang”.