Home » , , » Berita Dukacita, St Drs Janiapoh Purba Tamsar di RS Murni Teguh Medan

Berita Dukacita, St Drs Janiapoh Purba Tamsar di RS Murni Teguh Medan

Written By Beritasimalungun on Wednesday, 18 October 2017 | 08:24

BeritaSimalungun-Lewat sosial media (FB) akun milik Jan Sardion Purba memosting Berita Duka Cita, telah meninggal dunia St Drs Janiapoh Purba Tamsar di RS Murni Teguh Medan, Rabu (18/10/2017). Rumah Duka di Jalan Perwira No. 83 Pematang Siantar. 

Meninggal dunia Rabu (18/10/2017) sekitar pukul 04.00 WIB di RS Murni Teguh Medan. Jenazah diberangkatkan ke Pematang Siantar pada Pukul 08.00 WIB. 

Sebelumnya Almarhum St Drs Janiapoh Purba Tamsar sempat dirawat di RS Horas Insani Pematangsiantar. Kemudian Bupati Simalungun JR Saragih membawa Almarhum ke RS Murni Teguh Medan dengan menggunakan helikopter. (Video St Drs Janiapoh Purba Dievakuasi Naik Helikopter ke Medan)

"Apa yang saya punya bukan hanya untuk kepentingan saya pribadi melainkan juga untuk pelayanan masyarakat. Minggu pagi ini saya membawa Bapak Janiapoh Purba dari Rumah Sakit Horas Insani ke Rumah Sakit Murni Teguh untuk dipasangkan ring dijantung. Semoga beliau mendapatkan pelayanan kesehatan yang lebih baik," tulis JR Saragih, 15 Oktober 2017. (BS-Lee) 
Persiapan untuk berangkat ke Pematang Siantar. Photo Sipayung Ferdinand

St Drs Janiapoh Purba Tamsar.
 
HIDUP ADALAH PERJUDIAN

Oleh: Rikanson J Purba
.
MENANG atau kalah adalah hasil, main atau tidak adalah pilihan kita. Hidup ini layaknya perjudian, dimana kita berhenti ketika kita dihentikanNya.
.
Kepergian Bapagodang Janiapoh Purba ke pangkuan Penciptanya menyisakan kesesakan dlm hati. Telah pergi selamanya seorg pejuang Simalungun.
.
Beliau membawa berkat (blessing) dan peduli (caring) bagi bangsanya, Simalungun. Dia ikuti pertaruhan (suku) bangsa ini, shg beliau terus MAIN. Soal hslnya nanti, terserah ridho Allah.
.
Generasi pendahulu dirasakannya blm membawa bangsanya keluar dari keterpurukan. Tdk mau bersatu, tdk ada "godfather", saling LSD (Latei-Subil-Domdom), hampir terdesak di tanahnya sendiri. Bhs Abang Agus Erdiaman Purba, "... Aih bador tumang anggo jabolon hita i hutatta..."
.
Makanya, mendiang Bapagodang Janiapoh merasa terwarisi utang dari pendahulunya. Utang dimana blm bisa mengentaskan bangsanya dari ketertinggalan.
.
Maka keluarlah "umpasa" (pantun) ini. Ketika mengucapkannya (dlm beberapa kesempatan), beliau selalu berurai air mata. Begini:
.
Bani milas ni ari
Laho ma au mardalan
Laho manggalar “utang”
“Utang” ni bapa ondi
“Utang talu marjudi”

... Sadari au mardalan
... Nadong jumpahan sirpang
... Huagan sora ni inang
... Mardilo au mangan
... Hape sora ni imbou
... I pakpak Dolog Simbolon

Hutarei ma hu babou
Manromei ma iluhku
Nasa batu losabi
Manjalir das hu osang
Madabuh bani tonton
Manrosab das hu tanoh

... Lang marduri pandan
... Marduri bangkuang
... Lang marjudi badan
... Marjudi untungan.
.
(Tiada berduri pandan
Yang berduri bengkuang
Tak pun berjudi badan
Berjudi peruntungan).
.
Kami mengenang etos beliau dlm "marsimalungun" yg sejati sesejatinya.
St Drs Janiapoh Purba Tamsar.Photo Sipayung Ferdinand
Share this article :

Post a Comment