. Robert Nababan Bergelut dengan Ular Piton Panjang 7 Meter | BeritaSimalungun
Home » » Robert Nababan Bergelut dengan Ular Piton Panjang 7 Meter

Robert Nababan Bergelut dengan Ular Piton Panjang 7 Meter

Written By Beritasimalungun on Monday, 2 October 2017 | 18:44


Ular Piton Sepanjang 7 Meter Ditaklukkan Robert Nababan di Riau. (Istimewa)
BeritaSimalungun, Riau-Robert Nababan (37) warga Desa Sungai Akar, Kecamatan Batang Gangsal, Kab Indragiri Hulu (Inhu), Riau berhasil menaklukkan ular piton sepanjang 7 meter yang menyerang dirinya. 

Robert Nababan kini terbaring lemas di RSUD Indah Sari, Pematang Rebah, Riau, Senin (2/10/2017) dan terlihat masih dirawat di ruang IRNA. 

Kondisi tubuhnya masih tampak lemas. Tangan dan kakinya terlihat diinfus. Lengan dan jari kirinya mengalami luka robek serius setelah digigit ular piton. Korban sempat bergelut dengan ular sepanjang 7 meter itu dan selamat. 

Di kutip dari Detik.com bahwa Robert sempat bercerita singkat dengan awak media. Dia mengatakan serangan ular piton itu terjadi pada Sabtu (30/9/2017) menjelang magrib. 
Robert Nababan kini terbaring lemas di RSUD Indah Sari, Pematang Rebah, Riau, Senin (2/10/2017) dan terlihat masih dirawat di ruang IRNA. IST
Saat itu Robert Nababan baru pulang kerja sebagai petugas satpam di perusahaan perkebunan sawit. Ketika pulang kerja dengan sepeda motor, dia melintasi jalan kabupaten. 

Di tengah jalan, dia melihat ada dua orang yang akan melintas namun berhenti di tengah jalan. Rupanya dua warga tadi yang berhenti tak berani melintas karena di badan jalan ada ular piton yang cukup besar. Saat itulah Robert Nababan memberanikan diri menangkap ular tersebut. 

“Saya coba untuk menangkapnya. Tangan saya digigit, dan sempat bergelut,” kata Robert. Sayangnya, ketika Robert akan melanjutkan ceritanya, pihak keluarga melarang wartawan melanjutkan wawancara. 

“Sudah dulu ya, abang saya masih kondisi lemas. Jangan diwawancarai dulu,” kata salah seorang anggota keluarga yang menjaga korban. 

Belum diketahui pasti bagaimana kisah Robert bisa selamat dari belitan ular piton yang berbahaya itu. Namun ular tersebut kini sudah mati dan diambil warga sekitar. Sepertinya semua orang mesti menunggu Robert cukup beristirahat, sebelum ia melanjutkan ceritanya. (BS)

Share this article :

Post a Comment

Halaman FB Media Lintas Sumatera

Mengucapkan

Mengucapkan
KLIK Benner Untuk Beritanya

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan
DIRGAHAYU TNI ' Semoga TNI Selalu di Hati Rakyat, Menjadi Kebanggaan Ibu Pertiwi, Sinergi, dan Maju Bersama Negeri, AMIN

Kaldera Toba Akhirnya Diakui UNESCO Global Geopark

Kabar Hun Simalungun

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik
Tinuktuk adalah Sambal Rempah Khas Simalungun yang berkhasiat bagi tubuh dan enak untuk sambal Ikan Bakar atau sambal menu lainnya. Permintaan melayani seluruh Indonesia dengan pengiriman JNT dan JNE. Berminat hubungi HP/WA Devi Yusnita Damanik 0815 3445 0467 atau di Akun Facebook: Devi Damanik.

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)
Hinalang- Pdt Jhon Rickky R Purba MTh melakukan peletakan batu pertama pembangunan Pusara “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba) di Desa (Nagori) Hinalang, Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara, Selasa (22/10/2019). Acara Peletakan Batu Pertama dilakukan sederhana dengan Doa oleh Pdt Jhon Rickky R Purba MTh. Selengkapnya KLIK Gambar

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba
Sakit Bertahun Tanpa Pelayanan Medis

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”
“Lang jelas lagu-lagu Simalungun sonari on. Tema-tema pakon hata-hata ni lagu ni asal adong. Irama ni pe asal adong, ihut-ihutan musik sonari. Lagu-lagu Simalungun na marisi podah lang taridah.” (Semakin kurang jelas juga lagu-lagu Simalungun belakangan ini. Tema dan syairnya asal jadi. Iramanya pun ikut-ikut irama musik zaman “now” yang kurang jelas. Lagu-lagu Simalungun bertema nasehat pun semakin kurang”.