. Jokowi: Ada Keberanian, Maka Ada Keputusan | BeritaSimalungun
Home » » Jokowi: Ada Keberanian, Maka Ada Keputusan

Jokowi: Ada Keberanian, Maka Ada Keputusan

Written By Beritasimalungun on Thursday, 16 November 2017 | 16:59

BeritaSimalungun-Ada keberanian, maka ada keputusan. Apalagi, jika kita tahu persis bahwa keputusan itu benar. Itulah yang terjadi ketika saya menetapkan Hari Lahir Pancasila, menerbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2017 tentang Organisasi Kemasyarakatan, atau ketika melakukan negosiasi dengan PT Freeport Indonesia. 

Di hadapan peserta Kongres Trisakti Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia XX di Manado, siang tadi, saya mengisahkan tentang penetapan 1 Juni sebagai Hari Lahir Pancasila melalui keputusan presiden. Saat itu banyak yang ragu, khawatir jadi polemik. Jadi ramai. 

Tapi saya sampaikan, ini sejarah yang harus kita putuskan. Jangan ragu. Ternyata, setelah diputuskan ya tidak ada apa-apa. Begitu juga saat menerbitkan Perppu tentang Ormas. 

Jika Perppu tersebut tidak dikeluarkan maka anti Pancasila akan terus ada dan eksistensi bangsa Indonesia di masa mendatang dipertaruhkan. 

Saya yang bertanggungjawab karena ini adalah hak kewenangan yang diberikan kepada saya untuk membuat Perppu. Terkait divestasi saham 51 persen pemerintah di PT Freeport Indonesia, berapa puluh tahun kita hanya diberi sembilan persen, tapi kita diam saja. 

Saya tidak tahu karena apa. Takut? Atau ada “sesuatu”? Saya tidak mengerti. Saya pun menugaskan Menteri Keuangan, Menteri ESDM dan Menteri BUMN untuk melakukan perundingan. Nego terus minta 51 persen, jangan mundur. 

Usaha keras pemerintah akan memberikan hasil yang terbaik. Kalau kita ragu-ragu terus, ya kita dipermainkan terus.(FB-Presiden Joko Widodo)
Share this article :

Post a comment

Halaman FB Media Lintas Sumatera

Mengucapkan

Mengucapkan
KLIK Benner Untuk Beritanya

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan
DIRGAHAYU TNI ' Semoga TNI Selalu di Hati Rakyat, Menjadi Kebanggaan Ibu Pertiwi, Sinergi, dan Maju Bersama Negeri, AMIN

Kaldera Toba Akhirnya Diakui UNESCO Global Geopark

Pdt Dr Deddy Fajar Purba dan Pdt Dr Paul Ulrich Munthe (Ephorus dan Sekjen GKPS)

Pdt Dr Deddy Fajar Purba dan Pdt Dr Paul Ulrich Munthe (Ephorus dan Sekjen GKPS)
Selamat Natal dan Tahun Baru

Kabar Hun Simalungun

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Rental Mobil di Pematangsiantar

Rental Mobil di Pematangsiantar
Ada Executive Tiomaz Trans. KLIK Gambar Info Lengkapnya

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik
Tinuktuk adalah Sambal Rempah Khas Simalungun yang berkhasiat bagi tubuh dan enak untuk sambal Ikan Bakar atau sambal menu lainnya. Permintaan melayani seluruh Indonesia dengan pengiriman JNT dan JNE. Berminat hubungi HP/WA Devi Yusnita Damanik 0815 3445 0467 atau di Akun Facebook: Devi Damanik.

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)
Hinalang- Pdt Jhon Rickky R Purba MTh melakukan peletakan batu pertama pembangunan Pusara “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba) di Desa (Nagori) Hinalang, Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara, Selasa (22/10/2019). Acara Peletakan Batu Pertama dilakukan sederhana dengan Doa oleh Pdt Jhon Rickky R Purba MTh. Selengkapnya KLIK Gambar

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba
Sakit Bertahun Tanpa Pelayanan Medis

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”
“Lang jelas lagu-lagu Simalungun sonari on. Tema-tema pakon hata-hata ni lagu ni asal adong. Irama ni pe asal adong, ihut-ihutan musik sonari. Lagu-lagu Simalungun na marisi podah lang taridah.” (Semakin kurang jelas juga lagu-lagu Simalungun belakangan ini. Tema dan syairnya asal jadi. Iramanya pun ikut-ikut irama musik zaman “now” yang kurang jelas. Lagu-lagu Simalungun bertema nasehat pun semakin kurang”.