. Ketua KPK Kembali Minta Polisi Tangkap Penyerang Novel | BeritaSimalungun
Home » , , » Ketua KPK Kembali Minta Polisi Tangkap Penyerang Novel

Ketua KPK Kembali Minta Polisi Tangkap Penyerang Novel

Written By Beritasimalungun on Saturday, 25 November 2017 | 09:36

Ketua KPK Agus Rahardjo (kiri) bersama dengan Kapolda Metro Jaya Irjen Idham Azis (kanan) menunjukan sketsa wajah terbaru dalam konferensi pers terkait perkembangan kasus penyiraman air keras kepada penyidik KPK Novel Baswedan di Jakarta, Jumat 24 November 2017. Polda Metro Jaya bersama KPK merilis dua sketsa terduga pelaku dalam kasus tersebut. (BeritaSatu Photo/Joanito De Saojoao)

BeritaSimalungun, Jakarta - Ketua KPK Agus Rahardjo berharap kepolisian dapat segera menangkap pelaku penyiraman air keras terhadap penyidik senior KPK, Novel Baswedan.

"Mudah mudahan dengan di-share-nya ini (sketsa pelaku) tak ganggu perkembangan penyidikan selanjutnya, kami berharap pelaku dapat ditemukan dalam waktu yang tak lama lagi," ujar Agus di Gedung KPK Jakarta, Jumat (24/11/2017).

"Kami betul berharap bahwa pelaku dari kejahatan itu sehingga terjadi musibah itu semoga bisa ditemukan dalam waktu tidak terlalu lama, mari kita berdoa untuk itu," imbuhnya.

Agus mengungkapkan, dirinya dan para pimpinan KPK lain sudah cukup lama diminta oleh Kapolda untuk melaporkan perkembangan proses penyidkkan atas musibah yang menimpa Novel. Namun, lantaran waktu yang sangat sulit disesuaikan sehingga terus tertunda.

Sebelumnya, Novel Baswedan disiram air keras oleh orang tak dikenal usai melaksanakan salat subuh di masjid dekat kediamannya, pada 11 April 2017 lalu.

Luka parah pada kedua mata Novel akibat siraman air keras tak cukup ditangani di Indonesia. Sejak 12 April 2017, Novel mendapatkan perawatan mata di sebuah rumah sakit di Singapura.(SP)
Share this article :

Post a comment

Halaman FB Media Lintas Sumatera

Mengucapkan

Mengucapkan
KLIK Benner Untuk Beritanya

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan
DIRGAHAYU TNI ' Semoga TNI Selalu di Hati Rakyat, Menjadi Kebanggaan Ibu Pertiwi, Sinergi, dan Maju Bersama Negeri, AMIN

Kaldera Toba Akhirnya Diakui UNESCO Global Geopark

Pdt Dr Deddy Fajar Purba dan Pdt Dr Paul Ulrich Munthe (Ephorus dan Sekjen GKPS)

Pdt Dr Deddy Fajar Purba dan Pdt Dr Paul Ulrich Munthe (Ephorus dan Sekjen GKPS)
Selamat Natal dan Tahun Baru

Kabar Hun Simalungun

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Rental Mobil di Pematangsiantar

Rental Mobil di Pematangsiantar
Ada Executive Tiomaz Trans. KLIK Gambar Info Lengkapnya

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik
Tinuktuk adalah Sambal Rempah Khas Simalungun yang berkhasiat bagi tubuh dan enak untuk sambal Ikan Bakar atau sambal menu lainnya. Permintaan melayani seluruh Indonesia dengan pengiriman JNT dan JNE. Berminat hubungi HP/WA Devi Yusnita Damanik 0815 3445 0467 atau di Akun Facebook: Devi Damanik.

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)
Hinalang- Pdt Jhon Rickky R Purba MTh melakukan peletakan batu pertama pembangunan Pusara “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba) di Desa (Nagori) Hinalang, Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara, Selasa (22/10/2019). Acara Peletakan Batu Pertama dilakukan sederhana dengan Doa oleh Pdt Jhon Rickky R Purba MTh. Selengkapnya KLIK Gambar

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba
Sakit Bertahun Tanpa Pelayanan Medis

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”
“Lang jelas lagu-lagu Simalungun sonari on. Tema-tema pakon hata-hata ni lagu ni asal adong. Irama ni pe asal adong, ihut-ihutan musik sonari. Lagu-lagu Simalungun na marisi podah lang taridah.” (Semakin kurang jelas juga lagu-lagu Simalungun belakangan ini. Tema dan syairnya asal jadi. Iramanya pun ikut-ikut irama musik zaman “now” yang kurang jelas. Lagu-lagu Simalungun bertema nasehat pun semakin kurang”.