. Telanjangi Dua Sejoli, 6 Orang Dijadikan Tersangka, Ketua RT Jadi Provokator | BeritaSimalungun
Home » , , » Telanjangi Dua Sejoli, 6 Orang Dijadikan Tersangka, Ketua RT Jadi Provokator

Telanjangi Dua Sejoli, 6 Orang Dijadikan Tersangka, Ketua RT Jadi Provokator

Written By Beritasimalungun on Wednesday, 15 November 2017 | 22:16

BeritaSimalungun-POLISI sudah mengamankan 6 orang tersangka terkait kasus viral pasangan ditelanjangi di Cikupa, Kabupaten Tangerang. Mereka telah ditetapkan sebagai tersangka, dua di antaranya Ketua RT dan RW yang disebut sebagai provokator.

“Sudah kita amankan, pertama, G, T, dan A. Hasil pengembangan kita mengembangkan atas nama I, S, dan N,” kata Kapolresta Tangerang AKBP Sabilul Alif yang disiarkan live melalui akun Facebook, Selasa (14/11/2017).

“Hari ini saya sampaikan, kalau kemarin kita amankan, sekarang sudah naik jadi tersangka,” sambungnya.

Sabilul mengatakan, keenam tersangka itu memiliki peran masing-masing. Di antaranya orang yang melakukan penggerebekan dan memobilisasi massa.

“Pertama, T ini yang pertama membuka dan beberapa kali melakukan penggerebekan dan yang sempat mobilisasi massa. Kalau mau foto, memvideokan silakan, memang dia sempat main hakim sendiri,” urainya.

“Karena perannya ada yang di video itu tangannya ada yang dipegang itu ada perannya, memukul, yang lain juga itu membuka pakaian,” sambungnya.

Para pelaku itu sudah mengakui perbuatan mereka, namun polisi masih terus memburu para pelaku lain yang terlibat dalam kasus persekusi tersebut.

“Menyampaikan kronologi kejadian, penyebar video masih kita dalami yang jelas tersangka pelaku yang kita amankan dia sudah membenarkan melakukan, membenarkan pernyataan-pernyataan tersebut, apabila ada pelaku lain akan dilakukan bertahap,” tuturnya. (BS-Dtk)
Share this article :

Post a comment

Halaman FB Media Lintas Sumatera

Mengucapkan

Mengucapkan
KLIK Benner Untuk Beritanya

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan
DIRGAHAYU TNI ' Semoga TNI Selalu di Hati Rakyat, Menjadi Kebanggaan Ibu Pertiwi, Sinergi, dan Maju Bersama Negeri, AMIN

Kaldera Toba Akhirnya Diakui UNESCO Global Geopark

Pdt Dr Deddy Fajar Purba dan Pdt Dr Paul Ulrich Munthe (Ephorus dan Sekjen GKPS)

Pdt Dr Deddy Fajar Purba dan Pdt Dr Paul Ulrich Munthe (Ephorus dan Sekjen GKPS)
Selamat Natal dan Tahun Baru

Kabar Hun Simalungun

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Rental Mobil di Pematangsiantar

Rental Mobil di Pematangsiantar
Ada Executive Tiomaz Trans. KLIK Gambar Info Lengkapnya

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik
Tinuktuk adalah Sambal Rempah Khas Simalungun yang berkhasiat bagi tubuh dan enak untuk sambal Ikan Bakar atau sambal menu lainnya. Permintaan melayani seluruh Indonesia dengan pengiriman JNT dan JNE. Berminat hubungi HP/WA Devi Yusnita Damanik 0815 3445 0467 atau di Akun Facebook: Devi Damanik.

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)
Hinalang- Pdt Jhon Rickky R Purba MTh melakukan peletakan batu pertama pembangunan Pusara “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba) di Desa (Nagori) Hinalang, Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara, Selasa (22/10/2019). Acara Peletakan Batu Pertama dilakukan sederhana dengan Doa oleh Pdt Jhon Rickky R Purba MTh. Selengkapnya KLIK Gambar

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba
Sakit Bertahun Tanpa Pelayanan Medis

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”
“Lang jelas lagu-lagu Simalungun sonari on. Tema-tema pakon hata-hata ni lagu ni asal adong. Irama ni pe asal adong, ihut-ihutan musik sonari. Lagu-lagu Simalungun na marisi podah lang taridah.” (Semakin kurang jelas juga lagu-lagu Simalungun belakangan ini. Tema dan syairnya asal jadi. Iramanya pun ikut-ikut irama musik zaman “now” yang kurang jelas. Lagu-lagu Simalungun bertema nasehat pun semakin kurang”.