. Jokowi dan Proyek Jembatan 732 Meter, Lebar 21 Meter di Atas Teluk Youtefa Kota Jayapura | BeritaSimalungun
Home » » Jokowi dan Proyek Jembatan 732 Meter, Lebar 21 Meter di Atas Teluk Youtefa Kota Jayapura

Jokowi dan Proyek Jembatan 732 Meter, Lebar 21 Meter di Atas Teluk Youtefa Kota Jayapura

Written By Beritasimalungun on Wednesday, 6 December 2017 | 19:22

BeritaSimalungun-Satu dari dua bentang utama Jembatan Holtekamp Jayapura sudah diberangkatkan dari pelabuhan PT. PAL Surabaya, hari Minggu kemarin. Panjang bentang ini 112,5 meter, berbobot ribuan ton, dan dikapalkan secara utuh menempuh perjalanan laut 3.200 km dalam waktu 28 hari. 

Bentang utama Jembatan Holtekamp dikerjakan sepenuhnya oleh tenaga-tenaga terampil Indonesia di PT. PAL di Surabaya. Mengapa Surabaya dan tidak di Jayapura? 

Selain karena soal fasilitas, tenaga ahli untuk pengelasan baja dan dilengkapi pelabuhan, juga pertimbangan mitigasi kegagalan konstruksi bila rangka bentang utama dikerjakan di Jayapura yang termasuk kawasan rawan gempa. 

Membentang sejauh 732 meter dan lebar 21 meter di atas Teluk Youtefa, Jembatan Holtekamp menghubungkan Kota Jayapura ke Muara Tami maupun Pos Lintas Batas Negara Skouw. Jembatan ini akan mengatasi kepadatan kawasan perkotaan, pemukiman dan kegiatan perekonomian di dalam Kota Jayapura. 

 Bila telah digunakan Insya Allah pada bulan September 2018, Jembatan Holtekamp akan memangkas jarak tempuh hingga 17 kilometer di antara kedua kawasan. Waktu tempuh dari Kota Jayapura ke Muara Tami sebelumnya 2,5 jam, akan menjadi hanya 60 menit saja. 

Selain itu, Jembatan Holtekamp tentu akan menjadi ikon dan destinasi wisata baru di Papua. Di kaki jembatan akan ditata taman dan ruang terbuka hijau, dan di bawahnya bisa dikembangkan olahraga air seperti ski dan dayung.(FB-Presiden Joko Widodo, 4 Desember 2017). Foto: Kementerian PUPR
Share this article :

Post a Comment

Halaman FB Media Lintas Sumatera

Mengucapkan

Mengucapkan
KLIK Benner Untuk Beritanya

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan
DIRGAHAYU TNI ' Semoga TNI Selalu di Hati Rakyat, Menjadi Kebanggaan Ibu Pertiwi, Sinergi, dan Maju Bersama Negeri, AMIN

Kaldera Toba Akhirnya Diakui UNESCO Global Geopark

Kabar Hun Simalungun

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik
Tinuktuk adalah Sambal Rempah Khas Simalungun yang berkhasiat bagi tubuh dan enak untuk sambal Ikan Bakar atau sambal menu lainnya. Permintaan melayani seluruh Indonesia dengan pengiriman JNT dan JNE. Berminat hubungi HP/WA Devi Yusnita Damanik 0815 3445 0467 atau di Akun Facebook: Devi Damanik.

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)
Hinalang- Pdt Jhon Rickky R Purba MTh melakukan peletakan batu pertama pembangunan Pusara “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba) di Desa (Nagori) Hinalang, Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara, Selasa (22/10/2019). Acara Peletakan Batu Pertama dilakukan sederhana dengan Doa oleh Pdt Jhon Rickky R Purba MTh. Selengkapnya KLIK Gambar

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba
Sakit Bertahun Tanpa Pelayanan Medis

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”
“Lang jelas lagu-lagu Simalungun sonari on. Tema-tema pakon hata-hata ni lagu ni asal adong. Irama ni pe asal adong, ihut-ihutan musik sonari. Lagu-lagu Simalungun na marisi podah lang taridah.” (Semakin kurang jelas juga lagu-lagu Simalungun belakangan ini. Tema dan syairnya asal jadi. Iramanya pun ikut-ikut irama musik zaman “now” yang kurang jelas. Lagu-lagu Simalungun bertema nasehat pun semakin kurang”.