. Jokowi Keluhkan Aturan Menggunakan Bahasa "Abu-abu" | BeritaSimalungun
Home » » Jokowi Keluhkan Aturan Menggunakan Bahasa "Abu-abu"

Jokowi Keluhkan Aturan Menggunakan Bahasa "Abu-abu"

Written By Beritasimalungun on Thursday, 14 December 2017 | 10:07

BeritaSimalungun-Saya mengamati selama ini birokrat cenderung untuk menerbitkan sebanyak mungkin aturan. Dari sekian banyak aturan itu, ditemukan aturan-aturan yang tidak jelas dan menggunakan bahasa "abu-abu".

Saya tidak ingin ini terus terjadi. Mengapa? Karena setiap regulasi itu seperti sebuah pisau bermata dua. Setiap aturan, izin, dan persyaratan mempunyai potensi untuk bisa menjadi objek transaksi dan korupsi.

Karena itulah, untuk mencegah tindak penyelewengan anggaran, kita melakukan deregulasi. Negara kita kebanyakan regulasi undang-undang, peraturan presiden, peraturan daerah, peraturan gubernur, dan lain-lain. Kita pernah hitung, ada 42.000 aturan. Saya meminta jajaran pemerintah dan para kepala daerah untuk memangkas segala regulasi yang justru membebani masyarakat, membebani dunia usaha, dan menjadikan negara ini tidak efisien.

Saya mengajak semua pihak untuk selalu bekerja sama dalam pemberantasan korupsi. Perbaiki sistem untuk mencegah korupsi, tingkatkan produktivitas bangsa melalui sistem pelayanan dan pemerintahan yang efisien, lanjutkan terus penegakan hukum yang seadil-adilnya, dan ajak masyarakat untuk berpartisipasi dalam gerakan antikorupsi.(Presiden Joko Widodo, Kamis 14 Des 2017)
Share this article :

Post a Comment

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan
DIRGAHAYU TNI ' Semoga TNI Selalu di Hati Rakyat, Menjadi Kebanggaan Ibu Pertiwi, Sinergi, dan Maju Bersama Negeri, AMIN

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba
Sakit Bertahun Tanpa Pelayanan Medis