. Atlet Asian Para Games Diangkat Jadi PNS | BeritaSimalungun
Home » » Atlet Asian Para Games Diangkat Jadi PNS

Atlet Asian Para Games Diangkat Jadi PNS

Written By Beritasimalungun on Sunday, 21 January 2018 | 19:08

BeritaSimalungun-Ni Nengah Widiasih (paling kanan depan) datang ke Kantor Kementerian Pemuda dan Olahraga di kawasan Senayan, Jakarta, Rabu pagi dengan busana batik. Duduk di atas kursi roda, perempuan 28 tahun ini menampakkan wajah gembira. Hari itu, ia diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil di Kemenpora berkat prestasinya di dunia olahraga yang mengharumkan Indonesia.

Ni Nengah Widiasih adalah atlet difabel berprestasi dunia. Ia meraih medali perak pada Asian Para Games 2014 di Incheon, Korea Selatan, medali perunggu pada Kejuaraan Dunia Angkat Berat 2016 di Dubai, medali perunggu di Paralimpiade 2016 Rio de Janeiro, dan medali perak pada ASEAN Para Games 2017 di Kuala Lumpur, Malaysia. “Dengan pengangkatan ini kami punya tanggung jawab besar untuk memberi yang lebih baik lagi untuk Indonesia,” katanya.

Ni Nengah adalah satu dari 137 atlet berprestasi yang diangkat menjadi PNS. Atlet-atlet berprestasi yang juga diangkat menjadi PNS antara lain Eki Febri Ekawati (Peraih Emas Tolak Peluru, SEA Games 2017), pebulutangkis Tontowi Ahmad, Liliyana Natsir, Kevin Sanjaya, dan Marcus Ferinaldi, perenang I Gede Siman Sudartawa, atlet senam Rifda Irfanaluthfi, juga atlet wushu Lindswell Kwok.

Pengangkatan 137 atlet berprestasi menjadi PNS itu adalah komitmen pemerintah bahwa para atlet harus diberi penghargaan, tidak hanya bonus tetapi masa depan mereka yang berkelanjutan. Mereka yang diangkat menjadi PNS ini peraih medali di olimpiade dan paralympiade atau kejuaraan tingkat dunia lainnya, Asian Games dan SEA Games.(FB-Presiden Joko Widodo)19 Januari 2018. Foto: Humas Kemenpora
Share this article :

Post a comment

Halaman FB Media Lintas Sumatera

Mengucapkan

Mengucapkan
KLIK Benner Untuk Beritanya

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan
DIRGAHAYU TNI ' Semoga TNI Selalu di Hati Rakyat, Menjadi Kebanggaan Ibu Pertiwi, Sinergi, dan Maju Bersama Negeri, AMIN

Kaldera Toba Akhirnya Diakui UNESCO Global Geopark

Pdt Dr Deddy Fajar Purba dan Pdt Dr Paul Ulrich Munthe (Ephorus dan Sekjen GKPS)

Pdt Dr Deddy Fajar Purba dan Pdt Dr Paul Ulrich Munthe (Ephorus dan Sekjen GKPS)
Selamat Natal dan Tahun Baru

Kabar Hun Simalungun

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Rental Mobil di Pematangsiantar

Rental Mobil di Pematangsiantar
Ada Executive Tiomaz Trans. KLIK Gambar Info Lengkapnya

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik
Tinuktuk adalah Sambal Rempah Khas Simalungun yang berkhasiat bagi tubuh dan enak untuk sambal Ikan Bakar atau sambal menu lainnya. Permintaan melayani seluruh Indonesia dengan pengiriman JNT dan JNE. Berminat hubungi HP/WA Devi Yusnita Damanik 0815 3445 0467 atau di Akun Facebook: Devi Damanik.

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)
Hinalang- Pdt Jhon Rickky R Purba MTh melakukan peletakan batu pertama pembangunan Pusara “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba) di Desa (Nagori) Hinalang, Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara, Selasa (22/10/2019). Acara Peletakan Batu Pertama dilakukan sederhana dengan Doa oleh Pdt Jhon Rickky R Purba MTh. Selengkapnya KLIK Gambar

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba
Sakit Bertahun Tanpa Pelayanan Medis

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”
“Lang jelas lagu-lagu Simalungun sonari on. Tema-tema pakon hata-hata ni lagu ni asal adong. Irama ni pe asal adong, ihut-ihutan musik sonari. Lagu-lagu Simalungun na marisi podah lang taridah.” (Semakin kurang jelas juga lagu-lagu Simalungun belakangan ini. Tema dan syairnya asal jadi. Iramanya pun ikut-ikut irama musik zaman “now” yang kurang jelas. Lagu-lagu Simalungun bertema nasehat pun semakin kurang”.