}); Ini Jurus Jitu JR Saragih Bisa Menangkan Pilgubsu 2018 | BeritaSimalungun
Home » , » Ini Jurus Jitu JR Saragih Bisa Menangkan Pilgubsu 2018

Ini Jurus Jitu JR Saragih Bisa Menangkan Pilgubsu 2018

Written By Beritasimalungun on Sunday, 21 January 2018 | 22:48

BeritaSimalungun-Berkaca dari perolehan suara Pilkada Gubernur Sumatera Utara 2013 silam, JR Saragih bisa jadi kuda hitam di Pilkada Gubernur Sumut 27 Juni 2018 mendatang. Perolehan 5 pasangan calon pada Pilgubsu 2013 lalu sangat terbagi diantara kelimanya. Saat Pilkada Gubsu 2013 lalu, ada 4 calon gubernur bermarga Batak dan 1 calon wakil marga Batak. Sementara satu pasangan calon etnis Jawa-Melayu Deli.

Dan terbukti, Pilgubsu dimenangkan Gatot Pujo Nugroho – Tengku Erry Nuradi – 33% suara, Effendi Simbolon – Djumiran Abdi – 24% suara Gus Irawan Pasaribu – Soekirman – 22% suara, Amri Tambunan – RE Nainggolan – 12% suara, Chairuman Harahap – Fadly Nurzal- 9% suara. 

Namun pilkada Gubsu Juni 2018, posisi terbalik dari Pilgubsu 2013. Calon Gubernur hanya ada satu bermarga Batak yakni JR Saragih dan dua paslon lainnya etnis Jawa. Sedangkan calon wakil gubernur ada satu orang Batak dan dua etnis Melayu Deli.

Berdasarkan data Sensus Penduduk 2010, penduduk Sumatera Utara ada sekitar 13 juta jiwa. Penduduknya terbagi atas suku Jawa sebanyak 33,4 persen, Batak Toba (22,3 persen), Batak Simalungun (2,4 persen), Batak Mandailing (9,5 persen), Nias (7,1 persen), Melayu (6,0 persen), Batak Karo (5,5 persen), Batak Angkola (4,1 persen), Tionghoa (2,7 persen), Minang (2,6 persen), Aceh (1,0 persen), Batak Pakpak (0,8 persen), dan suku lain sekitar 2,6 persen. Dari sisi agama, tercatat 66 persen pemeluk Islam, 31 persen Kristen (Protestan/Katolik), dan 3 persen.

Asumsi punya peluang menang JR Saragih asalkan Tim kerja keras menyakinkan masyarakat Sumut, khususnya etnis Batak bisa mendapat tempat dihati mereka sosok JR Saragih. Pendekatan Bahasa, Adat Budaya sangat kental dan masih sangat ampuh di era demokrasi saat ini. Politik identitas masih jadi wahid disetiap Pilkada khususnya di Sumut. 

Di semua pilkada faktor primordialisme masih kental untuk menentukan dukungan. Asumsikan saja saat ini suara JR Saragih akan mendapat dari suara Efendi Simbolon, Gus Irawan Pasaribu, Amri Tambunan,  RE Nainggolan dan Chairuman Harahap saat Pilgubsu 2013 lalu.

Peta suara Pilgubsu 2013 lalu, harus dianalisa oleh Tim JR Saragih sehingga bisa memetakan lumbung suara pada Pilgubsu 27 Juni 2018 mendatang. Selamat Bertarung. No SARA. Pilkada Damai, Karena Kita Bersaudara dalam NKRI. (Asenk Lee)

Berita Terkait

1. Bosan Menjatuhkan Kredebilitas JR Saragih dengan Jalan Rusak

1. JR Saragih Berpeluang Menang di Pilgubsu 2018 

2. Orang Batak Harus Bangga, JR Sargih Berani maju di Pilgubsu 2018

4. Curhatan JR Saragih di Sidang Majelis Pendeta GKPS Se Indonesia
 
 
 
Share this article :

Post a Comment