. Pilgub Sumut 2018, Ditinggal Golkar-Nasdem, Tengku Erry Kehilangan Tiket Pilgub Sumut | BeritaSimalungun
Home » , , » Pilgub Sumut 2018, Ditinggal Golkar-Nasdem, Tengku Erry Kehilangan Tiket Pilgub Sumut

Pilgub Sumut 2018, Ditinggal Golkar-Nasdem, Tengku Erry Kehilangan Tiket Pilgub Sumut

Written By Beritasimalungun on Saturday, 6 January 2018 | 14:52

Gubernur Sumatera Utara Tengku Erry Nuradi.
BeritaSimalungun-Gubernur Sumatera Utara Tengku Erry Nuradi kehilangan tiket untuk berlaga di Pilgub Sumatera Utara 2018. Erry kehilangan tiket usai surat dukungan yang diperolehnya dari Golkar, lalu diikuti, NasDem dialihkan ke Letjen Edy Rahmayadi.

Jalan berkelok menghiasi kisah kehilangan tiket Tengku Erry. Awalnya, sang petahana punya armada kuat untuk berlaga di Pilgub Sumut. Erry awalnya merupakan wakil gubernur Sumut. Dia naik jabatan usai gubernur saat itu, yaitu Gatot Pujo Nugroho terjerat kasus hukum.

Menjelang pergelaran Pilkada serentak 2018, Erry saat itu mengantongi dukungan dari Partai Golkar (17 kursi DPRD), NasDem (5 kursi DPRD), PKB (4 kursi DPRD), dan PKPI. (3 kursi DPRD). Total 29 kursi DPRD telah memenuhi syarat pencalonan Erry.

Perlahan, Erry mulai ditinggal partai-partai tersebut. Adalah Golkar yang mengalihkan dukungan mereka ke Letjen Edy. Mengikuti jejak Golkar, NasDem menarik surat pengusungan mereka dan menyerahkannya ke ketua umum PSSI itu.

"Ada penyerahan surat pengusungan. Sementara kita schedule begitu untuk Pak Edy ke DPP NasDem nanti malam," ujar Sekjen NasDem Johnny G Plate saat dihubungi, Jumat (5/1/2017).

Kini, Tengku Erry hanya mendapat dukungan dari PKB. PKPI, diisukan akan beralih dari Erry juga. Hanya mengantongi 7 kursi, Erry tak bisa melenggang masuk ke arena Pilgub Sumatera Utara 2018. (BS-detik.com)
Share this article :

Post a comment

Halaman FB Media Lintas Sumatera

Mengucapkan

Mengucapkan
KLIK Benner Untuk Beritanya

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan
DIRGAHAYU TNI ' Semoga TNI Selalu di Hati Rakyat, Menjadi Kebanggaan Ibu Pertiwi, Sinergi, dan Maju Bersama Negeri, AMIN

Kaldera Toba Akhirnya Diakui UNESCO Global Geopark

Pdt Dr Deddy Fajar Purba dan Pdt Dr Paul Ulrich Munthe (Ephorus dan Sekjen GKPS)

Pdt Dr Deddy Fajar Purba dan Pdt Dr Paul Ulrich Munthe (Ephorus dan Sekjen GKPS)
Selamat Natal dan Tahun Baru

Kabar Hun Simalungun

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Rental Mobil di Pematangsiantar

Rental Mobil di Pematangsiantar
Ada Executive Tiomaz Trans. KLIK Gambar Info Lengkapnya

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik
Tinuktuk adalah Sambal Rempah Khas Simalungun yang berkhasiat bagi tubuh dan enak untuk sambal Ikan Bakar atau sambal menu lainnya. Permintaan melayani seluruh Indonesia dengan pengiriman JNT dan JNE. Berminat hubungi HP/WA Devi Yusnita Damanik 0815 3445 0467 atau di Akun Facebook: Devi Damanik.

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)
Hinalang- Pdt Jhon Rickky R Purba MTh melakukan peletakan batu pertama pembangunan Pusara “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba) di Desa (Nagori) Hinalang, Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara, Selasa (22/10/2019). Acara Peletakan Batu Pertama dilakukan sederhana dengan Doa oleh Pdt Jhon Rickky R Purba MTh. Selengkapnya KLIK Gambar

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba
Sakit Bertahun Tanpa Pelayanan Medis

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”
“Lang jelas lagu-lagu Simalungun sonari on. Tema-tema pakon hata-hata ni lagu ni asal adong. Irama ni pe asal adong, ihut-ihutan musik sonari. Lagu-lagu Simalungun na marisi podah lang taridah.” (Semakin kurang jelas juga lagu-lagu Simalungun belakangan ini. Tema dan syairnya asal jadi. Iramanya pun ikut-ikut irama musik zaman “now” yang kurang jelas. Lagu-lagu Simalungun bertema nasehat pun semakin kurang”.