}); Anne Purba: 5 Months for 5Hours #SimalungunUntukIndonesia | BeritaSimalungun
Home » , , , » Anne Purba: 5 Months for 5Hours #SimalungunUntukIndonesia

Anne Purba: 5 Months for 5Hours #SimalungunUntukIndonesia

Written By Beritasimalungun on Wednesday, 25 April 2018 | 20:54

Anne Purba.
BeritaSimalungun-Tidak ada yang sempurna yang bisa dilakukan adalah melakukan sebaik mungkin semaksimal mungkin. Not just about Result but sometimes we have a process that can make our team Proud.

Pemusik di Jakarta, Pemain Drama di Medan, Penari tersebar di beberapa Cluster, Singer tidak semuanya ada di Jakarta tetapi mereka harus menjadi satu selama 5 jam di Garuda Teater Taman Mini. 

Berapa banyak skenario, berapa lembar skenario yang di tuliskan untukmenyuguhkan acara Drama Musical Martondur. How many time you can write a scenario? Not just it Berapa lama kita bisa memikirkan apa yang harus di perankan apa yang harus di tarikan apa yang harus di tampilkan pada video sehingga semuanya menyatu menjadi satu bagian yang utuh agar layak di sajikan di Teater berkapasitas 2000 lebih pengunjung?

Butuh Ide, butu energi, butuh pengorbanan, butuh waktu, butuk kebesaran hati, butuh mendengarkan butuh banyak hal dan tentu materi yangtidak sedikit. Tidak usah disampaikan berapa banyak/berapa lembar uang yang dikeluarkan. Prinsip kita bsia mengundang banyak orang menyaksikan begitu besar anugrah Tuhan yang ada di simalungun seperti yang di nyanyikan Sumani pada Lagu Horas Simalungun. 

Dari 1800 Seat dengan harga tiket 50K - 100K - 150K apakah lantas cukup membayar itu semua? Lantas harus seperti apa? Seberapa berani kita mengajukan kepada mereka yang menjadi sponsor bahwa acara ini layak mereka bayar dengan nilai yang tidak kecil? 

Berapa besar tanggung jawab yang harus dijalankan agar sponsor tidak kecewa dengan apa yang telah mereka berikan? apakah hanya sekedar efuria atau memang benar Sinergi dari berbagai pihak ini akan mewujudkan mimpi bersama agar budaya bangsa ini dapat dikenal khsusunya Simalungun. Bagaimana Sponsor BUMN dan Pemerintahan akhirnya mau mendanai Simalungun yang akhir2 ini social listeningnya sangat tidak bagus? 

Karena mereka melihat kesungguhan yang besar pada setiap yang berperan melakukan pekerjaannya tidak hanya untuk eforia dengan sound yang bertentum keras dan lighting yang heavy TAPI Keninginan menaikkan derajat tanah kelahirannya di ibukota negara Indonesia ini. Sehingga Tuhan pun ikut campur tangan memudahkan segala langkah yang hampir sulit dilakukan.

Tidak cukup membaca skenario, kami langsung terjun melihat skenario di jalankan di saat itu juga mewakili Panitia Sie Acara aya harus mengatakan "baru 10% butuh lebih dari 30 kali latihan dan fixkan skenario karena kita tidak tampil di Los pekan raya tapi di Taman Mini tempat artis tampil" Raut wajah Mereka adek2 pemain drama pun berubah 180 derajat, Kalau kalian mau ayok kalau tidak ga usah jadi. 

Dalam hati mereka mungkin bertanya siapa but dari situ satu malam kami membahas skenario bersama team Medan di komandoi Afril, Bram, Andri apa yang mereka mau dengan catatan harus berbesar hati jika tak semuanya bisa diterima. Dan butuk eksekusi cepat karena kami haya punya waktu 2 malam. Lagu Fix, Skenario Fix.

Tidak Mudah meyakinkan Roi adikku agar ikut ambil bagian di acara ini karena beliau punya trauma dan tidak mau lagi ada di panggung konser. 3 kali saya meyakinkan bahwa kami melihat potensi bukan kekurangan asal mau berlatih keras.


Akhirnya dia memutuskan oke bayangkan 30 Lagu harus di aransement dengan cepat karena lagu itu akan di gerakkan melaui tarian. 10 Minggu kami di studio 2-3 kali seminggu. 

Bersama Adit, Trias, Kevin dan Gigih yang bukan berasal dari Simalungun saya harus menjelskan dengan detail maksud lagu dan bagaiaman cara mengemasnya sehingga menjadi satu kesatuan yang utuh. 

Sungguh tidak mudah kawan untuk mereka yang memiliki backround musik dan Guru Musik Yamah* rata-rata masih mau mendengarkan aya yang tidak memiliki backround basic ilmu music, semakin kami sering ketemu kami pun sepakat kai akan saling menupport dan mendukung untuk memberikan yang terbaik. 

Dengan dasar itu saya memberi nama Band ini LAITA (Band atas dasar saling mensupport dan membantu) Satu lagu jadi kirim ke medan demikian ah terus kami lakukan sampai akhirnya semua lagu selesai.

Bagaimana dengan Multimedia. Libur Paskah kami berangkat, Panjang cerita kami mengambil gambar dari Sirpang Dalig Raya, Raya Humala, Sitandok, Damak, Buluraya, Siporkas, Sondiraya dan tempat lainnya yang di bawa komando Tofan Wijaksono rekanan kami sejak membuat video klip marsal. Bangun Pagi pulang pagi agar mengejar berbagai moment. 

Pengalaman yang sangat membuat buu kuduk berdiri ketika kami shooting di rumah tua (Lagu duri ni dap2 yang di bawakan Rando) hujan turun sempat bingung HOW? dan ini hari terakhir kami shooting, Amazing Grace hujan berhenti Bulan dengan indahnya datang menemani kami shooting, Tidak ada halangan yang serius warga mendukung penuh Ladang Sawah dan rumahnya di gunakan untuk shooting. Materi Multimedia juga disupport Teguh Sinaga menggunakan Sintegraphy melalui Drone

Sampai H-& dia masih saya kasi PR untuk memenuhi materi multimedianya. Tidak usah saya ceritakan bagaiaman kami menjait nya terlalu panjang yang pasti dari H-14 waktu tidur kami hanya 3-4jam.

Bisa dibayangkan menceritakan dan membangun emosi drama musical itu ke Medan, Ke Team Musik Jakarta, ke Team Mutimedia Jakarta kepada Penari di Jakarta yang semuanya terpisah, mungkin hanya saya yang bisa membayangkan, sampai Pak Ketum kami sering bertanya pada meeting yang kadang sampai Pagi "Baen ma gan contohni ne" gimana mau buat contoh latihan pakai video Call, Lagu dikirim tersendiri mutiedia tidak menceritakan utuh. 

FYI Semua Panitia pun baru tau Runtutan acara demi acara di hari H (hahahahhaa) GR pun tidak diperbolehkan disajikan supaya benar2 suprise ( I am sorry ya kawan2)

Special kepada Singer di Drama Musical jatuh pada Ocha, Rando, Sumani, Drapstar, Dolly dan Yogi memilih mereka bukan tanpa alasan karena secara komunikasi saya sangat nyaman dan saya paham betul bahwa mereka adalah orang-orang yang bertanggung jawab dan Singer yang langsung OKE ketika saya memberitahu bahwa butuh latihan banyak. 

Walau di Hari H Yogi membuat Panik karena GR tidak seorangpun yang tau dia kemana HP gak diangkat dan ternyata ketiduran di hotel dan datang ke TMII tanpa membawa pakaiannya tampil. Dan Special Performance Menghadiran Yogi, Marsal, Lamser, Jhon Elyaman dan Maria Calista.

Sampai saat ini masih susah tidur kalah 2minggu kemaren karena pikiran bercampur aduk antara Bahagia tiket terjual lebih dari target dan menjawab expektasi 1600 pemesan tiket (ternyata di hari H kami harus menambah 200kursi lagi total 1800). 2hari ini ga bisa tidur karena notifikasi socmed terus berdatangan haru dan bahagia

FOH berasa Backstage ini juga keputusan besar mengingat pengisi acara ini hampir 200 orang. Jika Rundown dibaca detailnya per menit nya ada. Manage 200 orang agar patuh pada rundown karena fatal jika terjadi delay adalah hal yang harus dilakukan tanpa ada kesalahan. 

Aku memilih orang2 ini Alent untuk Stage Manager dibantu Febri dan Robby untuk mengkoordinir pengisi acara dan penark dr belakang panggung, Teguh stage manager fokus kepada pemusik walau dia sempat membiarkan oppung masuk belum waktunya but he is a great Stage Manager. 

Sebahagian Video yang tampil diambil oleh Teguh Sinaga dari drone nya loh hebat kan. Dan untuk Floor Manager ada Rofin di depan branz dan edo di belakang. 

Hanya satu pesan saya dengarkan kakak dan tidak ada komando lain. Puji Tuhan semua nurut walau Robby dan Alent juga Teguh harus berhadapan dengan songgak2 sebahagian pengisi acara di backstage saya yakin berkedip saja air matanya keluar. 

Mungkin pelajaran yang bisa diambil adalah tdk semua seperti yang di harapkan profesionalisme pekerja "panggung" menurut saya ketika dalam kondisi apapun dapat menahan emosi pribadi dan tdk memberikan pengaruh buruk ke orang lain. 

Melakukan segala sesuatu dengan maksimal dengan kurang lebihnya kondisi di depan mata. I just say in HT tetap tersenyum tularkan energi positifmu dan nikmati acaranya. They Do That. Thank you Guys.

You Know Friends Kalian Luar Bisa, Pemain Drama Keren, Penari Keren, Pemusik Amazing 30 lagu guysss you are rockkkkk, Singer juga OKE. 

Hal hal yang mengharukan sepertinya akan mengisi timelineku seminggu ke depan, nanti kepanjangan. Kerja Keras 5 Bulan dengan penuh perjuangan mungkin sampai air mata kita keluar menjadi kepuasan batin yang tiada taranya. 

Banyak kekurangan, Banyak Area to Improve tapi setidaknya kita sudah berani melakukan Hal Besar pasti ruang area to improvenya akan semakin besar. Teruslah berkarya dengan segala talentamu untuk Simalungun

Berjalannya acara ini tidak lepas dari kerja keras All Panitia yang memberikan tenaga pikiran waktu dan materi, Bangga ada di Kepanitiaan ini

Tulisan ini di usiaku yang ke 34 Sebagai rasa syukur bahwa kita sudah mencatatkan sejarah untuk diri kita sendiri berbuat untuk Simalungun.

Sangat terbuka dengan kritik dan saran karena NEXT Panggung Simalungun harus lebih baik dari yang kemaren. Setuju????. (FB Anne Purba)

Berita Terkait

3. Catatan Anita Martha Hutagalung Soal Pagesbud Simalungun 
4. Apresisi Untuk Bintang Pagesbud Simalungun

Share this article :

Post a Comment