. Nahkoda dan Tiga Pegawai Dishub Samosir Jadi Tersangka Peristiwa KM Sinar Bangun | BeritaSimalungun
Home » , , » Nahkoda dan Tiga Pegawai Dishub Samosir Jadi Tersangka Peristiwa KM Sinar Bangun

Nahkoda dan Tiga Pegawai Dishub Samosir Jadi Tersangka Peristiwa KM Sinar Bangun

Written By Beritasimalungun on Tuesday, 26 June 2018 | 10:56

Tim Basarnas Melakukan Pencarian.Dok BS
BeritaSimalungun, Tigaras-Dalam peristiwa terbaliknya KM Sinar Bangun akhirnya Polda Sumatera Utara menetapkan 4 tersangka pada Senin (25/06/2018) melalui konferensi pers.

Konferensi pers tersebut diadakan di Mapolda Sumatera Utara yang menetapkan 3 pegawai Dishub Samosir dan 1 nahkoda KM Sinar Bangun menjadi tersangka.

Tersangka tersebut merupakan antara lain Poltak Soritua Sagala nahkoda dan pemilik kapal, pihak regulator Karnilan Sitanggang, Kapos Pelabuhan Simanindo Golpa F Putra dan Rihad Sitanggang Kabid ASDP (Kepala Bidang Angkutan Sungai dan Danau Perairan).

Dalam penjelasannya Kapolda Sumatera Utara menerangkan bahwa KM Sinar Bangun berlayar tanpa memiliki surat persetujuan berlayar, melayarkan kapal tidak laik laut serta mengoperasikan kapal tanpa memenuhi syarat keselamatan dan keamanan sehingga mengakibatkan matinya penumpang.

Dalam konferensi pers Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Drs Paulus Waterpau mengatakan, “Modus dari para tersangka dalam melayarkan kapal tersebut untuk mencari keuntungan dengan memuat penumpang melebihi Tonase/jumlah penumpang (45 orang) sesuai dengan surat kelengkapan pengangkutan,” ucap pak Kapolda pada Senin (25/06/2018).

Dari penyidikan Polda Sumatera Utara turut diamankan barang bukti 45 blok karcis retribusi masuk pelabuhan Rp 500 yang telah digunakan, 48 blok retribusi pemeliharaan dermaga roda dua Rp 500 yang telah digunakan dan foto copy kelengkapan KM Sinar Bangun 4 No 117.

Akibat perbuatannya para tersangka akan dijerat dengan pasal 302 dan atau pasal 303 UU Nomor 17 tahun 2008 tentang pelayaran Jo pasal 359 KUHPidana (dengan kurungan selama 10 tahun dan denda sebanyak Rp 1,5 Milyar) Jo pasal 359 KUHPidana (penjara selama-lamanya 5 tahun). (*)
Share this article :

Post a Comment

Halaman FB Media Lintas Sumatera

Mengucapkan

Mengucapkan
KLIK Benner Untuk Beritanya

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan
DIRGAHAYU TNI ' Semoga TNI Selalu di Hati Rakyat, Menjadi Kebanggaan Ibu Pertiwi, Sinergi, dan Maju Bersama Negeri, AMIN

Kaldera Toba Akhirnya Diakui UNESCO Global Geopark

Kabar Hun Simalungun

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik
Tinuktuk adalah Sambal Rempah Khas Simalungun yang berkhasiat bagi tubuh dan enak untuk sambal Ikan Bakar atau sambal menu lainnya. Permintaan melayani seluruh Indonesia dengan pengiriman JNT dan JNE. Berminat hubungi HP/WA Devi Yusnita Damanik 0815 3445 0467 atau di Akun Facebook: Devi Damanik.

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)
Hinalang- Pdt Jhon Rickky R Purba MTh melakukan peletakan batu pertama pembangunan Pusara “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba) di Desa (Nagori) Hinalang, Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara, Selasa (22/10/2019). Acara Peletakan Batu Pertama dilakukan sederhana dengan Doa oleh Pdt Jhon Rickky R Purba MTh. Selengkapnya KLIK Gambar

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba
Sakit Bertahun Tanpa Pelayanan Medis

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”
“Lang jelas lagu-lagu Simalungun sonari on. Tema-tema pakon hata-hata ni lagu ni asal adong. Irama ni pe asal adong, ihut-ihutan musik sonari. Lagu-lagu Simalungun na marisi podah lang taridah.” (Semakin kurang jelas juga lagu-lagu Simalungun belakangan ini. Tema dan syairnya asal jadi. Iramanya pun ikut-ikut irama musik zaman “now” yang kurang jelas. Lagu-lagu Simalungun bertema nasehat pun semakin kurang”.