. Pencarian Korban KM Sinar Bangun Libatkan Paranormal | BeritaSimalungun
Home » , » Pencarian Korban KM Sinar Bangun Libatkan Paranormal

Pencarian Korban KM Sinar Bangun Libatkan Paranormal

Written By Beritasimalungun on Thursday, 21 June 2018 | 10:12

Pencarian Korban KM Sinar Bangun Libatkan Paranormal
BeritaSimalungun, Samosir-"Hu hasundutan," ujar Boru Simarmata mengartikan untuk mengarahkan ke arah matahari terbenam, kepada nakhoda kapal yang ikut melakukan pencarian korban tenggelam Kapal Motor (KM) Sinar Bangun di Perairan Danau Toba.

Seperti dikutip dari www.hetanews.com, perempuan yang mengenakan kebaya hitam berselendangkan kain ulos seraya mengunyah sirih, dan pandangannya terlihat setengah terpejam itu adalah paranormal.

Mengapit sehelai sirih di tengah kedua telapak tangan dan kepalanya menunduk itu mengartikan sedang "martonggo" atau atau dalam bahasa Indonesia diartikan sedang memanjatkan doa.
 
Perlakonan kesurupan yang dialami Boru Simarmata adalah bagian dari berbagai cara untuk mencari korban KM Sinar Bangun yang tenggelam di Perairan Danau Toba, Senin (18/6/2018).

Kapal naas yang mengangkut penumpang 205 orang ini sesuai daftar hilang di data posko Simanindo dan Tigaras, meninggalkan duka dalam. Pencarian dan penyisiran di Danau Toba terus diupayakan melalui berbagai cara.
 
Kapal yang mengangkut tim pencarian korban bersama Boru Simarmata itu disuruhnya berhenti di pertengahan Perairan Simanindo, Kabupaten Samosir dengan Tigaras, Kabupaten Simalungun.

"So jo, ison dua halak (berhenti dulu, disini dua orang-red)," ujar Boru Simarmata menghentikan kapal. Menurut penerawangannya, di bawah kapal berhenti terdapat 2 orang korban tenggelam.

"Baen hamu tadda na (buatkan kalian tandannya-red)," ungkapnyamenyuruh membuatkan tanda di posisi tersebut.

Tak sampai disitu, Boru Simarmata menghunjuk letak kapal KM Sinar Bangun tenggelam. "Ison do kapal i manongnong (disini kapal itu karam-red)," ungkapnya seraya menunjuk lokasi tenggelamnya kapal.(BS)

 
Share this article :

Post a Comment

Halaman FB Media Lintas Sumatera

Mengucapkan

Mengucapkan
KLIK Benner Untuk Beritanya

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan
DIRGAHAYU TNI ' Semoga TNI Selalu di Hati Rakyat, Menjadi Kebanggaan Ibu Pertiwi, Sinergi, dan Maju Bersama Negeri, AMIN

Kaldera Toba Akhirnya Diakui UNESCO Global Geopark

Kabar Hun Simalungun

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik
Tinuktuk adalah Sambal Rempah Khas Simalungun yang berkhasiat bagi tubuh dan enak untuk sambal Ikan Bakar atau sambal menu lainnya. Permintaan melayani seluruh Indonesia dengan pengiriman JNT dan JNE. Berminat hubungi HP/WA Devi Yusnita Damanik 0815 3445 0467 atau di Akun Facebook: Devi Damanik.

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)
Hinalang- Pdt Jhon Rickky R Purba MTh melakukan peletakan batu pertama pembangunan Pusara “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba) di Desa (Nagori) Hinalang, Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara, Selasa (22/10/2019). Acara Peletakan Batu Pertama dilakukan sederhana dengan Doa oleh Pdt Jhon Rickky R Purba MTh. Selengkapnya KLIK Gambar

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba
Sakit Bertahun Tanpa Pelayanan Medis

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”
“Lang jelas lagu-lagu Simalungun sonari on. Tema-tema pakon hata-hata ni lagu ni asal adong. Irama ni pe asal adong, ihut-ihutan musik sonari. Lagu-lagu Simalungun na marisi podah lang taridah.” (Semakin kurang jelas juga lagu-lagu Simalungun belakangan ini. Tema dan syairnya asal jadi. Iramanya pun ikut-ikut irama musik zaman “now” yang kurang jelas. Lagu-lagu Simalungun bertema nasehat pun semakin kurang”.