. Ingatkan Kepala Daerah, Presiden: Jangan Main-main dengan Korupsi | BeritaSimalungun
Home » , » Ingatkan Kepala Daerah, Presiden: Jangan Main-main dengan Korupsi

Ingatkan Kepala Daerah, Presiden: Jangan Main-main dengan Korupsi

Written By Beritasimalungun on Friday, 6 July 2018 | 12:33

Ingatkan Kepala Daerah, Presiden: Jangan Main-main dengan Korupsi Joko Widodo. ( Foto: Antara )

Ditegaskan Presiden, pemimpin daerah tak perlu merasa ketakutan dengan langkah penegak hukum menindak korupsi daerah. Presiden mengungkapkan, dirinya selalu prihatin mendengar kabar kepala daerah tertangkap.

Jakarta, BeritaSimalungun-Presiden Joko Widodo (Jokowi) membuka Rapat Kerja Nasional (rakernas) XI Asosiasi Pemerintah Kabupten Seluruh Indonesia (Apkasi) di Indonesia Convention Exhibition (ICE) Bumi Serpong Damai, Tangerang, Banten, Jumat (6/7/2018). Presiden mengingatkan para kepala daerah agar menghindari praktek tindak pidana korupsi.

“Tadi sudah disampaikan pak ketua, 'Pak Presiden, sekarang ini banyak gubernur, bupati, wali kota yang ditangkap KPK'. Ya saya sampaikan hati-hati. Jangan main-main dengan yang namanya korupsi, suap, gratifikasi. Hati hati. Jangan bersentuhan dengan hal yang tadi saya sampaikan,” kata Presiden dalam sambutannya.

Menurut Presiden, pemimpin daerah tak perlu merasa ketakutan dengan langkah penegak hukum menindak korupsi daerah. Sepanjang, kepala daerah dan wakil kepala daerah itu memang tidak terlibat. “Kalau ndak (tidak) bersentuhan, enggak perlu yang namanya takut, enggak perlu yang namanya khawatir,” ujarnya.

Presiden mengungkapkan, dirinya selalu prihatin mendengar kabar kepala daerah tertangkap. “Hati hati. Karena setiap bulan, setiap minggu pasti ada. Saya juga sangat sedih jangan dipikir saya senang. Tengah malam tahu-tahu dapat berita (korupsi kepala daerah). Pagi-pagi dapat berita,” ungkapnya.

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo turut mendampingi Presiden dalam acara rakernas. Selain rakernas, Apkasi juga menggelar pameran dengan menampilkan kekayaan lokal daerah. Pameran diselenggarakan pada 6-8 Juli di Hall 3-3A ICE BSD, bertema 'Meningkatkan Daya Saing Daerah dalam Merebut Pasar Global'.

Dalam sambutannya, Ketua Umum Apkasi, Mardani Maming memang sempat menyoroti maraknya operasi tangkap tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap kepala daerah. Kebanggaannya sebagai pemimpin daerah, sedikit meluntur menyusul penangkapan tersebut.

“Setelah sekian lama jadi bupati, saya mulai kehilangan rasa kebanggaan. Hampir setiap bulan kita dengar, tiap bulan kepala daerah ditangkap. Kurang lebih 300 bupati tersandung masalah hukum, ini angka yang fantastis,” kata Mardani yang juga bupati Tanahbumbu, Kalimantan Selatan.

Ia tak habis pikir terjeratnya kepala daerah dalam kasus korupsi. “Saya tidak mengerti, apakah para bupati yang salah atau hukum kita? Jangan sampai orang berpikir, para bupati itu koruptor dan jangan sampai orang tidak mau jadi bupati karena ditangkap,” ujarnya.

Sebelumnya, sebanyak 42 bupati bertemu Presiden Jokowi di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat. Pertemuan berlangsung dua sesi yakni pada pukul 09.00 WIB dan 15.00 WIB. Presiden menyampaikan harapannya terhadap sinergitas kebijakan pemerintah pusat dan daerah.

“Kami ingin agar pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten ini betul-betul satu garis lurus. Setiap kebijakan-kebijakan yang ada di pemerintahan pusat bisa dikerjakan secara sinergi, bersama-sama,” demikian Jokowi dalam pengantarnya.(BS)


Sumber: Suara Pembaruan
Share this article :

Post a Comment

Halaman FB Media Lintas Sumatera

Mengucapkan

Mengucapkan
KLIK Benner Untuk Beritanya

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan
DIRGAHAYU TNI ' Semoga TNI Selalu di Hati Rakyat, Menjadi Kebanggaan Ibu Pertiwi, Sinergi, dan Maju Bersama Negeri, AMIN

Kaldera Toba Akhirnya Diakui UNESCO Global Geopark

Kabar Hun Simalungun

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik
Tinuktuk adalah Sambal Rempah Khas Simalungun yang berkhasiat bagi tubuh dan enak untuk sambal Ikan Bakar atau sambal menu lainnya. Permintaan melayani seluruh Indonesia dengan pengiriman JNT dan JNE. Berminat hubungi HP/WA Devi Yusnita Damanik 0815 3445 0467 atau di Akun Facebook: Devi Damanik.

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)
Hinalang- Pdt Jhon Rickky R Purba MTh melakukan peletakan batu pertama pembangunan Pusara “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba) di Desa (Nagori) Hinalang, Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara, Selasa (22/10/2019). Acara Peletakan Batu Pertama dilakukan sederhana dengan Doa oleh Pdt Jhon Rickky R Purba MTh. Selengkapnya KLIK Gambar

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba
Sakit Bertahun Tanpa Pelayanan Medis

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”
“Lang jelas lagu-lagu Simalungun sonari on. Tema-tema pakon hata-hata ni lagu ni asal adong. Irama ni pe asal adong, ihut-ihutan musik sonari. Lagu-lagu Simalungun na marisi podah lang taridah.” (Semakin kurang jelas juga lagu-lagu Simalungun belakangan ini. Tema dan syairnya asal jadi. Iramanya pun ikut-ikut irama musik zaman “now” yang kurang jelas. Lagu-lagu Simalungun bertema nasehat pun semakin kurang”.