}); Adik Walikota Siantar Divonis 1 Tahun Penjara | BeritaSimalungun
Home » , , » Adik Walikota Siantar Divonis 1 Tahun Penjara

Adik Walikota Siantar Divonis 1 Tahun Penjara

Written By Beritasimalungun on Thursday, 2 August 2018 | 18:43

Terdakwa Ardiansyah bersama Zulkifli Hutagalung ketika mengikuti sidang putusan di PN Simalungun.

Pematangraya, BS-Majelis hakim diketuai Lisfer Berutu menjatuhkan vonis terhadap Ardiansayah (adik Walikota Siantar Hefriansyah) dan rekannya Zulkifli Hutagalung, masing masing selama 1 tahun penjara. Pembacaan amar putusan ini berlangsung dalam sidang yang digelar di Pengadilan Negeri Simalungun, Selasa (31/7/2018).

Vonis yang dijatuhkan majelis hakim ini sangat berbeda jauh dengan tuntutan yang diberikan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Cristanto, yakni selama 6 tahun penjara. Tak terima, JPU langsung menyatakan banding.

Sementara, Lisfer Berutu didampingi dua hakim anggota yakni Mince Tarigan dan Novaria Manurung menyatakan, tidak sependapat dengan tuntutan JPU sebelumnya, dimana kedua terdakwa dinyatakan bersalah melanggar pasal 112 ayat (1) junto pasal 132 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Sedangkan, Majelis hakim berpendapat, kedua terdakwa dinyatakan melanggar pasal 127(1)  Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Terungkap dalam sidang sebelumnya, Jumat (6/3), personel Polres Simalungun mendapat informasi dari masyarakat bahwa di Huta Tengko, Kecamatan Panombean Panei, Kabupaten Simalungun, sering terjadi transaksi narkotika jenis sabu-sabu.

Polisi kemudian melakukan penyelidikan ke tempat yang dimaksud dan sesampainya di TKP, polisi melihat seorang laki-laki sedang mengendarai sepeda motor Honda Beat warna putih. Setelah diikuti, laki-laki itu masuk ke dalam rumah terdakwa Zulkifli Hutagalung di Gang Inpres, Jalan Blok II Sibatu-batu, Kelurahan Bah Sorma, Kecamatan Siantar Sitalasari, Kota Pematang Siantar.

Polisi kemudian mengetuk pintu rumah, akan tetapi saat itu tidak dibuka dan setelah 10 menit kemudian, seorang laki-laki membuka pintu rumah. Setelah pintu rumah terbuka, polisi masuk ke dalam rumah dan langsung mengamankan dua orang laki-laki di dalam rumah yakni Adriansyah dan Zulkifli Hutagalung.

Polisi menemukan satu toples plastik yang berisikan mancis kosong di atas lemari kain yang ada dalam kamar rumah tersebut. Polisi meminta Zulkifli Hutagalung menuangkan isi toples, dan ditemukan satu bungkus plastik klip transparan yang berisikan narkotika jenis sabu-sabu.

Selanjutnya, rumah bagian dalam dan luar digeledah, Ditemukan bong yang di dalamnya terdapat pipet plastik, dan plastik klip transparan kosong yang diduga bekas narkotika jenis sabu. (*)

Sumber: MetroSiantar.com
Share this article :

Post a Comment