. Lion Air Jatuh, Kado Terakhir dari Sang Menantu (Rudi Lumbantoruan) | BeritaSimalungun
Home » , , » Lion Air Jatuh, Kado Terakhir dari Sang Menantu (Rudi Lumbantoruan)

Lion Air Jatuh, Kado Terakhir dari Sang Menantu (Rudi Lumbantoruan)

Written By Beritasimalungun on Wednesday, 31 October 2018 | 06:43

Personel Komando Pasukan Katak (Kopaska) TNI AL melakukan penyisiran pesawat Lion Air JT 610 yang jatuh di perairan utara Karawang, Jawa Barat, Senin (29/10/2018). ( Foto: Suara Pembaruan / Ruht Semiono )

"Kami tidak mengira itu hari akhir pertemuan," kata mertua Rudi Lumbantoruan, korban Lion Air. Keluarga masih berdoa agar ada mukjizat.

Deli Serdang, BS-Sabtu akhir pekan lalu, persisnya 27 Oktober 2018, merupakan puncak dari kebahagiaan Rudi Lumbantoruan bersama istrinya, Dewi Manik (38), dan dua buah hati mereka, Quinsah Lumbantoruan dan adiknya Unggul Lumbantoruan. Pasangan serasi ini kembali mengenang sebelas tahun pernikahan mereka.

Rudi yang selama ini bekerja di Pangkal Pinang sebagai manager perkebunan, sengaja pulang kampung untuk menemui keluarga tercinta. Biasanya, dia pulang kampung sekali dalam tiga bulan. Kesempatan itu juga dimanfaatkannya Rudi untuk melepaskan kerinduan menemui keluarga besar.

"Sabtu kemarin merupakan hari terakhir mereka merayakan hari jadi pernikahannya bersama Dewi Manik, putri kami. Hari Minggu, menantu kami itu berangkat ke Jakarta kemudian naik pesawat Lion Air JT-610 tujuan Pangkal Pinang hari Senin," ujar mertua Rudi Lumbantoruan, Ramlan Manik (60), saat ditemui di Jalan Pelikan 7, Perumnas Mandala, Kabupaten Deli Serdang, Selasa (30/10/2018).

Banyak kesan yang tidak bisa dilupakan Ramlan Manik bersama Tiara Boru Manullang (ibu mertua Rudi) saat mengingat kebersamaan tersebut. Rudi sempat memberikan hadiah kenang-kenangan kepada kedua mertua. Bahkan, Rudi memberikan bantuan kepada adik iparnya yang mau menikah.

"Inilah dek untuk membeli sepatumu, mana tahu abang gak bisa datang di hari pesta pernikahanmu," kata Ramlan menirukan ucapan Rudi Lumbantoruan. "Menantu kami itu juga memberikan hadiah kepada kami mertuanya. Kami merasa sangat bahagia atas perhatian Rudi. Kami tidak mengira itu hari akhir pertemuan," ungkapnya.

Boru Manullang menyampaikan, Rudi diketahui yang sebagai salah seorang penumpang Lion Air JT-610 yang jatuh di Perairan Karawang, Senin (29/10) pagi kemarin, berdasarkan kabar dari istri Rudi, Dewi Manik. Pagi hari sebelum ke bandara, Dewi membangunkan Rudi dengan bertelepon.

Dewi sengaja menghubungi suaminya itu di pagi hari supaya tidak telat menuju bandara. Saat itu, Rudi memang sudah berkemas, dan langsung berangkat menumpang taksi menuju bandara. Rudi dipastikan menumpang pesawat Lion Air. Namun, dalam daftar penumpang tersebut, hanya ada nama Lumbantoruan nomor 90.

"Kami mengharapkan, ada campur tangan Tuhan untuk menyelamatkan menantu kami itu. Sehingga, Rudi ditemukan regu penolong dalam keadaan selamat. Namun, sampai saat ini, kami belum mendapatkan kabar terbaru tentang Rudi. Telepon selularnya tidak aktif lagi meski sudah berulangkali kami hubungi," ujarnya sembari menangis.

Sementara itu, kediaman orangtuanya Rudi, yang juga tempat tinggal istri dan anak-anak Rudi di Gang Saroha, Kelurahan Lubuk Tukko, Kabupaten Tapteng, secara silih berganti ramai didatangi keluarga, famili, tetangga maupun pejabat pemerintahan kabupaten, kecamatan, kelurahan sampai kepala desa di sana.

Menurut Edi Lumbantoruan, adik Rudi, pihak keluarga sudah bolak-balik menghubungi abangnya tersebut. Namun, handphone milik Rudi tidak aktif lagi. Bahkan, istri dan anak-anak Rudi selalu histeris setiap melihat siaran berita di televisi. Keluarga sangat terpukul karena sampai di hari terakhir sebelum musibah pesawat Lion Air, Rudi masih terlihat bahagia.

Rudi merupakan anak sulung dari empat bersaudara dari pasangan Derman Lumbantoruan dan Polorina Boru Hutauruk. Rudi juga bersama kedua orangtua dan adik-adiknya saat pulang kampung. Namun, Rudi tidak memperlihatkan perilaku yang aneh saat bersama dengan keluarga, termasuk kepada istri dan anak - anaknya.

“Kami mengkhawatirkan abang saya ini sebagai salah seorang penumpang Lion Air karena menonton berita di televisi. Kami semakin khawatir karena pengakuan kakak ipar, abang kami ini menumpang pesawat Lion Air. Selain itu, nomor kontak abang itu sudah tidak bisa dihubungi lagi. Makanya, kami semua sangat terpukul," jelasnya.

Menurutnya, pihak keluarga akan memberangkatkan perwakilan menuju lokasi informasi penumpang Lion Air yang mengalami musibah di perairan Karawang tersebut. Mereka mendoakan agar ada mukjizat Tuhan yang menyelamatkan Rudi Lumbantoruan dari musibah tersebut.

"Kami semua, apalagi orangtua dan kakak ipar (istri Rudi), merasa sangat kehilangan. Apalagi, abang itu masih bersama-sama dengan kami, beberapa hari sebelumnya. Saya yang berencana berangkat sebagai perwakilan keluarga ke Jakarta. Kalau kakak ipar tidak mungkin berangkat. Kakak dan anak-anaknya selalu menangis," imbuhnya.

Bupati Tapanuli Tengah Bakhtiar Ahmad Sibarani dan Wakil Bupati (Wabup) Darwin Sitompul juga mengunjungi kediaman orangtua Rudi di Gang Saroha, Kelurahan Lubuk Tukko. Mereka pun meminta orangtua Rudi bersama istri dan anak-anaknya, supaya kuat, tabah dan tidak berhenti memanjatkan doa untuk keselamatan Rudi.(*)



Sumber: Suara Pembaruan
Share this article :

Post a comment

Halaman FB Media Lintas Sumatera

Mengucapkan

Mengucapkan
KLIK Benner Untuk Beritanya

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan
DIRGAHAYU TNI ' Semoga TNI Selalu di Hati Rakyat, Menjadi Kebanggaan Ibu Pertiwi, Sinergi, dan Maju Bersama Negeri, AMIN

Kaldera Toba Akhirnya Diakui UNESCO Global Geopark

Pdt Dr Deddy Fajar Purba dan Pdt Dr Paul Ulrich Munthe (Ephorus dan Sekjen GKPS)

Pdt Dr Deddy Fajar Purba dan Pdt Dr Paul Ulrich Munthe (Ephorus dan Sekjen GKPS)
Selamat Natal dan Tahun Baru

Kabar Hun Simalungun

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Rental Mobil di Pematangsiantar

Rental Mobil di Pematangsiantar
Ada Executive Tiomaz Trans. KLIK Gambar Info Lengkapnya

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik
Tinuktuk adalah Sambal Rempah Khas Simalungun yang berkhasiat bagi tubuh dan enak untuk sambal Ikan Bakar atau sambal menu lainnya. Permintaan melayani seluruh Indonesia dengan pengiriman JNT dan JNE. Berminat hubungi HP/WA Devi Yusnita Damanik 0815 3445 0467 atau di Akun Facebook: Devi Damanik.

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)
Hinalang- Pdt Jhon Rickky R Purba MTh melakukan peletakan batu pertama pembangunan Pusara “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba) di Desa (Nagori) Hinalang, Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara, Selasa (22/10/2019). Acara Peletakan Batu Pertama dilakukan sederhana dengan Doa oleh Pdt Jhon Rickky R Purba MTh. Selengkapnya KLIK Gambar

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba
Sakit Bertahun Tanpa Pelayanan Medis

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”
“Lang jelas lagu-lagu Simalungun sonari on. Tema-tema pakon hata-hata ni lagu ni asal adong. Irama ni pe asal adong, ihut-ihutan musik sonari. Lagu-lagu Simalungun na marisi podah lang taridah.” (Semakin kurang jelas juga lagu-lagu Simalungun belakangan ini. Tema dan syairnya asal jadi. Iramanya pun ikut-ikut irama musik zaman “now” yang kurang jelas. Lagu-lagu Simalungun bertema nasehat pun semakin kurang”.