. Satu Penyelamnya Meninggal saat Cari Puing Lion Air, Ini Ungkapan Duka Kabasarnas | BeritaSimalungun
Home » , » Satu Penyelamnya Meninggal saat Cari Puing Lion Air, Ini Ungkapan Duka Kabasarnas

Satu Penyelamnya Meninggal saat Cari Puing Lion Air, Ini Ungkapan Duka Kabasarnas

Written By Beritasimalungun on Saturday, 3 November 2018 | 13:39

Satu Penyelamnya Meninggal saat Cari Puing Lion Air, Ini Ungkapan Duka Kabasarnas Ryana Aryadita Umasugi Kompas.com - 03/11/2018, 13:16 WIB Kepala Basarnas Marsdya M Syaugi dan tim saat konferensi pers di JICT 2, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Sabtu (3/11/2018) Kepala Basarnas Marsdya M Syaugi dan tim saat konferensi pers di JICT 2, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Sabtu (3/11/2018)(KOMPAS.com/RYANA ARYADITA)

JAKARTA, BS- Kepala Badan SAR Nasional (Kabasarnas) Marsdya M Syaugi menyampaikan duka cita atas meninggalnya salah satu penyelam dari Indonesia Diving Rescue Team Syachrul Anto saat melakukan pencarian Lion Air JT 610. 

Ia menyebut Syachrul sebagai pahlawan kemanusiaan yang gugur dalam tugas negara. "Almarhum adalah personel yang kualitasnya tinggi, militan, senior, jam selamnya cukup tinggi. Kalau Tuhan menghendaki lain, tidak ada satu pun dari kita yang mampu mencegah," ujar Syaugi di Dermaga JICT, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Sabtu (3/11/2018). 

Syaugi menyebut, kejadian pada Jumat (2/11/2018) tersebut terjadi saat Syachrul dan satu rekan lainnya tengah mencari korban dan puing pesawat Lion Air. 

Namun tiba-tiba Syachrul menghilang dan ternyata telah berada di permukaan hingga ditemukan oleh tim SAR. 

"Setelah itu 1 pihak sedang mencari sesuatu tiba-tiba menengok yang 1 tidak ada. Naik ke atas, tenyata (ada) di atas agak jauh dan ditemukan oleh tim SAR," Selanjutnya, Syachrul ditangani oleh dokter namun tak lama kemudian ia menghembuskan napas terakhir. 

"Kita tangani dengan dokter dan setelah sadar kita masukan di chamber untuk dikompresi. Kita punya peralatan itu semua, tapi ternyata Tuhan menghendaki lain," kata dia. 

Syachrul sempat dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Koja namun segera dipulangkan dan dibawa oleh keluarga ke Surabaya. 

"Hari ini sudah diterima keluarga dan rencananya akan dimakamkan di Surabaya. Sekali lagi saya sebagai Kabasarnas dan tim terpadu ini menyampaikan duka cita yang dalam atas gugurnya pahlawan kemanusiaan tersebut," tutup Syaugi. 

Sebelumnya, srorang penyelam atas nama Syachrul Anto dilaporkan meninggal dunia saat proses pencarian pesawat Lion Air PK-LQP dengan nomor penerbangan JT 610 dengan di perairan Karawang, Jawa Barat, Jumat (2/11/2018).

Mengenal Syachrul Anto
Tim penyelam, baik dari Basarnas maupun TNI AL, diterjunkan untuk mencari para korban di dalam badan pesawat Lion Air JT 610 yang diperkirakan berada di kedalaman 30-35 meter di perairan Karawang, Jawa Barat. Pencarian bawah laut sudah dilakukan sejak hari kejadian pada Senin (29/10/2018).(KOMPAS TV)

Syachrul Anto, penyelam sipil yang membantu Badan SAR Nasional ( Basarnas) mencari pesawat Lion Air JT 610 di perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat, gugur dalam tugas. Syachrul meninggal dunia pada Jumat (2/11/2018) malam dan kini telah dibawa kembali ke kampung halamannya di Surabaya untuk disemayamkan. 

Sosok Syachrul sudah tidak asing, terutama di kalangan sesama penyelam. Syachrul tergabung dalam komunitas Indonesia Diver Rescue Team, kumpulan para penyelam yang sering membantu pemerintah untuk proses pencarian dan penyelamatan di laut. 

Dilansir dari akun Facebook Syachrul Anto, terlihat bahwa misi penyelamatan untuk insiden JT 610 bukan yang pertama. Sebelumnya, Syachrul juga ikut dalam misi pencarian pesawat AirAsia QZ 8501 yang mengalami kecelakaan, Desember 2014 lalu.

Bahkan, Syachrul merupakan satu dari sekian penyelam yang pertama kali menemukan badan pesawat dan enam korban di pesawat AirAsia. 

Saat itu, penyelam menemukan pesawat AirAsia rute Surabaya-Singapura yang hilang kontak di perairan Laut Jawa. Ucapan belasungkawa tak henti-hentinya mengalir untuk Syachrul di akun Facebook miliknya. 

Salah satunya dari akun atas nama Lyan Kurniawati yang merupakan istri Syachrul. "Allah lebih cinta padamu Sayangku, pahlawanku, imamku... Tunggu aku di jannahNya Insya Allah... terimakasih sayang, bimbingan dan didikanmu. Insya Allah kami teruskan dedikasimu dalam kemanusiaan," demikian status dari akun Lyan, enam jam yang lalu.(*)

Sumber: Kompas.com
Share this article :

Post a comment

Halaman FB Media Lintas Sumatera

Mengucapkan

Mengucapkan
KLIK Benner Untuk Beritanya

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan
DIRGAHAYU TNI ' Semoga TNI Selalu di Hati Rakyat, Menjadi Kebanggaan Ibu Pertiwi, Sinergi, dan Maju Bersama Negeri, AMIN

Kaldera Toba Akhirnya Diakui UNESCO Global Geopark

Pdt Dr Deddy Fajar Purba dan Pdt Dr Paul Ulrich Munthe (Ephorus dan Sekjen GKPS)

Pdt Dr Deddy Fajar Purba dan Pdt Dr Paul Ulrich Munthe (Ephorus dan Sekjen GKPS)
Selamat Natal dan Tahun Baru

Kabar Hun Simalungun

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Rental Mobil di Pematangsiantar

Rental Mobil di Pematangsiantar
Ada Executive Tiomaz Trans. KLIK Gambar Info Lengkapnya

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik
Tinuktuk adalah Sambal Rempah Khas Simalungun yang berkhasiat bagi tubuh dan enak untuk sambal Ikan Bakar atau sambal menu lainnya. Permintaan melayani seluruh Indonesia dengan pengiriman JNT dan JNE. Berminat hubungi HP/WA Devi Yusnita Damanik 0815 3445 0467 atau di Akun Facebook: Devi Damanik.

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)
Hinalang- Pdt Jhon Rickky R Purba MTh melakukan peletakan batu pertama pembangunan Pusara “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba) di Desa (Nagori) Hinalang, Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara, Selasa (22/10/2019). Acara Peletakan Batu Pertama dilakukan sederhana dengan Doa oleh Pdt Jhon Rickky R Purba MTh. Selengkapnya KLIK Gambar

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba
Sakit Bertahun Tanpa Pelayanan Medis

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”
“Lang jelas lagu-lagu Simalungun sonari on. Tema-tema pakon hata-hata ni lagu ni asal adong. Irama ni pe asal adong, ihut-ihutan musik sonari. Lagu-lagu Simalungun na marisi podah lang taridah.” (Semakin kurang jelas juga lagu-lagu Simalungun belakangan ini. Tema dan syairnya asal jadi. Iramanya pun ikut-ikut irama musik zaman “now” yang kurang jelas. Lagu-lagu Simalungun bertema nasehat pun semakin kurang”.