Home » , , , » Jalan Nasional Siantar-Parapat Tertimbun Longsor, Lalulintas Satu Arah

Jalan Nasional Siantar-Parapat Tertimbun Longsor, Lalulintas Satu Arah

Written By Berita Simalungun on Tuesday, 18 December 2018 | 20:47

Ruas jalan nasional penghubung Kota Pematang Siantar-Simalungun, tepatnya di Desa Sibaganding, Kecamatan Girsang Sipanganbolon, Kabupaten Simalungun, Sumatra Utara, tertimbun longsor, Selasa (18/12/2018), sekitar pukul 13.30 WIB.  Foto: FB Fremansi Siburian
Simalungun-Ruas jalan nasional penghubung Kota Pematang Siantar-Simalungun, tepatnya di Desa Sibaganding, Kecamatan Girsang Sipanganbolon, Kabupaten Simalungun, Sumatra Utara, tertimbun longsor, Selasa (18/12/2018), sekitar pukul 13.30 WIB. Longsor dari perbukitan di sisi jalan nasional membuat badan jalan tertutup tanah dan menimbun satu truk dan satu mobil minibus sata sefanhg melintas di atas jembatan, sehingga tidak dapat dilalui kendaraan.

 

Kepala Dinas Perhubungan Pemkab Simalungun, Ramadani Purba mengatakan, untuk sementara arus lalulintas diberlakukan satu arah. Kendaraan yang datang dari arah Pematang Siantar menuju kawasan pantai barat tidak dapat melintas sama sekali. Kendaraan yang datang dari arah pantai barat menuju Kota Pematang siantar dan Simalungun masih bisa melintas melalui jalur alternatif, masuk dari Desa Girsang dan keluar di Simpang Palang.

"Kendaraan yang datang dari Pematang Siantar menuju kawasan pantai barat tidak dapat melintas dan diarahkan kembali ke Pematang Siantar. Namun dari daerah Tapanuli menuju Pematang Siantar masih bisa melintas karena jalur alternatif. Medannya cukup parah dan tidak memungkinkan dibuat dua jalur," ujar Ramadani.

Ramadani menambahkan, pihaknya masih belum dapat membersihkan timbunan tanah yang menutup jalan karena curah hujan masih tinggi dan alat berat sulit menjangkau lokasi longsor.

Sekretaris Camat Girsang Sipanganbolon, Doni Sinaga, menambahkan, sebelumnya pada dini harinya sudah terjadi longsor di lokasi yang sama, namun sudah dibersihkan pemerintah kecamatan dan warga, sehingga arus lalulintas kembali normal pada pagi hari.

Namun sekitar pukul 13.30 WIB kembali terjadi longsor yang lebih parah,dan menutup badan jalan sehingga membuat arus lalulintas macet total.

"Sebelumnya pada pagi hari sudah longsor namun langsung dibersihkan sehingga arus lalulintas normal kembali,namun menjelang sore terjadi lagi longsor," sebut Doni.

Dia menambahkan, tidak ada korban jiwa dalam kejadian longsor tersebut dan hingga menjelang malam timbunan longsor yang menutup badan jalan masih diupayakan dibersihkan.

Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Parlindungan Purba mendesak Kementerian Pekerjaan Umum untuk segera turun tangan mengatasi longsor di jalan nasional Pematang Siantar-Parapat sehingga arus lalulintas tidak terlalu lama lumpuh.

"Kementerian PU saya minta segera turun tangan,sehingga arus lalulintas dari Pematangsianyat menuju kawasan pantai barat tidak terlalu lama lumpuh apalagi sudah mendekati Natal ini," kata Parlindungan.(*)

Sumber: Medanbisnisdaily.com

Foto Verawaty Damanik (FB)
Ruas jalan nasional penghubung Kota Pematang Siantar-Simalungun, tepatnya di Desa Sibaganding, Kecamatan Girsang Sipanganbolon, Kabupaten Simalungun, Sumatra Utara, tertimbun longsor, Selasa (18/12/2018), sekitar pukul 13.30 WIB. Foto Verawaty Damanik (FB)




Ruas jalan nasional penghubung Kota Pematang Siantar-Simalungun, tepatnya di Desa Sibaganding, Kecamatan Girsang Sipanganbolon, Kabupaten Simalungun, Sumatra Utara, tertimbun longsor, Selasa (18/12/2018), sekitar pukul 13.30 WIB. Foto Verawaty Damanik (FB)
 
Ruas jalan nasional penghubung Kota Pematang Siantar-Simalungun, tepatnya di Desa Sibaganding, Kecamatan Girsang Sipanganbolon, Kabupaten Simalungun, Sumatra Utara, tertimbun longsor, Selasa (18/12/2018), sekitar pukul 13.30 WIB.  Foto: FB Fremansi Siburian



Share this article :

Post a Comment