. Longsor Putus Akses Jalan Parapat-Pematangsiantar | BeritaSimalungun
Home » , , , , , » Longsor Putus Akses Jalan Parapat-Pematangsiantar

Longsor Putus Akses Jalan Parapat-Pematangsiantar

Written By Beritasimalungun on Sunday, 13 January 2019 | 20:46

Sejumlah petugas bersiaga di sekitar lokasi longsor akibat curah hujan yang tinggi. ( Foto: Antara/Indrianto Eko Suwarso )

Tidak ada laporan korban jiwa akibat bencana longsor ini. Faktor cuaca yang menyebabkan longsor terjadi berulangkali.

Parapat, BS - Bencana longsor kembali terjadi di Jembatan Sidua-dua, Nagori Sibaganding, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon, lokasi pariwisata Parapat, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara (Sumut), Minggu (13/1/2019).

Tidak ada laporan korban jiwa akibat bencana yang sudah berulangkali terjadi tersebut. Namun, bencana tanah longsor itu memutuskan akses lalu lintas dari Parapat menuju Pematang Siantar, maupun sebaliknya.

"Ada tiga alat berat langsung dioperasionalkan untuk membersihkan lumpur yang menutupi jembatan Sidua-dua, kawasan Sibaganding di Parapat," ujar Kepala Unit Lalulintas Polres Simalungun, Iptu Rizal.

Rizal mengatakan, petugas yang sudah disiagakan di lokasi rawan bencana tersebut, langsung mengarahkan pengendara supaya melalui jalan alternatif dari Simpang Palang Tahoan.

"Sebelumnya, lumpur akibat longsor menutupi jembatan penghubung jalan. Kondisi jalan sudah dibersihkan. Namun, pengendara yang melintas sebaiknya lebih ekstra hati-hati. Kita juga tetap siaga di lokasi," katanya.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumut, Riadil Akhir Lubis menyampaikan, faktor cuaca yang menyebabkan longsor terjadi berulangkali di jembatan Sidua-dua, Sibaganding, Parapat.

"Di kawasan itu, curah hujan masih tinggi. Ini yang mengakibatkan longsor. Kita minta masyarakat supaya selalu mewaspadai bencana susulan saat melintas di lokasi rawan bencana tersebut," ujarnya.

Riadil mengatakan, pemerintah akan melakukan rapat untuk mencari solusi supaya longsor jika terjadi lagi, tidak sampai menutup jalan di jembatan Sidua-dua. Rapat ini juga untuk mengatasi masalah bencana di daerah lain.

"Salah satu solusi yang ditawarkan adalah membuat bendungan untuk mengalihkan longsor apabila terjadi tidak menutupi badan jalan. Bendungan yang dimaksud adalah Sabodam, dan ini masih solusi awal yang ditawarkan," sebutnya.(*)

Sumber: Suara Pembaruan
 
Share this article :

Post a Comment

Halaman FB Media Lintas Sumatera

Mengucapkan

Mengucapkan
KLIK Benner Untuk Beritanya

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan
DIRGAHAYU TNI ' Semoga TNI Selalu di Hati Rakyat, Menjadi Kebanggaan Ibu Pertiwi, Sinergi, dan Maju Bersama Negeri, AMIN

Kaldera Toba Akhirnya Diakui UNESCO Global Geopark

Kabar Hun Simalungun

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik
Tinuktuk adalah Sambal Rempah Khas Simalungun yang berkhasiat bagi tubuh dan enak untuk sambal Ikan Bakar atau sambal menu lainnya. Permintaan melayani seluruh Indonesia dengan pengiriman JNT dan JNE. Berminat hubungi HP/WA Devi Yusnita Damanik 0815 3445 0467 atau di Akun Facebook: Devi Damanik.

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)
Hinalang- Pdt Jhon Rickky R Purba MTh melakukan peletakan batu pertama pembangunan Pusara “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba) di Desa (Nagori) Hinalang, Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara, Selasa (22/10/2019). Acara Peletakan Batu Pertama dilakukan sederhana dengan Doa oleh Pdt Jhon Rickky R Purba MTh. Selengkapnya KLIK Gambar

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba
Sakit Bertahun Tanpa Pelayanan Medis

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”
“Lang jelas lagu-lagu Simalungun sonari on. Tema-tema pakon hata-hata ni lagu ni asal adong. Irama ni pe asal adong, ihut-ihutan musik sonari. Lagu-lagu Simalungun na marisi podah lang taridah.” (Semakin kurang jelas juga lagu-lagu Simalungun belakangan ini. Tema dan syairnya asal jadi. Iramanya pun ikut-ikut irama musik zaman “now” yang kurang jelas. Lagu-lagu Simalungun bertema nasehat pun semakin kurang”.