. Pdt Renny Damanik: "Jauh Dimata Tapi Dekat Di Tangan" | BeritaSimalungun
Home » , , , » Pdt Renny Damanik: "Jauh Dimata Tapi Dekat Di Tangan"

Pdt Renny Damanik: "Jauh Dimata Tapi Dekat Di Tangan"

Written By Beritasimalungun on Saturday, 12 January 2019 | 10:53

Edisi mengejutkan dan kejutan dan terkejut atas pemberian WANITA GKPS CEMPAKA PUTIH. Demikian Pdt Renny Damanik memberikan komentar di linimasa sosial media (FB), berikut ini tulisannya.
Beritasimalugun-Edisi mengejutkan dan kejutan dan terkejut atas pemberian WANITA GKPS CEMPAKA PUTIH. Demikian Pdt Renny Damanik memberikan komentar di linimasa sosial media (FB), berikut ini tulisannya.

Sakit kali pinggangku, pegal betisku dan badan masih capek, aku lagi selonjoran mendengarkan bodyku lagi protes terhadapku. Saat itu HP jadulku berdering, dan yang nada deringnya adalah"Ajaib Lah Tuhan". 

Lalu ku lihat no hpnya ternyata no HP ibu Ketua Wanita GKPS Cempaka Putih, yang juga kawanku yang akrab saat melayani di Jakarta.

Bersama ibu yang lincah ini, smart dan cekatan ibu Elly Saragih, lalu aku kaget dan penasaran ada apa ini telepon bulan Januari. 

Aku angkat telepon dan inang ini bilang ada rencana memberi Diakonia ke resort kami. Wahhhhhhhhhh....... Benar bangat nada dering ku ini, Ajaiblah Tuhan. 

Rencananya dia datang akhir bulan Januari. Ehhhhh.... Kemarin malam telepon dan WA aku bahwa dia di Pematangsiantar, dan karena ada urusan keluarga. 

Inang Elly Saragih bilang mau sekalianlah antar diakonia itu. Lalu dirembuk dibelilah yang berguna bagi resort ini khusus untuk Wanita Resort, seperti piring, tikar, gelar, ceret, tempat cuci tangan, supaua kalau ada acara di resort bisa dipergunakan bersama. 

Dan inilah barang itu yang ada di photo. Saat kami berjalan sama inang ini, teringatlah aku jemaatku yang telah bertahun-tahun tidak punya "JENDELA GEREJA" juga gedung na sagang.

Tidak bisa dilanjutkan karena jemaatnya sangat miskin dan tidak punya dana untuk itu. Mereka sudah berjuang mati-matian, untuk terus bertahab membangun ini.

Namun belum juga selesai. Kumohon sama inang Elly Saragih, Inanggggg.... Tidak usahlah semua Inang beli perkakas resort, usulku berilah dana itu sebagian untuk Jendela GKPS TANJUNG MARIAH. Biar inang percaya kita langsung aja ke TKP. 

Selesai belanja kami langsung ke Tanjung Mariah, aku telepon Vikar, Yanti Erenika Silalahi Sidebang. Cari dulu Pengantar Jemaat dan Wapeng ke ladang ya, kami mau datag dengan Inang Elly membawa uang.

Dan mereka pun dipanggil ke ladang, maka mereka mardaster dan marsaluar datang ke gereja seperti di photo ini. Lalu inang Elly Saragih serahkan Rp 3.000.000. 

Mereka sangat bahagia walau tidak cukup untuk enam jendela, karena kosen pun dah mulai rusak karena udah bertahun tidak pasang jendela. 

Borgohanma tong kebaktian sonai ketika kebaktian Natal di tambah tidak ada satu pun pelantang suara (mick-red) atau sound system, membuat lengkaplah suasana itu, dingin dan masuk angin.

Terimakasih buat pemberian Wanita GKPS CEMPAKA PUTIH. Walau aku hanya melayani dua tahun di Situ tapi mereka terus mengingatku juga jemat yang ku layani. 

Mereka begitu perduli dan selalu berbagi buat jemaat ku yang sangat miskin tapi tidak miskin donk dalam Iman. Terimakasih ya bani nasiam, walau jauh di mata tapi dekat di tangan. 

Makasih untuk semua dan terimakasih melalui Ketua Wanita GKPS Cempaka Putih, kami menerima berkat yang berlimpah. Jika ada yang mau menolong jemaat ku ini supaya tidak borgohan, ibagas gereja dan punya jendela gereja, tolong lah mereka, karena target keuangan pusat pun mereka selalu berjuang untuk memberi terbaik walau mereka sungguh berkekurangan untuk gereja mereka sendiri. 

Ajaib kau Tuhan, telah menyuruh seksi wanita GKPS CEMPAKA PUTIH TELAH MENOLONG RESORT INI, SIAPAKAH AKU DAN KAMI TUHAN HINGGA MEREKA CARE N SHARE? ITU HANYA BUAH IMAN MEREKA YG SUDAH DI KELAS MEMBERI BUKAN LAGI KELAS MENERIMA. INILAH MENURUTKU THN KEMANDIRIAN BERTHEOLOGIA, BUKAN HANYA MANDIRI DALAM TEORI TAPI DALAM PERBUATAN.

HORAS MA.(BS-Lee)








 

Share this article :

Post a Comment

Halaman FB Media Lintas Sumatera

Mengucapkan

Mengucapkan
KLIK Benner Untuk Beritanya

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan
DIRGAHAYU TNI ' Semoga TNI Selalu di Hati Rakyat, Menjadi Kebanggaan Ibu Pertiwi, Sinergi, dan Maju Bersama Negeri, AMIN

Kaldera Toba Akhirnya Diakui UNESCO Global Geopark

Kabar Hun Simalungun

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik
Tinuktuk adalah Sambal Rempah Khas Simalungun yang berkhasiat bagi tubuh dan enak untuk sambal Ikan Bakar atau sambal menu lainnya. Permintaan melayani seluruh Indonesia dengan pengiriman JNT dan JNE. Berminat hubungi HP/WA Devi Yusnita Damanik 0815 3445 0467 atau di Akun Facebook: Devi Damanik.

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)
Hinalang- Pdt Jhon Rickky R Purba MTh melakukan peletakan batu pertama pembangunan Pusara “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba) di Desa (Nagori) Hinalang, Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara, Selasa (22/10/2019). Acara Peletakan Batu Pertama dilakukan sederhana dengan Doa oleh Pdt Jhon Rickky R Purba MTh. Selengkapnya KLIK Gambar

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba
Sakit Bertahun Tanpa Pelayanan Medis

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”
“Lang jelas lagu-lagu Simalungun sonari on. Tema-tema pakon hata-hata ni lagu ni asal adong. Irama ni pe asal adong, ihut-ihutan musik sonari. Lagu-lagu Simalungun na marisi podah lang taridah.” (Semakin kurang jelas juga lagu-lagu Simalungun belakangan ini. Tema dan syairnya asal jadi. Iramanya pun ikut-ikut irama musik zaman “now” yang kurang jelas. Lagu-lagu Simalungun bertema nasehat pun semakin kurang”.