}); February 2019 | BeritaSimalungun

BERITA TERBARU

MENU BERITA

MATRA-Media Lintas Sumatera (BETA)

MATRA-Media Lintas Sumatera (BETA)
KLIK Benner Untuk Penampakannya
INDEKS BERITA

Hujan Deras dan Warna Warni Perahu Petani Keramba Haranggaol

Written By Beritasimalungun on Thursday, 28 February 2019 | 22:58

Hujan deras yang mengguyur Haranggaol, Simalungun, Kamis 28 Februari 2019. Foto FB Antony Purba




Warna-Warni Kapal Petani Keramba di Haranggaol. Foto darma Purba (FB)
Foto-Foto Antony Purba dan darma Purba (Fb).

Gubernur Sumut Lepas Ekspor 50,2 Ton Sayur Kol (Kubis) Berastagi Ke Malaysia

Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi melepas secara resmi ekspor 50,2 ton sayuran Kubis (Kol) Berastagi ke Malaysia, di Desa Lambar, Kecamatan Tigapanah, Kabupaten Karo, Kamis (28/2/2019). Ekspor melalui Pelabuhan Belawan itu dilakukan oleh perusahaan eksportir PT Juma Berlian Exim. Humas
Karo, BS-Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi melepas secara resmi ekspor 50,2 ton sayuran Kubis (Kol) Berastagi ke Malaysia, di Desa Lambar, Kecamatan Tigapanah, Kabupaten Karo, Kamis (28/2/2019). Ekspor melalui Pelabuhan Belawan itu dilakukan oleh perusahaan eksportir PT Juma Berlian Exim.

Acara pelepasan ditandai dengan pemecahan kendi dan pengguntingan pita oleh Gubernur Edy Rahmayadi, yang disaksikan Bupati Karo Terkelin Brahmana, Kepala Badan Karantina Pertanian, Kementerian Pertanian Ali Jamil Harahap, Ketua GPEI Sumut Hendrik Halomoan Sitompul, Kepala Balai Besar Karantina Belawan Bambang Haryanto, dan anggota DPRD Sumut Muchrid Nasution.

Pada kesempatan itu, Edy mengajak masyarakat Kabupaten Karo untuk terus meningkatkan kualitas produk pertanian dari Tanah Karo. Karena Karo merupakan daerah penghasil produk pertanian cukup banyak varietasnya, seperti kubis, wortel, kentang dan lain sebagainya.

"Kita harus bersyukur Kabupaten Karo ini diberikan tanah yang subur serta daerahnya yang sejuk. Kita manfaatkan ini untuk memajukan pertanian agar rakyat tetap sejahtera," ujarnya.

Gubernur Sumut Edy Rahmayadi meminta kepada Bupati Karo Terkelin Brahmana untuk meningkatkan kualitas pertanian seperti membuat kebijakan yang berpihak pada petani. "Paling tidak membuat koperasi agar petani tidak diakali oleh tengkulak yang memainkan harga," sebut Edy Rahmayadi.

Jika produk-produik pertanian ini bisa ditingkatkan kualitasnya, kata Edy Rahmayadi, nilai ekspor Sumut akan lebih meningkat di tahun-tahun yang akan datang. Sehigga ke depan, dari Tanah Karo tidak hanya kubis yang di ekspor, tetapi juga komoditas lainnya seperti wortel, kentang dan lainnya.

"Hari ini, kita ekspor lima puluh ton lebih Kubis. Ke depan lebih ditingkatkan lagi jumlah yang akan di ekspor dan bukan hanya kubis yang di ekspor, masih ada wortel, kentang, cabe dan lain sebaginya," sebut Edy Rahmayadi.

Saat ini Pemprov Sumut, lanjut Gubernur Edy, juga sedang mengkaji pembangunan cold storage untuk menyimpan hasil panen. Supaya kualitas komoditas bisa bertahan lama. “Yang penting petani jujur. Jangan diakal-akali. Tuhan sudah memberikan yang terbaik untuk Karo. Ke depan rakyat kita makan kubis yang besar-besar,” ujarnya.

Kepala Badan Karantina Pertanian Ali Jamil mengatakan, dari 147 jenis produk pertanian unggulan ekspor asal Sumut, kubis asal Berastagi merupakan komoditas hortikultura terbesar penyumbang jumlah ekspor. "Hingga saat ini ada 5 negara tujuan ekspor kubis asal Berastagi yakni Taiwan, Malaysia, Jepang, Singapura, Korea Selatan," katanya.

Menurut Ali Jamil, ekspor kubis yang keluar dari pelabuhan Belawan selama 5 tahun pertama terus mengalami peningkatan. Meski sempat menurun ditahun ke 3, yang disebabkan kondisi alam pasca erupsi Sinabung.

Disebutkannya, di tahun pertama 2012, ekspor kubis sebesar 11.747 ton dengan nilai Rp 35,243 miliar, tahun 2013 sebesar 13.133 ton dengan nilai Rp 39,401 miliar, tahun 2014 sebesar 8.933 ton dengan nilai Rp 26,800 miliar, tahun 2015 sebesar 17.043 ton dengan nilai Rp 51,131 miliar, ditahun 2016 sebesar 32. 680 ton dengan nilai Rp 98,040 miliar.

Namun di tahun 2017 dan 2018 volume ekspor komoditas ini mengalami penurunan.Yakni ditahun 2017 hanya sebesar 18.459 ton dengan nilai Rp 55,379 miliar dan di tahun 2018 sebesar 15.228 ton dengan nilai Rp 45,906 miliar.

"Penurunan selama 2 tahun terakhir ini disebabkan semakin ketatnya persyaratan keamanan pangan dari negara tujuan ekspor, terutama Jepang, Korea Selatan dan Singapura yang memiliki standar syarat keamanan pangan yang cukup tinggi," jelas Jamil.

Turut hadir pada pelepasan itu Kadis Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Sumatera Utara M Azhar Harahap, Kepala Badan Ketahanan Pangan dan Peternakan Provinsi Sumut Dahler Lubis, Kadis Pertanian Kabupaten Karo Sarjana Purba dan instansi terkait serta petani dan para eksportir.(BS-Rel-Hms)
Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi melepas secara resmi ekspor 50,2 ton sayuran Kubis (Kol) Berastagi ke Malaysia, di Desa Lambar, Kecamatan Tigapanah, Kabupaten Karo, Kamis (28/2/2019). Ekspor melalui Pelabuhan Belawan itu dilakukan oleh perusahaan eksportir PT Juma Berlian Exim. Humas


Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi melepas secara resmi ekspor 50,2 ton sayuran Kubis (Kol) Berastagi ke Malaysia, di Desa Lambar, Kecamatan Tigapanah, Kabupaten Karo, Kamis (28/2/2019). Ekspor melalui Pelabuhan Belawan itu dilakukan oleh perusahaan eksportir PT Juma Berlian Exim. Humas

Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi melepas secara resmi ekspor 50,2 ton sayuran Kubis (Kol) Berastagi ke Malaysia, di Desa Lambar, Kecamatan Tigapanah, Kabupaten Karo, Kamis (28/2/2019). Ekspor melalui Pelabuhan Belawan itu dilakukan oleh perusahaan eksportir PT Juma Berlian Exim. Humas

Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi melepas secara resmi ekspor 50,2 ton sayuran Kubis (Kol) Berastagi ke Malaysia, di Desa Lambar, Kecamatan Tigapanah, Kabupaten Karo, Kamis (28/2/2019). Ekspor melalui Pelabuhan Belawan itu dilakukan oleh perusahaan eksportir PT Juma Berlian Exim. Humas

Singkong, 'Superfood' Baru untuk Berantas Stunting di Indonesia

Singkong bisa tumbuh di seluruh wilayah Indonesia (Foto: thinkstock)

Jakarta, BS - Prevalensi stunting di Indonesia menurut Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018 menunjukkan angka penurunan sebesar 30,8 persen. Walau begitu, tetap saja masih ada beberapa daerah yang memiliki kasus stunting yang tinggi.

Oleh karena itu Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) melakukan beberapa penelitian guna menekan angka stunting tersebut. Salah satunya melalui pengembang nutrisi dari pangan lokal, yakni singkong.

Ahmad Fathoni, peneliti dari Pusat Penelitian Bioteknologi LIPI mengatakan Indonesia menjadi negara ketiga penghasil singkong terbesar di dunia setelah Nigeria dan Thailand. Seluruh wilayah Indonesia bisa ditanami singkong, maka dari itu menjadikannya salah satu komoditas pangan terbaik untuk konsumsi maupun industri.

"Ada 4 mikronutrien dalam tumbuh kembang yang dibutuhkan untuk stunting, vitamin, zat besi, zinc, dan protein. Permasalahannya, singkong ini dikenal rendah protein. Kami di LIPI menyeleksi beberapa jenis singkong dan juga merakit singkong agar memberikan nutrisi lebih," kata Fathoni pada acara Media Briefing 'Penurunan Prevalensi Stunting dan Diabetes melalui Nutrisi dari Pangan Lokal', Kamis (28/2/2019).

Selain pembibitan, Fathoni dan tim juga melakukan pengembangan singkong sebagai bahan pangan berkualitas yakni menjadikannya tepung singkong termodifikasi atau Mocaf. Mocaf dijadikan beberapa bahan baku makanan misalnya seperti mie atau kue.

"Sayangnya singkong masih belum mendapat perhatian. Kebanyakan pemerintah lebih memfokuskan pada sumber pangan beras atau padi, jagung, dan gandum. Karena itu sangat penting untuk mengedukasi masyarakat soal ini," tandasnya.

Stunting merupakan kondisi di mana anak tidak mendapatkan cukup nutrisi bahkan sejak dalam kandungan. Misalnya sang ibu tidak memakan makanan bergizi saat hamil dan anak tidak mendapatkan ASI eksklusif pada 1.000 hari pertama kehidupan, sehingga berakibat pada tumbuh kembang anak yang ditandai dengan tubuh pendek. (*)

Sumber: Detik.com

Gugatan 9 Warga Desa Korban Erupsi Gunung Sinabung Disepakati

Sidang mediasi gugatan Citizen Law Suit di Pengadilan Negeri Karo memasuki tahap akhir dengan agenda pembacaan penetapan akta perdamaian, Rabu (27/2/2019).
Medan, BS- Perjuangan para penyintas korban erupsi Gunung Sinabung menuntut haknya di pengadilan berbuah manis. Setelah hampir enam bulan menjalani proses alot, akhirnya sidang mediasi gugatan Citizen Law Suit (CLS) di Pengadilan Negeri Karo memasuki tahap akhir dengan agenda pembacaan penetapan akta perdamaian. Penggugat adalah 9 orang dari 8 desa yang menjadi perwakilan para korban. 

Mereka berasal dari Desa Sukatendel, Perbaji, Kutambaru, Kebayaken, Sigarang-garang, Berastepu, Tigapancur, dan Cintarakyat. 

Sebagian tuntutan yang disepakati adalah pengesahan rancangan peraturan daerah (Ranperda) tentang penanggulangan bencana, penyediaan pusat informasi terpadu penanganan bencana (informasi online dan informasi offline), status administrasi desa (relokasi tahap 1), dan pemutahiran data penerima Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), Kartu Indonesia Pintar (KIP), dan Kartu Indonesia Sehat (KIS). 

Direktur Perhimpunan Bantuan Hukum dan Advokasi Rakyat Sumatera Utara (Bakumsu) Manambus Pasaribu kepada Kompas.com menjelaskan, tuntutan pertama soal pengesahan Ranperda Penanggulangan Bencana bahwa tergugat V (Bupati Karo) telah menyusun Ranperda tersebut dan telah mendapat persetujuan bersama antara tergugat V dan tergugat VI (DPRD Karo). Tinggal menunggu waktu tujuh hari kerja setelah dievaluasi dan mendapat nomor registrasi dari tergugat IV (Gubernur Sumatera Utara). 

Tuntutan kedua tentang penyediaan pusat informasi terpadu penanganan bencana, bahwa tergugat V telah menyediakan pusat layanan informasi untuk penanganan bencana di bawah Dinas Kominfo Kabupaten Karo dan akan mensosialisasikan pusat informasi tersebut dalam Tahun Anggaran 2019.

 "Tergugat V dan VI akan membuka akses seluas-luasnya kepada penggugat mengenai rencana-rencana tindakan pelaksanaan dalam pemenuhan kesepakatan," kata Manambus, Rabu (27/2/2019) di kantor Bakumsu. 

Tuntutan ketiga, lanjut dia, tentang status administrasi desa (relokasi tahap 1 Desa Siosar) akan dilaksanakan berdasarkan ketentuan perundang-undangan. Pembentukan desa akan dilakukan melalui peraturan daerah setelah ada usulan dari desa yang bersangkutan berdasarkan keputusan menteri tentang pembentukan desa. Ranperda tentang pembentukan desa ini akan menjadi skala prioritas tergugat V dan VI dalam Propemperda 2019. 

Sementara tuntutan keempat tentang pemutakhiran data penerima KKS, KIP dan KIS bahwa tergugat V akan mengusulkan untuk membuat pemutakhiran data penerima program pemerintah (basis data terpadu) kepada kementerian terkait dan akan menambah anggaran pada program Jamkesda Kabupaten Karo tahun 2019 sebanyak 2.500 jiwa. 

"Penggugat ikut berpartisipasi dalam melakukan pemutakhiran data dan dalam pelaksanaan penerima KIS, KIP dan KKS ini," ucapnya. 

Sahat Hutagalung selaku kuasa hukum penggugat menambahkan, gugatan warga negara yang dilayangkan penggugat lewat kuasa hukumnya dari Bakumsu merupakan gugatan yang bertujuan untuk memberikan perlindungan terhadap kepentingan umum atau masyarakat luas dari kerugian publik berupa terlanggarnya hak asasi manusia sebagai akibat tindakan atau kelalaian/pembiaran yang dilakukan negara. 

"Gugatan ditujukan kepada pemerintah karena secara hakikatnya sebagai penyelenggara negara wajib memberikan perlindungan kepada seluruh masyarakat Indonesia, apalagi masyarakat korban yang terkena bencana," ujar Sahat.

Dalam hal ini, sebagai tergugat yakni Negara Republik Indonesia cq Presiden Republik Indonesia sebagai Tergugat I, Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan sebagai Tergugat II, Badan Nasional Penangulangan Bencana sebagai Tergugat III, Gubernur Provinsi Sumatera Utara sebagai Tergugat IV, Bupati Kabupaten Karo sebagai Tergugat V, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Karo sebagai Tergugat VI, Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Sumatera Utara sebagai Tergugat VII, dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Karo sebagai Tergugat VIII. 

Adalah Forum Advokasi Korban Erupsi Sinabung (FASI) yang terdiri dari YAPIDI, YAK, Diakonia GBKP, BAKUMSU, Yayasan Sheep Indonesia, dan para penyintas yang selalu melakukan kegiatan yang bertujuan agar negara memberikan pemenuhan hak-hak masyarakat korban erupsi Sinabung. 

FASI melihat, dalam upaya penyelenggaraan penanggulangan bencana erupsi Gunung Sinabung, pemerintah dianggap belum bekerja secara maksimal sebagaimana mandat yang diberikan peraturan perundang-undangan. 

"Padahal negara memiliki tanggung jawab dan kewajiban untuk menghormati, melindungi dan menuhi korban erupsi Gunung Sinabung. Kewajiban tersebut mengandung unsur pemenuhan hak masyarakat," kata Kordinator FASI Lesma Perangin-angin.(*)
Sumber: Kompas.com

Sudiman Purba Buka Keparasi Serba Usaha "Agro Buana Sejahtera" di Pematangraya

Sudiman Purba, mantan Pejabat PT Telkom di Bandung dan pejabat PT Telekomindo yang kini berdomisili di Simalungun membuka usaha yakni Koperasi Serba Usaha AGRO BUANA SEJAHTERA di Ruko  depan Kantor Bupati Simalungun, Pematangraya. Foto-FB
Pematangraya, BS-Sudiman Purba, mantan Pejabat PT Telkom yang kini berdomisili di Simalungun membuka usaha yakni Koperasi Serba Usaha AGRO BUANA SEJAHTERA di Ruko  depan Kantor Bupati Simalungun, Pematangraya. 

"Walaupun sudah berkali kali dikecewakan, namun api semangat membantu orang lain tetap nggak bisa dipadamkan. Kegagalan tidak pernah menyurutkan keinginan berusaha melakukan hal-hal yang bermanfaat bagi banyak orang. Semoga yang ini berhasil. Yang ingin membangun Simalungun mari bergabung," tulis Sudiman Purba, Kamis (29/2/2019).(Lee)

Juara Piala AFF U-22, Persembahan Kedua Indra Sjafri untuk Indonesia

Written By Beritasimalungun on Tuesday, 26 February 2019 | 21:07

Juara Piala AFF U-22, Persembahan Kedua Indra Sjafri untuk Indonesia Indra Sjafri. (Foto: Ari Saputra)
Jakarta, BS - Indra Sjafri sukses membawa Timnas Indonesia juara Piala AFF U-22 2019. Ini menjadi gelar kedua Indra untuk timnas di kelompok umur.

Indonesia berhadapan dengan Thailand di final Piala AFF U-22. Dalam laga yang berlangsung di Olympic Stadium, Phnom Penh, Kamboja, Selasa (26/2/2019), Indonesia tertinggal duluan lewat gol Saringkan Promsupa.

Skuat Garuda Muda berhasil membalikkan keadaan menjadi 2-1 lewat gol-gol Sani Rizki dan Osvaldo Hay. Skor itu bertahan hingga laga tuntas dan mengantarkan Indonesia ke tangga juara.

Baca juga: Timnas Indonesia Juara Piala AFF U-22 2019

Ini menjadi gelar kedua Indra di Timnas Indonesia kelompok umur. Sebelumnya, dia berhasil membawa Merah-Putih menjadi yang terbaik di Piala AFF U-19 2013.

Tak hanya itu, Indra kini punya catatan apik dalam pertemuannya dengan Thailand. Pelatih asal Padang itu menorehkan tiga kemenangan dan dua kekalahan.(*)

Sumber: Detik.com

Bungkam Thailand di Final, Timnas Indonesia U-22 Juara Piala AFF U-22 2019

Bungkam Thailand di Final, Timnas Indonesia U-22 Juara Piala AFF U-22 2019

Phnom Penh- Timnas Indonesia U-22 menjadi juara Piala AFF U-22 2019 setelah meraih kemenangan 2-1 atas Thailand di pertandingan final yang digelar di Olympic Stadium, Phnom Penh, Kamboja, Selasa (26/2/2019).

Meski sempat tertinggal lebih dulu, gol Sani Rizki Fauzi dan Osvaldo Haay menjadi penentu gelar juara menjadi milik Tim Garuda Muda.

Setelah sejumlah peluang emas didapatkan Tim Garuda Muda di babak pertama, seperti Osvaldo Haay pada menit keempat, Gian Zola pada menit ke-27, dan Witan Sulaeman pada menit ke-33, pertandingan babak pertama berakhir tanpa gol.


Baca: Juara Piala AFF U-22, Persembahan Kedua Indra Sjafri untuk Indonesia

Pada babak kedua pertandingan, Thailand mulai berusaha bermain lebih lepas. Lini pertahanan Timnas Indonesia U-22 mulai tertekan. Awan Setho harus mulai menghalau serangan-serangan tim Gajah Perang.

Serangan Thailand berbuah manis pada menit ke-57. Kapten Thailand, Saringkan Promsupa, berhasil mencetak gol dengan tandukan setelah menerima umpan tendangan bebas dari rekan setimnya.

Namun, keunggulan tersebut tak bertahan lama. Timnas Indonesia U-22 berhasil membalas lewat gol yang dicetak Sani Rizki Fauzi pada menit ke-58. Mendapat umpan dari Gian Zola, tembakan dilepas Sani Rizki dan membentur tubuh bek Thailand, Marco Ballini. Bola berubah arah dan gagal dihalau kiper Thailand, Korraphat Nareechan.

Timnas Indonesia U-22 berhasil berbalik unggul pada menit ke-63. Seperti halnya gol yang dicetak Thailand, Tim Garuda Muda berhasil mencetak gol lewat tandukan Osvaldo Haay setelah menerima umpan tendangan bebas Luthfi Kamal Baharsyah.

Tertinggal satu gol membuat pemain Thailand termotivasi untuk bisa menyamakan kedudukan lagi. Pemain Thailand berusaha menekan lini pertahanan Tim Garuda Muda.

Dalam keadaan unggul, Timnas Indonesia U-22 kehilangan bek tengah sekaligus kapten tim, Bagas Adi Nugroho, yang diusir wasit karena menerima kartu merah. Bagas melakukan tekel keras dengan dua kaki yang membuat wasit tak memberinya ampun dan mengusirnya dari lapangan.

Gawang Awan Setho kemudian digempur Thailand. Namun, kukuhnya pertahanan, meski tanpa Bagas Adi membuat Thailand tak berhasil memaksimalkan peluang-peluang yang mereka miliki.
Wasit meniupkan peluit panjang dan Timnas Indonesia U-22 resmi menjadi juara Piala AFF U-22 2019 dengan kemenangan 2-1 atas Thailand.

2 Ksatria Timnas Indonesia U-22

Sani Rizki Fauzi dan Osvaldo Haay pantas disebut ksatria, pahlawan Timnas Indonesia U-22 di final Piala AFF U-22 2019. Tim Merah-Putih jadi jawara turnamen usai menggebuk Thailand 2-1 di Olympic Stadium, Kamboja, Selasa (26/2/2019). Kedua pemain di atas jadi penjebol gawang Tim Gajah Putih yang perawan sejak penyisihan.

Timnas Indonesia U-22 sempat tertinggal 0-1 pada menit ke-57. Kapten Thailand, Saringkan Promsupa, berhasil mencetak gol dengan tandukan setelah menerima umpan tendangan bebas dari rekan setimnya.

Namun, keunggulan tersebut tak bertahan lama. Timnas Indonesia U-22 berhasil membalas lewat gol yang dicetak Sani Rizki Fauzi pada menit ke-58.

Mendapat umpan dari Gian Zola, tembakan dilepas Sani Rizki dan membentur tubuh bek Thailand, Marco Ballini. Bola berubah arah dan gagal dihalau oleh kiper Thailand, Korraphat Nareechan.

Timnas Indonesia U-22 berhasil berbalik unggul pada menit ke-63. Seperti halnya gol yang dicetak Thailand, Tim Garuda Muda berhasil mencetak gol lewat tandukan Osvaldo Haay setelah menerima umpan tendangan bebas Luthfi Kamal Baharsyah.

Situasi pun berbalik, Thailand yang ketinggalan dibuat pontang-panting menembus rapatnya pertahanan anak-asuh Indra Sjafri. Tim Garuda Muda secara dramatis jadi tim terbaik!

Ini jadi sebuah pencapaian yang manis, mengingat Thailand yang dihadapi di laga puncak merupakan juara bertahan turnamen di edisi 2015 silam.

Tim asuhan Alexandre Lima, belum tersentuh kekalahan serta kebobolan dalam waktu normal pertandingan selama Piala AFF U-22 2019. Sang arsitek asal Brasil yang didapuk jadi nakhoda tim pada awal November 2018 terlihat sukses menjaga tempo permainan Timnas Thailand U-22.

Di fase penyisihan Grup A Thailand menang 1-0 dan 3-0 masing-masing atas Timor Leste dan Filipina, bermain tanpa gol kontra Vietnam.

Mereka melaju ke semifinal dengan status runner-up Grup A. Memasuki periode knock-out Tim Negeri Gajah Putih Muda bersua tuan rumah Kamboja yang jadi tim kuda hitam di penyisihan.

Thailand menang 5-3 dalam adu penalti atas Kamboja (0-0) di semifinal sebelum akhirnya dikalahkan Timnas Indonesia U-22 di laga puncak.
Bungkam Thailand di Final, Timnas Indonesia U-22 Juara Piala AFF U-22 2019

Susunan Pemain Timnas Indonesia U-22

Pelatih Tim Garuda Muda, Indra Sjafri, menurunkan skema terbaik dengan komposisi pemain terbaik pula untuk bisa menjadi juara pada edisi pertama turnamen sepak bola Asia Tenggara di kategori usia di bawah 22 tahun itu.

Awan Setho Raharjo masih menjadi pilihan utama untuk berada di bawah mistar gawang. Awan Setho dibantu duet Nurhidayat Haji Haris dan Bagas Adi Nugroho di pusat pertahanan. Sementara Asnawi Mangkualam Bahar dan Firza Andika akan membantu pertahanan dari sisi sayap.

Beralih ke lini tengah, pemain yang berkontribusi besar membawa Timnas Indonesia U-22 melangkah ke final, Muhammad Luthfi Kamal Baharsyah, masih dipercaya untuk menjadi gelandang bertahan sekaligus penyeimbang tim. Luthfi dibantu Gian Zola dan Sani Rizki Fauzi yang akan lebih menyerang.

Sementara lini depan Timnas Indonesia U-22 masih dipercayakan kepada Marinus Wanewar. Pemain yang untuk sementara berada di daftar teratas pencetak gol terbanyak Piala AFF U-22 2019 itu akan dibantu Osvaldo Haay dan Witan Sulaeman dari sisi sayap.
Berikut susunan pemain kedua tim, selengkapnya.

Susunan Pemain
Bungkam Thailand di Final, Timnas Indonesia U-22 Juara Piala AFF U-22 2019

Timnas Indonesia U-22 (4-3-3): Awan Setho Raharjo (kiper); Asnawi Mangkualam Bahar, Nurhidayat Haji Haris, Bagas Adi Nugroho, Firza Andika (belakang); Muhammad Luthfi Kamal Baharsyah, Gian Zola, Sani Rizki Fauzi (tengah); Witan Sulaeman, Osvaldo Haay, Marinus Wanewar (depan)

Pelatih: Indra Sjafri

Timnas Thailand U-22 (3-5-2): Korraphat Nareechan (kiper); Chatchai Saengdao, Sakunchai Saeongthopho, Saringkan Promsupa (belakang); Sampan Kesi, Tanpisit Khukhalarno, Patcharapol Intanee, Sakunchai Saeongthopho, Kritsada Nontharat (tengah); Jedsadakorn Kowngam, Jargensak Wonggorn (depan)
Pelatih: Alexandre Da Gama Lima. (*)

Sumber: Bola.com
 



Bupati Simalungun Pada Peresmian GKPS Distrik XI: Gereja Adalah Mitra Pemerintah

HADIRI: Dari kiri, Sekjen GKPS Pdt Paul Ulrich Munthe, Bupati Simalungun JR Saragih, Ephorus GKPS Pdt M Rumanja Purba MSi menghadiri acara peresmian Gereja Kristen Protestan Simalungun (GKPS) Distrik XI Kecamatan Merek Kabupaten Karo, Minggu (24/2/2019).  Foto SIB
Simalungun, BS-Bupati Simalungun JR Saragih menghadiri acara peresmian Gereja Kristen Protestan Simalungun (GKPS) Distrik XI Kecamatan Merek Kabupaten Karo, Minggu (24/2/2019).

Kedatangan bupati disambut suka cita para jemaat ditandai dengan pengalungan bunga. Ephorus GKPS Pdt M Rumanja Purba MSi dalam kotbahnya menyampaikan bahwa jemaat GKPS Distrik XI hendaknya semakin kuat dan dewasa dalam iman.

"Jemaat GKPS harus bisa menjadi pribadi yang memberikan suara kebenaran dan suara kedamaian di tengah gereja dan masyarakat," sebut Ephorus.

Sementara itu Bupati Simalungun JR Saragih dalam sambutannya mengatakan peran gereja tidak hanya bertugas untuk memberikan pelayanan kerohanian pada masyarakat, namun juga menjadi mitra pemerintah untuk memberikan informasi mengenai keadaan masyarakat kepada pemerintah perihal informasi tentang warga yang sakit, anak putus sekolah dan permasalahan lainnya untuk dapat dicarikan solusi.

JR Saragih juga mengapresiasi semangat warga jemaat GKPS dalam bergotong royong untuk bekerja sama mensukseskan pesta peresmian dan pembangunan rumah dinas Praeses GKPS Distrik XI ini, ujarnya.

Sebelumnya, Ketua Umum peresmian GKPS Distrik XI Saut Bangkit Purba dalam laporannya menjelaskan, Distrik XI merupakan pemekaran dari Distrik III GKPS Saribudolok. Distrik XI merupakan induk dari gereja-gereja GKPS yang berada di Resort Sipituhuta I dan Sipituhuta II, Resort Tongging, Resort Kabanjahe, Resort Sidikalang, Resort Sumbul dan Resort Tanjung Beringin.  (*)

Sumber: SIB

St Junimart Girsang Diponting di Haranggaol

Haranggaol, BS-Akun linimasa sosial media (FB) milik Darma Purba pada 24 Februari 2019 Pukul 10.22 WIB memposting sejmlah video dan foto saat kunjungan St Junimart Girsang, Anggota DPR RI Fraksi PDIP di Haranggaol. Kini Junimart Girsang sebagai Caleg DPR RI PDIP Dapil Sumut.

"Wujud kecintaan kami masyarakat Haranggaol Horisan kepada Wakil Rakyat yang bersungguh-sungguh melindungi dan mengayomi Rakyat. Terimakasih Bpk Junimart Girsang," tulis darma Purba. (Lee)


 

Sukses Pesta Bona Tahun Tumpuan Purba Pakpak 2019

Suasana manortor di Pesta Bona Tahun Tumpuan Purba Pakpak, Boru, Panagolan se Kota Jambi di Gedung Budi Mulia Mayang Kota Jambi, Sabtu 23 Februari 2019. Foto Lisbet Sinaga.
Suasana manortor di Pesta Bona Tahun Tumpuan Purba Pakpak, Boru, Panagolan se Kota Jambi di Gedung Budi Mulia Mayang Kota Jambi, Sabtu 23 Februari 2019. Foto Lisbet Sinaga.
Jambi, BS-Tradisi Pesta Awal Tahun (Pesta Bona Tahun) bagi masyarakat Batak, khususnya Batak Simalungun tetap diabadikan hingga ke Perantauan, seperti di Kota Jambi. Acara Pesta Bona Tahun merupakan salah satunya yang tetap erat dilaksanakan kumpulan marga-marga di Kota Jambi. Pesta Bona Tahun juga menjadi hiburan tersendiri bagi masyarakat Batak di tanah perantauan. Pesta Bona Tahun ini sudah merupakan kewajiban bagi setiap perkumpulan marga-marga disetiap awal tahun.

Hal itu juga yang ditunjukkan Tumpuan (Kumpulan Kerabat) Marga Purba Pakpak, Boru, Panagolan se Kota Jambi di Gedung Budi Mulia, Mayang Kota Jambi, Sabtu 23 Februari 2019. Pesta Bona Tahun Tumpuan Purba Pakpak, Boru dan Panagolan se Kota Jambi dihadiri sebanyak 117 kepala keluarga (KK) atau sekitar 358 jiwa dari 155 KK Anggota Purba Pakpak se Kota Jambi Tahun 2019. 

Merajut “holong” (kasih) di Pesta Bona Tahun Purba Pakpak-Boru-Panagolan se-Kota Jambi cukup meriah dan bersahaja. Tradisi budaya Batak ini semakin kokoh dan abadi di tanah perantauan. Pesta Bona Tahun Purba Pakpak ini juga sebagai ajang silaturahmi kekerabatan kepedulian sesama di Kota Jambi.

Tema Pesta Bona Tahun Purba Pakpak-Boru-Panagolan se-Kota Jambi 2019 yakni “ Sauhur ma Nasiam Haganupan ( 1 Petrus 3: 8a). Susunan Acara meliputi Ibadah, Makan Bersama, manortor Pesta Bona Tahun. 

Pesta Bona Tahun diawali dengan Ibadah dengan Kotbah oleh  Pdt Riando Tondang STh. Sementara Votum Liturgis St Purba Pakpak (Jemaat HKBP Jambi), Organis Sy Friston R Sinaga SPd, Songliders, St Ema Br Sitopu MPD, Mama Yola Br Purba, J Sidauruk.  

Kotbahnya, oleh Pendeta Sinaga (HBKP Jambi). Inti Kotbahnya mengajak seluruh Anggota Tumpuan Purba Pakpak, Boru, Panagolan se Kota Jambi untuk tidak takut dan kwatir dalam menjalankan kehidupan sehari-hari walau melawan rintangan. 

“Jadikanlah Tuhan sebagai sumber kekuatan dalam menjalani kehidupan seharihari serta selalu berseru Kepada Tuhan dalam setiap pergumulan. Juga agar anggota Tumpuan saling tolong menolong sejalan dengan Tema yang diusung,” ucapnya.

Sebelum santap siang bersama, juga dilakukan pemberian makanan khas Adat Simalungun “Dayok Binatur” kepada Penasehat, Tondong Purba Pakpak, Pengurus, Boru, Panagolan dan Panitia.

Pesta Bona Tahun dirangkai dalam 14 poin yakni Pengantar Protokol Bp J Saragih dan St JB Sitopu, Laporan Pengurus Harian (Ketua Drs A Purba/br Sinaga, Sekretaris H Simarmata/br Manullang, Bendahara M Sijabat/br Purba) dilanjutkan dengan Tortor Pengurus Harian Purba Pakpak.

Kemudian Tortor Penasehat Tumpuan, Tortor Ketua Wilayah dan Komisaris, Tortor Purba Pakpak na Marsanina, Tortor Hela/Boru Purba Pakpak, Tortor Panagolan Purba Pakpak (Laki-laki), Tortor Panagolan Purba Pakpak (Wanita), Penerimaan Anggota Baru, Tortor Niombah (Anak-anak) Purba Pakpak, Laporan Keuangan Sementara Panitia Pesta Bona Tahun Purba Pakpak 2019, Doa Penutup.

Pesta Bona Tahun dilakukan pengumpulan dana untuk kas kumpulan melalui “Tortor”. Perayaan Pesta Bona tahun tersebut cukup bersahaja dan menjalin kepedulian sesama. Pada kesempatan itu juga diadakan penerimaan anggota baru. Terkumpul dana pada hari itu dari tortor sekitar Rp 20 juta lebih. Acara berjalan lancar sesuai dengan tata acara yang telah disiapkan sebelumnya.

Rangkaian Tortor juga diselingi dengan penarikan hadiah kupon dooprize yang telah disiapkan oleh Panitia. Panitia juga mengadakan hadiah undian utama sesuai daftar hadir berupa kompor gas, Tab Adroid, 2 Kipas Angin dan hadiah menarik lainnya.

Ketua Umum Punguan Marga Purba Pak-pak/Boru/Panogolan se Jambi, Drs A Purba/br Sinaga mengatakan, Pesta Bona Tahun Purba Pakpak di Kota Jambi merupakan budaya Batak Simalungun yang harus dilestarikan.

“Kalau di kampung halaman, pesta ini jarang ada. Ini hanya banyak di tanah perantauan. Kumpulan marga mampu mempersatukan orang Batak di tanah rantau dari berbagai kampung asal usul di Sumatera Utara. Kumpulan marga, adalah aset budaya Batak yang harus dilestarikan sebagai kekayaan Budaya Indonesia,” katanya.

Menurutnya, Pesta Bona Tahun Purba Pakpak ini sebagai wujud “Holong” antar anggota kumpulan untuk saling peduli satu dengan yang lain. Kepedulian sosial merupakan tujuan dari kumpulan marga tersebut supaya sesama anggota terus terjalin hubungan timbal balik dalam “Holong”.

Sementara Ketua Kumpulan Purba Pakpak Kota Jambi Drs A Purba, kini kumpulan Purba Pakpak-Boru-Panagolan se Kota Jambi dibagi Sembilan komisaris. Penasehat St RK Purba/br Sitepu, Sy S Purba/br Simarmata, M Simatupang/br Purba, St JBS Sumbayak/br Sinaga (+).

St RK Purba Pakpak, Petrus Purba Pakpak dan lainnya juga memberikan sumbangan kepada ratusan anak-anak kumpulan kerabat Purba Pakpak dalam akhir acara dengan “tortor” penutup. Pesta bona tahun Purba Pakpak 2019 menampilkan Group Musik JKR Musik yang memukau dengan lagu-lagu Simalungun.

Pada kesempatan itu, Caleg DPRD Provinsi Jambi (PDIP) Nomor Urut 5 Dapil Kota Jambi St Awal JD Damanik SE MM juga bersosialisasi untuk Pileg Rabu 17 April 2019 mendatang. 

Pesan Tokoh Simalungun

Sementara Tokoh Masyarakat Simalungun di Jambi St Raja Kumpul (RK) Purba Pakpak mengajak orang Simalungun yang ada di Provinsi Jambi untuk percaya diri dalam hidup bermasyarakat. Orang Simalungun di Provinsi Jambi tak lagi menjadi tamu namun sudah menjadi tuan rumah di Provinsi Jambi.

Pada awalnya orang Simalungun, khususnya Marga Purba Pakpak di Provinsi Jambi datang dengan berbagai latar belakang profesi dan kehidupan sosial yang beragam. Mulai dari buruh, berkebun, pegawai, TNI, Polri, Pengusaha dan berbagai profesi lainnya. 

“Saya juga mengucapkan terimakasih kepada seluruh Anggota Tumpuan Purba Pakpak se Kota Jambi yang terus membangun kebersamaan dalam tumpuan. Juga kepada pengurus yang telah menjalankan kegiatan Tumpuan Purba Pakpak selama ini. Semoga Tumpuan Purba Pakpak se Kota Jambi semakin bersatu padu dan saling tolong menolong dalam suka dan duka,” ujar St RK Purba Pakpak yang juga Dewan Penasehat Purba Pakpak Jambi.

Tokoh Batak Simalungun yang pada 12 Februari 2019 genap berusia 80 Tahun ini berpesan, agar generasi muda Purba Pakpak, Boru Panagolan se Kota Jambi dan sekitarnya tetap memberikan hati dan waktu untuk kumpulan dalam suka dan duka. Juga tetap menjaga kekompakan dalam kumpulan marga. Acara ditutup dengan doa pulang dengan salam-salaman. (Asenk Lee Saragih)

Gallery Foto Pesta Bona Tahun Tumpuan Purba Pakpak 2019-Foto2 Lisbet Sinaga







Suasana manortor di Pesta Bona Tahun Tumpuan Purba Pakpak, Boru, Panagolan se Kota Jambi di Gedung Budi Mulia Mayang Kota Jambi, Sabtu 23 Februari 2019. Foto Lisbet Sinaga.


Suasana manortor di Pesta Bona Tahun Tumpuan Purba Pakpak, Boru, Panagolan se Kota Jambi di Gedung Budi Mulia Mayang Kota Jambi, Sabtu 23 Februari 2019. Foto Lisbet Sinaga.
 






Suasana manortor di Pesta Bona Tahun Tumpuan Purba Pakpak, Boru, Panagolan se Kota Jambi di Gedung Budi Mulia Mayang Kota Jambi, Sabtu 23 Februari 2019. Foto Lisbet Sinaga.


Suasana manortor di Pesta Bona Tahun Tumpuan Purba Pakpak, Boru, Panagolan se Kota Jambi di Gedung Budi Mulia Mayang Kota Jambi, Sabtu 23 Februari 2019. Foto Lisbet Sinaga.

Suasana manortor di Pesta Bona Tahun Tumpuan Purba Pakpak, Boru, Panagolan se Kota Jambi di Gedung Budi Mulia Mayang Kota Jambi, Sabtu 23 Februari 2019. Foto Lisbet Sinaga.







 Gallery Foto Pesta Bona Tahun Tumpuan Purba Pakpak 2019. Foto-Foto WA Purba Pakpak























Caleg DPRD Provinsi Jambi (PDIP) Nomor Urut 5 Dapil Kota Jambi St Awal JD Damanik SE MM juga bersosialisasi untuk Pileg Rabu 17 April 2019 mendatang.



 

Berita Lainnya

.

.
.

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)
Hinalang- Pdt Jhon Rickky R Purba MTh melakukan peletakan batu pertama pembangunan Pusara “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba) di Desa (Nagori) Hinalang, Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara, Selasa (22/10/2019). Acara Peletakan Batu Pertama dilakukan sederhana dengan Doa oleh Pdt Jhon Rickky R Purba MTh. Selengkapnya KLIK Gambar

Ikan Bawal Seberat 9 KG Dapat (Tabu-tabu) di Danau Toba Hutaimbaru Simalungun

Ikan Bawal Seberat 9 KG Dapat (Tabu-tabu) di Danau Toba Hutaimbaru Simalungun
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba
Sakit Bertahun Tanpa Pelayanan Medis

Sapu Bersih Rencana Gubsu Soal Wisata Halal Syariah di Kawasan Danau Toba

Sapu Bersih Rencana Gubsu Soal Wisata Halal Syariah di Kawasan Danau Toba
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Andaliman, Rempah Batak Yang Mendunia

Andaliman, Rempah Batak Yang Mendunia
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

St Adriani Heriaty Sinaga SH MH (Srikandi Simalungun) Itu Purna Bakti

St Adriani Heriaty Sinaga SH MH (Srikandi Simalungun) Itu Purna Bakti
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya


MIRACLE "TINUKTUK" SAMBAL REMPAH KHAS SIMALUNGUN

MIRACLE "TINUKTUK" SAMBAL REMPAH KHAS SIMALUNGUN
PESAN: MIRACLE'TINUKTUK WA: 081269275555

Catatan Paska Konser Jhon Eliaman Saragih

Catatan Paska Konser Jhon Eliaman Saragih
TMII Jakarta Sabtu 4 November 2017.KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya