. Rumpel Saragih dan Natalia Saragih Diinterogasi Karena Sebarkan Brosur Ajaran Saksi Yehuwa di Jambi | BeritaSimalungun
Home » , » Rumpel Saragih dan Natalia Saragih Diinterogasi Karena Sebarkan Brosur Ajaran Saksi Yehuwa di Jambi

Rumpel Saragih dan Natalia Saragih Diinterogasi Karena Sebarkan Brosur Ajaran Saksi Yehuwa di Jambi

Written By Beritasimalungun on Monday, 11 February 2019 | 22:32

Dua warga perantauan dari Sumatera Utara yakni Rumpel Saragih dan Natalia Saragih dimintai keterangan oleh aparat desa setempat, termasuk Kades, Kapolsek, Babinsa Lembaga Adat, Kepala Dusun karena mereka kepergok warga menyebarkan brosur tentang ajaran Kerajaaan Yehuwa atau Saksi-Saksi Yehuwa di Kasangpudak, Kabupaten Muarojambi, pada Minggu (10/2/2019).IST
Jambi, BS-Dua warga perantauan dari Sumatera Utara yakni Rumpel Saragih dan Natalia Saragih dimintai keterangan oleh aparat desa setempat, termasuk Kades, Kapolsek, Babinsa Lembaga Adat, Kepala Dusun karena mereka kepergok warga menyebarkan brosur tentang ajaran Kerajaaan Yehuwa atau Saksi-Saksi Yehuwa di Kasangpudak, Kabupaten Muarojambi, pada Minggu (10/2/2019). 

Sedangkan dua warga Korea pendamping mereka berhasil melarikan diri saat hendak diinterogasi warga setempat saat terpergok menyebarkan brosur tentang ajaran Kerajaaan Yehuwa atau Saksi-Saksi Yehuwa di Kasangpudak.

“Kejadiannya pada minggu 10 Februari 2019, sekira pukul 10.00 WIB di RT. 05 Desa Kasangpudak Kecamatan Kumpeh Ulu, Muarojambi,” kata Janiarto, tokoh pemuda setempat, Senin (11/2/2019), seperti dilansir Inilahjambi.com.

Menurut Janiarto, saat itu dirinya didatangi empat orang, dua diantaranya WNA asal Korea. Mereka membagikan buku/brosur tentang ajaran Kerajaan Yehuwa.

Merasa ada kejanggalan, Janiarto lantas menghubungi Babinkambtimas setempat, dan melaporkan aktivas empat orang itu. Tidak lama aparat Polsek Kumpe Ulu bersama TNI (Babinsa Koramil 415-06/Pijoan Sertu Syamsori) datang dan menyakan tujuan penyebaran brosur tersebut ke para pelaku.

Belum sempat diperiksa, dua WNA Korea kabur dengan mobil. Sementara Rumpel dan Natalia menghubungi Pengurus Jemaat Saksi-Saksi Yehuwa, Sukardi Bong.

“Sekira pukul 12.10 WIB s.d 15.00 WIB dilaksanakan pertemuan di Balai Desa Kasangpudak. Pengurus Jemaat kerajaan Yehuwa Sukardi Bong juga hadir disana,” kata Janiarto.

Dalam pertemuan itu disepakati, apabila jemaaat Kerajaan Yehuwa akan melaksanakan kegiatan keagamaan harus memberitahukan ke pemerintah desa.

“Hal ini dilakukan guna tidak terjadi gesekan di lingkungan masyarakat yang dapat menimbulkan keresahan dan gangguan Kamtibmas,” ujarnya.

Kata Janiarto, ada 6 orang warga Asing asal Korea di Jambi sebagai penyebar ajaran Saksi-Saksi Yehuwa. “Awalnya yang datang hanya dua. Setelah dimintai keterangan, mereka mengakui bahwa ada 6 orang warga Asing berkebangsaan Korea di Jambi sebagai penyebar ajaran tersebut,” katanya.

“Mereka bilang suratnya ada di mobil. Tapi mereka justru kabur ketika bilang akan mengambil surat itu dimobilnya. Kalau punya dokumen resmi dan izin terkait aktivitas mereka, mengapa mereka kabur?. Beruntung ketemu dengan saya. Kalau ketemu dengan orang lain yang tidak paham. Lantas terjadi kekerasan karena dinilai mengganggu ketentraman masyarakat, bagaimana?” terang Janiarto. (BS-Lee)
Share this article :

Post a comment

Halaman FB Media Lintas Sumatera

Mengucapkan

Mengucapkan
KLIK Benner Untuk Beritanya

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan
DIRGAHAYU TNI ' Semoga TNI Selalu di Hati Rakyat, Menjadi Kebanggaan Ibu Pertiwi, Sinergi, dan Maju Bersama Negeri, AMIN

Kaldera Toba Akhirnya Diakui UNESCO Global Geopark

Pdt Dr Deddy Fajar Purba dan Pdt Dr Paul Ulrich Munthe (Ephorus dan Sekjen GKPS)

Pdt Dr Deddy Fajar Purba dan Pdt Dr Paul Ulrich Munthe (Ephorus dan Sekjen GKPS)
Selamat Natal dan Tahun Baru

Kabar Hun Simalungun

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Rental Mobil di Pematangsiantar

Rental Mobil di Pematangsiantar
Ada Executive Tiomaz Trans. KLIK Gambar Info Lengkapnya

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik
Tinuktuk adalah Sambal Rempah Khas Simalungun yang berkhasiat bagi tubuh dan enak untuk sambal Ikan Bakar atau sambal menu lainnya. Permintaan melayani seluruh Indonesia dengan pengiriman JNT dan JNE. Berminat hubungi HP/WA Devi Yusnita Damanik 0815 3445 0467 atau di Akun Facebook: Devi Damanik.

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)
Hinalang- Pdt Jhon Rickky R Purba MTh melakukan peletakan batu pertama pembangunan Pusara “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba) di Desa (Nagori) Hinalang, Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara, Selasa (22/10/2019). Acara Peletakan Batu Pertama dilakukan sederhana dengan Doa oleh Pdt Jhon Rickky R Purba MTh. Selengkapnya KLIK Gambar

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba
Sakit Bertahun Tanpa Pelayanan Medis

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”
“Lang jelas lagu-lagu Simalungun sonari on. Tema-tema pakon hata-hata ni lagu ni asal adong. Irama ni pe asal adong, ihut-ihutan musik sonari. Lagu-lagu Simalungun na marisi podah lang taridah.” (Semakin kurang jelas juga lagu-lagu Simalungun belakangan ini. Tema dan syairnya asal jadi. Iramanya pun ikut-ikut irama musik zaman “now” yang kurang jelas. Lagu-lagu Simalungun bertema nasehat pun semakin kurang”.