. Jokowi: Kebangetan Kalau Kalah di Sumut | BeritaSimalungun
Home » , , , » Jokowi: Kebangetan Kalau Kalah di Sumut

Jokowi: Kebangetan Kalau Kalah di Sumut

Written By Beritasimalungun on Sunday, 17 March 2019 | 13:46


Suasana saat calon presiden Joko Widodo berpidato dalam acara deklarasi dukungan alumni belUSUkan pro Jokowi-Maruf Amin n Joko Widodo berpidato dalam acara deklarasi dukungan alumni belUSUkan pro Jokowi-Amin di Gedung Serbaguna T Rizal Noordin, Deli Serdang, Sumatera Utara, Sabtu, 16 Maret 2019. ( Foto: Antara )
Medan, BS- Calon presiden Joko Widodo menghadiri deklarasi dukungan dari alumni perguruan tinggi se - Sumatera Utara yang diselenggarakan di Gedung Serbaguna Medan, Sabtu (16/3/2019).

Calon presiden dengan nomor urut 01 itu memperkenalkan istrinya di awal pembukaan pidatonya di atas panggung. Iriana Jokowi langsung naik setelah mendapatkan panggilan tersebut.

Tidak lama berselang, mantan Gubernur DKI itu kemudian memanggil suami Kahiyang Ayu, Bobby Afif Nasution, menantu Jokowi. Kompak dengan sang mertua, Bobby mengenakan kemeja putih, naik ke atas panggung.

"Saya sudah menjadi bagian dari keluarga besar Sumatera Utara. Ada Boby. Kalau kalah kebangetan. Awas kalau kalah," ujar Jokowi yang disambut riuh oleh ribuan massa pendukungnya.

Jokowi mengungkapkan, ketika pertarungan dengan Prabowo Subianto saat Pilpres 2014 lalu, pasangannya bersama Jusuf Kalla memperokeh suara 55,24 persen untuk suara di Sumut.

Jokowi mengaku menang tipis mengungguli Prabowo - Hatta Rajasa yang memperoleh suara sebanyak 44,75 persen. Oleh karena itu, Jokowi - Ma'ruf Amin, menginginkan suara yang tebal saat pemilu mendatang.

"Untuk bisa menang tebal, kita kampanye secara door to door atau dari pintu ke pintu dalam sisa waktu kampanye yang tinggal sebulan lagi. Ajak sebanyak-banyaknya warga ke TPS pada hari pemungutan suara 17 April 2019," sebutnya.(*)




Sumber: Majalah Investor
 
Share this article :

Post a Comment

Halaman FB Media Lintas Sumatera

Mengucapkan

Mengucapkan
KLIK Benner Untuk Beritanya

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan

DANRINDAM I BB/ Mengucapkan
DIRGAHAYU TNI ' Semoga TNI Selalu di Hati Rakyat, Menjadi Kebanggaan Ibu Pertiwi, Sinergi, dan Maju Bersama Negeri, AMIN

Kaldera Toba Akhirnya Diakui UNESCO Global Geopark

Kabar Hun Simalungun

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung

St Dr Bonarsius Saragih Dilantik Jadi Pembantu Ketua I Sekolah Tinggi Hukum Bandung
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik

Tinuktuk Sambal Rempah Khas Simalungun Dari Devi Damanik
Tinuktuk adalah Sambal Rempah Khas Simalungun yang berkhasiat bagi tubuh dan enak untuk sambal Ikan Bakar atau sambal menu lainnya. Permintaan melayani seluruh Indonesia dengan pengiriman JNT dan JNE. Berminat hubungi HP/WA Devi Yusnita Damanik 0815 3445 0467 atau di Akun Facebook: Devi Damanik.

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)

Peletakan Batu Pertama Pembangunan “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba)
Hinalang- Pdt Jhon Rickky R Purba MTh melakukan peletakan batu pertama pembangunan Pusara “Monumen Makam Hinalang” (St RK Purba) di Desa (Nagori) Hinalang, Kecamatan Purba, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara, Selasa (22/10/2019). Acara Peletakan Batu Pertama dilakukan sederhana dengan Doa oleh Pdt Jhon Rickky R Purba MTh. Selengkapnya KLIK Gambar

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia

Simalungun Berduka, St RK Purba Pakpak Tutup Usia
KLIK Gambar Untuk Berita Selengkapnya

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba

Jeritan Hati Warga Jemaat GKPS Dari Pinggir Danau Toba
Sakit Bertahun Tanpa Pelayanan Medis

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”

Catatan Kecil Lomba Cover Lagu Simalungun “Patunggung Simalungun”
“Lang jelas lagu-lagu Simalungun sonari on. Tema-tema pakon hata-hata ni lagu ni asal adong. Irama ni pe asal adong, ihut-ihutan musik sonari. Lagu-lagu Simalungun na marisi podah lang taridah.” (Semakin kurang jelas juga lagu-lagu Simalungun belakangan ini. Tema dan syairnya asal jadi. Iramanya pun ikut-ikut irama musik zaman “now” yang kurang jelas. Lagu-lagu Simalungun bertema nasehat pun semakin kurang”.