}); "Setelah Ku Pikir Pikir" | BeritaSimalungun
Home » , » "Setelah Ku Pikir Pikir"

"Setelah Ku Pikir Pikir"

Written By Beritasimalungun on Monday, 27 May 2019 | 21:18

SETELAH KUPIKIR PIKIR JUGA, supaya jangan Pdt Renny Damanik terus yang kotbah, aku undanglah ibu guruku yang hebat yaitu Miss Cristine Vargas Diaz, dan dia bawa 2 teman, Rebecca n Faith, dari GLFI (Gosfel Light For Indonesia) yang berpusat di SINGAPORE.
Beritasimalungun-Biasalah kan kalau namanya partuppuan wanita khususnya di sini, tidak pernah lepas dari acara sayembara koor, vokal group, dan pertandingan yang lain. 

Kali ini saat ku piker-pikir sebelum partuppuan ini, gimana kalau acara ini melibatkan semua golongan umur, khususnya dalam vokal group. Maka diputuskanlah dalam perlombaan vokal group dibagi dalam dua golongan, yaitu golongan wanita yang masih muda yang punya anak kecil dan juga golongan wanita yang sudah tua sekali. 

Aihhhhh........ Aku terharu sekali saat partuppuan kami ini ada golongan usia seksi wanita yang vokal group sudah USIA 83, 78,76, dan buat aku terheran heran dia pula memainkan alat musik tapi bukan  elektronik. 

Namun alat musik yaitu botol dan sendok dan bisa dia ikuti ketukannya, wawwwwwww..... Sampai mataku terpelongok. Dan sedikit refleksi diri, bagaimana aku nanti bisakah ikut seperti mereka. Mereka datang dari jemat yang jauh dan naik truk. Aihhhh... Margogoh opei sidea laho marayak partuppuan agepe akkula lang be pittor be.

SETELAH KU PIKIR PIKIR juga, supaya partuppuan ini tdk juga urusan rohani saja. Juga ku pikir pikir bagaimana jika, wanita ini dibuat perlombaan membuat KALUNG, yang talinya dari kain perca batik, dan hatirongga supaya dapat meningkatkan kreatifitas sebagai inang i huta tidak hanya, i cap sebagai inang yang hanya MARDEMBAN N MARSUTIL.

Tapi mereka juga wanita HEBAT JAMAN NOW ALA DESA. Ternyata mereka bisaaaaaa........ Kawan fesbuker, lihat gambar ini, dan aku sudah pakai salah satunya. Waaaawwww.... Mereka ternyata bisa memodifikasi kalung ini dan kren, dan klo di toko ini mahhhhaaallllll. 

Ternyata resort ku ini HEBAT, kalau dulu mereka buat bunga dari kulit jagung dan jambeknya, kini buat kalung. Maka jika ada pelatihan buat kalung di resort dan distrik dan pusat PANGGIL WANITA JEMAAT KU YA.

SETELAH KUPIKIR PIKIR JUGA, supaya kita tertawa sekaligus mengasah ketrampilan STAND UP COMEDY, kita perlombakan juga stand comedy. Ternyata luar biasa mereka dan lucu buat kocak perut, dan sanggul PALSUKU PUN DIAMBIL INANG YG STAND UP COMEDY. 

Mereka bilang wanita jaman Now bukan dalam gaya dan hetel tak menentu tapi wanita jaman now ialah Tangguh dan kuat, dan mampu berhadapan dengan kenyataan hidup. Ruarrrr biasa penjelasan dalam acara stand up comedy ini.

SETELAH KUPIKIR PIKIR JUGA, supaya jangan Pdt Renny Damanik terus yang kotbah, aku undanglah ibu guruku yang hebat yaitu Miss Cristine Vargas Diaz, dan dia bawa 2 teman, Rebecca n Faith, dari GLFI (Gosfel Light For Indonesia) yang berpusat di SINGAPORE. 

Mereka orang Philipina, tapi wajah sama dengan Indonesia. Aku salud padamu ibu guru Cristine Vargas, dalam penyampaian kotbahmu yang bernas, dan kau berdoa dalam bahasa Simalungun membuatku semakin mengagumimu, dan membuat jemaatku senang dan tertawa. 

Abda bertiga juga menyumbangkan vokal group bahas Inggris dan Philipina, suaranya khas dan bagus. Walau suami tidak paham lagunya tapi bisa juga mengiringinya ya Bapak R. R Febrison Sigumonronk, makasih ya say yang selalu mendukung dalam pelayananku. 

Terimakasih Miss Cristine Vargas, atas pelayananmu sayang, i love you. Kamu bisa menikmati kesukaanmu ikan mas arsik goreng, ha.. Ha.. Haaaaa. Ada ada saja makanan kesukaanmu. Jemaatku berusaha berbahasa Inggris padamu walau hanya tahu menjawab, YeS.... . Hahahaaa. 

Tuhan memberkatimu dan menyinarimu. Akhirnya kita pulang bersama, kita sama-sama bahagia dalam Tuhan dan sama- sama melayani untuk kemuliaan Tuhan, sekalilagi Makasih ya Tin.

SETELAH KUPIKIR PIKIR, diakhir acara opung yang berumur 83, Jadi dirigent koor gabungan wanita, yang berjudul hubamu Tuhan hu ondoskon goluhkon.  Ternyata dia bisa, ketepan Bordam pula itu. Wahhhh bahagianya aku lakan. Terpujilah Tuhan. Haleluyaaasalam Tahun Kemandirian Teologia. (Pdt Renny Damanik)








Miss Cristine Vargas








 
Share this article :

Post a Comment